Puncta 08.06.19 Yoh 21:20-25: Phantom of The Opera

0
333 views
Phantom of the Opera. (Ist)

SEORANG gadis cantik, Christine Daae, bercita-cita menjadi penyanyi opera terkenal. Dalam suatu audisi dia menemukan partitur lagu kuno yang berjudul Don Juan Triumphant yang digubah oleh “Hantu” yang tinggal di gedung Opera Paris.

Ada kejadian-kejadian aneh yang dialami Christine. Ketika ia berlatih, partitur yang ada di teks itu mengeluarkan darah segar dan melumuri tangannya. Saat ia menyanyikan lagu itu di tengah opera, dia kejatuhan lampu kristal sehingga pingsan. Hantu itu ternyata jatuh cinta kepada Christine dan berjanji membuatnya menjadi diva penyanyi opera terkenal. Ternyata Christine sudah punya pacar yakni Richard.

Cinta segitiga inilah yang mewarnai film The Phantom of the Opera.

Siapakah sesungguhnya hantu itu? Dia adalah Eric Destler, si penggubah lagu Don Juan Triumphant. Dia ingin terkenal seperti Mozart dan Beethoven, namun Eric menggunakan tangan setan untuk menggubah lagunya.

Setan mau membantu asal dia mau mengabdi kepadanya. Eric menjual jiwanya kepada setan.

Setan berkata, “Dunia akan menyukai dan mengingat lagumu. Tetapi hanya itu saja yang akan mereka suaki darimu”.

Setan merusak wajah Eric sampai buruk rupa. Di akhir cerita terkuaklah siapa sesungguhnya The Phantom of the Opera yang selalu memakai topeng.

Di akhir Injil yang ditulisnya, penulis membuka tabir siapakah dia sesungguhnya. Kisah akhir Injil ini menggambarkan bagaimana Petrus diberi tugas untuk menjadi gembala bagi domba-dombaNya.

Sampai tiga kali Petrus ditanya oleh Yesus tentang kesetiaannya. “Apakah engkau mengasihi Aku lebih dari mereka itu”. T

etapi bagaimana dengan murid yang dikasihi Yesus? Bukankah dia lebih dekat dengan Yesus dan lebih muda? Petrus menanyakan hal itu.

Siapakah murid yang dikasihi Yesus, yang saat makan bersama duduk dekat Yesus, yang bertanya, “Tuhan, siapakah yang akan menyerahkan Engkau?” lalu bagaimana nasibnya kelak?

Lalu Yohanes membuka tabirnya, “Dialah murid yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, dan yang telah menuliskannya; dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar.”

Kisah Phantom of the Opera itu sungguh hebat luar biasa. Tetapi lebih hebat dan mengagumkan lagi kisah hidup Yesus yang ditulis oleh Yohanes.

Eric Destler mengabdi kepada setan untuk menjadi terkenal. Yohanes mengabdi kepada Tuhan dan mewartakan Yesus yang adalah kasih Allah kepada manusia.

Melalui kisah-kisahnya, kita mengenal Allah dalam diri Yesus yang mati dan bangkit mulia. Marilah kita menorehkan kisah-kisah kebaikan Allah dalam kehidupan kita.

Nonton opera di kota Paris
Sambil duduk di Menara Eiffel
Jangan sedih dan menangis
Yesus bangkit mengutus RohNya

Berkah Dalem,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here