Teks Misa Pekan Suci Produksi Komisi Liturgi Keuskupan Agung Semarang

0
6,816 views

 Komisi Liturgi Keuskupan Agung Semarang

PANDUAN UNTUK PERAYAAN PEKAN SUCI

PADA SAAT PANDEMI COVID-19 TAHUN 2020

BEBERAPA HAL PRAKTIS UNTUK UMAT

MINGGU PALMA

  • Bila memungkinkan, umat dapat mempersiapkan DAUN PALMAdi rumah masing-masing.
  • Saat ritus pemberkatan dalam misa, imam memberkati daun palma di meja, lalu umat yang mengikuti siaran streaming boleh mengangkat daun palmanya masing masing atau tetap meletakkanya di meja.
  • Apabila keadaan sudah normal, pemberkatan daun palma dan perecikan dengan air suci dimungkinkan

KAMIS PUTIH

  • Pembasuhan kaki ditiadakan dan diganti dengan saat hening beberapa saat untuk merenungkan kasih Tuhan.
  • Perarakan Sakramen Mahakudus diganti dengan Adorasi Online.
  • Sakramen Mahakudus ditahtakan di altar dengan MONSTRANS sesudah DOA SESUDAH KOMUNI.
  • Didahului Adorasi singkat dengan Tantum Ergo, lalu umat diberkati dengan Sakramen Mahakudus tersebut. Sesudahnya umat bisa membuat renungan pribadi dengan membaca Injil Yohanes 13-17 dan doa lain. .

JUMAT AGUNG

  • Passio didaraskan. Penghormatan salib dilakukan di depan altar.
  • Imam mengangkat salib dan umat menghormatinya dalam keheningan.
  • Doa meriah didaraskan.

MALAM PASKAH

  • Upacara cahaya: Lilin paskah langsung dinyalakan dan dipasang di tempatnya. Umat juga langsung menyalakan lilinnya masing-masing.
  • Eksultet boleh dinyanyikan sejauh memungkinkan.
  • Pembaruan Janji Baptis dengan LILIN menyala. Umat, bila memungkinkan, bisa memegang lilin masing-masing yang telah dipersiapkan.

CATATAN BAPA USKUP KAS:

Umat tidak perlu memaksakan diri untuk mengadakan benda-benda seperti: DAUN PALMA dan LILIN bila keadaan setempat tidak memungkinkan untuk menghindari kerumunan dan perjumpaan dengan orang banyak.

HARI MINGGU PALMA

Mengenang Sengsara Tuhan

Pada hari ini Gereja mengenangkan peristiwa Kristus Tuhan memasuki Kota Yerusalem untuk menggenapi misteri Paskah-Nya. Dalam keadaan pandemi ini, peristiwa ini kita peringati dengan cara sbb.: upacara masuk sederhana sebelum misa-misa lain. Antifon dilagukan atau dibacakan. APABILA DIBACAKAN, IMAM MEMBUAT TANDA SALIB DARI ALTAR, MENYAMPAIKAN SALAM DAN MEMBACA ANTIFON lalu misa seperti biasa.

PEMBERKATAN DAUN PALMA umat dapat dilakukan secara online seperti saat berkat penutup misa dengan Sakramen Mahakudus.

Umat dipersilakan menyiapkan ranting palma atau ranting lain (Lih. SE Perayaan Paskah dan persiapannya no. 29) di rumah masing-masing. Sedapat mungkin tidak menyiapkan daun palma bersama-sama untuk menghindari kerumunan

RITUS PEMBUKA

 
Tanda Salib

Imam dan umat menandai diri dengan TANDA SALIB sambil berkata :

I     † Dalam  Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U   Amin.

Salam

Sambil membuka tangan, imam menyampaikan SALAM kepada umat

I     Tuhan sertamu

U   Dan sertamu juga

Pengantar oleh Imam

I     Saudara-saudari terkasih, sejak awal masa Prapaskah kita menyiapkan diri  dengan olah tobat dan karya amal kasih. Pada Minggu Palma ini, bersama seluruh umat Allah kita mengawali misteri Paskah Tuhan kita, yakni sengsara, wafat dan kebangkitan-Nya dengan cara yang khusus.

      Dengan rendah hati, marilah kita mohon rahmat untuk ikut serta di jalan pengosongan diri Kristus Raja, lewat jalan salib-Nya, bersama mereka yang saat ini bergulat dengan sakit, rasa sepi, rapuh, khawatir dan cemas; mengikuti Dia berjalan dalam menapaki wabah virus corona.

Berkat untuk daun palma

I     Marilah kita berdoa (Imam merentangkan tangan)

      Ya Allah, tambahkanlah iman kami yang berharap pada-Mu, dan dengan murah hati dengarkanlah doa-doa kami. semoga kami yang hari ini memegang daun palma untuk mengelu-elukan Kristus, juga menghormati Engkau dengan hidup baik menurut semangat Kristus. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.

U   Amin

Bacaan InjilMat. 21:1-11

I     Tuhan bersamamu.

U   Dan bersama rohmu.

I     Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:

“Diberkatilah Dia yang datang dalam namaTuhan.”

Dalam perjalanan ke Yerusalem, ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem dan tiba di Betfage yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan, “Pergilah ke kampung yang di depanmu itu. Di situ kamu akan segera menemukan seekor keledai betina tertambat, dan anaknya ada di dekatnya. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah keduanya kepada-Ku. Jikalau ada orang menegur kamu, katakanlah ‘Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya’.” Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh para nabi: Katakanlah kepada Putri Sion: Lihat, Rajamu datang kepadamu! Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda. Maka pergilah kedua murid itu, dan berbuat seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka. Mereka membawa keledai betina itu bersama anaknya, lalu mengalasinya dengan pakaian mereka, dan Yesus pun naik ke atasnya. Orang banyak yang sangat besar jumlahnya menghamparkan pakaiannya di jalan; ada yang memotong ranting-ranting pohon dan menyebar-kannya di jalan. Dan orang banyak yang berjalan di depan dan di belakang Yesus berseru, “Hosanna bagi Anak Daud! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan! Hosanna di tempat yang mahatinggi!” Ketika Yesus masuk ke Yerusalem, gemparlah seluruh kota itu, dan orang banyak berkata, “Siapakah orang ini?” Dan orang banyak itu menyahut, “Inilah Nabi Yesus dari Nazaret di Galilea!”

        Demikianlah Injil Tuhan.

U   Terpujilah Kristus.

Imam lalu membaca Antifon Pembuka

(Yoh. 22:1.12-13.Mzm 24.9-10)

  • n bersorak gembira:
  • .

Doa Pembuka

I     Marilah kita berdoa. (hening sejenak)

      Allah Yang Mahakuasa dan Kekal, Engkau telah menyerahkan Juru Selamat kami yang telah menjadi manusia dan direndahkan sampai wafat di salib, sebagai teladan kerendahan bagi umat manusia. Perkenankanlah, agar kami meneladani sengsara-Nya dan pantas untuk bangkit bersama Dia. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

U   Amin.

LITURGI SABDA

Catatan: Untuk Perayaan Ekaristi hari ini disediakan 3 bacaan; sangat dianjurkan agar ketiga-tiganya dibacakan, kecuali alasan pastoral menyarankan lain. Mengingat pentingnya Kisah Sengsara Tuhan, Imam, sesudah mempertimbangkan situasi jemaat, dapat mengambil salah satu dari kedua bacaan sebelum Injil, atau bahkan hanya mengambil Kisah Sengsara Tuhan, kalau terpaksa boleh yang singkat.

Bacaan Pertama                                        Yes. 51:4-7

L    Pembacaan dari Kitab Yesaya:

Aku tidak menyembunyikan mukaku ketika aku dinodai,

karena aku tahu bahwa aku tidak akan mendapat malu.”

      Tuhan Allah telah memberikan kepadaku lidah seorang murid supaya dengan perkataanku aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid. Tuhan Allah telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang. Aku memberi punggung-ku kepada orang-orang yang memukul aku, dan pipiku kepada orang-orang yang mencabuti janggutku. Aku tidak menyembunyikan mukaku ketika aku dinodai dan diludahi. Tetapi Tuhan Allah menolong aku; sebab itu aku tidak mendapat noda. Maka aku meneguhkan hatiku seperti teguhnya gunung batu, karena aku tahu bahwa aku tidak akan mendapat malu.

        Demikianlah Sabda Tuhan

U   Syukur kepada Allah

Mazmur Tanggapan (Mzm. 22:8-9.17-18a.19-20.23-24;Ul:2a)

Ulangan:

Allahku, ya Allahku, mengapa Kau tinggalkan daku?

Ayat:

Bacaan Kedua                                            Flp. 2:6-11

L    Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi:

Yesus Kristus telah merendahkan diri,

maka Allah sangat meninggikan Dia.”

Saudara-saudara, walaupun dalam rupa Allah, Kristus Yesus tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan. Sebaliknya Ia telah mengosong-kan diri dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan menganugerahi-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lututlah segala yang ada di langit, yang ada di atas dan di bawah bumi, dan bagi kemuliaan Allah Bapa semua lidah mengakui: Yesus Kristus adalah Tuhan.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil(Flp. 2:8-9)

      Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

S    Kristus taat untuk kita sampai wafat-Nya di salib.

Dari sebab itulah Allah sangat meninggikan Dia,

dan menganugerahkan nama yang paling luhur kepada-Nya.

Bacaan Injil Singkat          Mat 27:11–54

Dibacakan oleh Imam atau diakon sendiri

Inilah Kisah Sengsara Tuhan kita Yesus Kristus menurut Matius:

Sesudah ditangkap dan dihadapkan ke Mahkamah Agung Yahudi, Yesus lalu dihadapkan kepada walinegeri, yakni Pilatus. Dan walinegeri bertanya kepada Yesus, “Benarkah Engkau raja orang Yahudi?” Jawab Yesus, “Engkau sendiri mengatakannya!” Tetapi atas tuduhan yang diajukan imam-imam kepala dan tua-tua terhadap diri-Nya, Yesus tidak memberi jawaban apa pun. Maka kata Pilatus kepada-Nya, “Tidakkah Engkau dengar betapa banyak tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?” Tetapi Yesus tidak menjawab sepatah kata pun, sehingga walinegeri itu sangat heran.

Telah menjadi kebiasaan bagi walinegeri untuk membebaskan seorang hukuman pada tiap-tiap hari raya atas pilihan orang banyak. Pada waktu itu ada dalam penjara seorang yang terkenal kejahatannya, namanya Barabas. Karena mereka telah berkumpul di sana, Pilatus bertanya kepada nereka, “Siapa yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu, Barabas atau Yesus yang disebut Kristus?” Pilatus sebenarnya tahu bahwa mereka telah menyerahkan Yesus karena dengki. Ketika Pilatus sedang duduk di kursi pengadilan, istrinya mengirim pesan kepadanya, “Jangan engkau mencampuri perkara Orang benar itu, sebab dalam mimpi tadi malam aku sangat menderita karena Dia.”

Tetapi oleh hasutan imam-imam kepala dan tua-tua, orang banyak bertekad meminta supaya Barabas dibebaskan, dan Yesus dihukum mati. Walinegeri menjawab dan bertanya lagi kepada mereka, “Siapa di antara kedua orang itu yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu?” Kata mereka, “Barabas!” Kata Pilatus kepada mereka, “Kalau begitu, apakah yang harus kuperbuat dengan Yesus yang juga disebut Kristus?” Mereka semua berseru, “Ia harus disalibkan!” Ketika Pilatus melihat bahwa segala usaha akan sia-sia, malah sudah mulai timbul kekacauan, ia mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan orang banyak seraya berkata, “Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini! Itu urusan kamu sendiri!” Dan seluruh rakyat itu menjawab, “Biarlah darah-Nya ditangungkan atas kami dan atas anak-anak kami!”

Lalu Pilatus membebaskan Barabas bagi mereka, tetapi Yesus disesahnya, lalu diserahkannya untuk disalibkan. Serdadu-serdadu walinegeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus. Mereka menanggalkan pakaian Yesus dan mengenakan jubah ungu pada-Nya. Mereka menganyam sebuah makota duri, dan menaruhnya di atas kepala Yesus, lalu memberi Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olok Dia, “Salam, hai Raja orang Yahudi!” Mereka meludahi-Nya, lalu mengambil buluh itu dan memukulkannya kepada-Nya. Sesudah mengolok-olok Dia, mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan kembali pakaian-Nya sendiri.

Kemudian mereka membawa Yesus ke luar untuk di salibkan. Ketika berjalan ke luar kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang bernama Simon. Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus. Maka sampailah mereka di suatu tempat yang bernama Golgota, artinya: Tempat Tengkorak. Lalu mereka memberi Yesus minum anggur bercampur empedu; setelah mengecapnya, Yesus tidak mau meminumnya.

Sesudah menyalibkan Yesus, para serdadu membagi-bagi pakaian Yesus dengan membuang undi. Lalu mereka duduk di situ menjaga Dia. Di atas kepala Yesus terpasang tulisan yang menyebut alasan mengapa Ia dihukum: Inilah Yesus Raja Orang Yahudi. Bersama dengan Yesus disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan dan seorang di sebelah kiri-Nya.

Orang-orang di sana yang lewat menghujat Yesus, dan sambil menggelengkan kepala mereka berkata, “Hai, Engkau yang mau merobohkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu! Jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib!”

Demikian juga imam-imam kepala bersama ahli Taurat dan tua-tua mengolok-olokkan Yesus dan berkata, “Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Dia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib, dan kami akan percaya kepada-Nya. Ia menaruh harapan-Nya pada Allah; biarlah Allah menyelamatkan Dia; jikalau Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah.” Bahkan penyamun-penyamun yang disalibkan bersama dengan Yesus mencela-Nya demikian juga.

Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga. Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring, “Eli, Eli, lama sabakhtani? Artinya: Alahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata, “Ia memanggil Elia!” Dan segera mendekatlah seorang dari mereka; ia mengambil bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu mencucukannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum. Tetapi orang-orang lain berkata, “Jangan, baiklah kita lihat, apakah Elia datang untuk menyelamatkan Dia.” Yesus berseru pula dengan suara nyaring. Lalu menyerahkan nyawa-Nya.

(Semua hening sejenak merenungkan wafat Tuhan.)

Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah, dan terjadilah gempa bumi. Bukit-bukit batu terbelah dan kubur-kubur terbuka, dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. Dan sesudah kebangkitan Yesus, mereka pun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus, dan menampakkan diri kepada banyak orang. Ketika menyaksikan gempa bumi dan apa yang telah terjadi, kepala pasukan dan prajurit-prajurit yang menjaga Yesus lalu berkata, “Sungguh, Orang ini adalah Anak Allah”.

Demikianlah Injil Tuhan.

Homili

Sesudah kisah sengsara, bila mungkin, diadakan homili singkat, atau saat hening sejenak.

Syahadat

Doa Umat

I     Bersama Yesus yang taat sampai wafat, tetapi dijunjung tinggi oleh Bapa-Nya, marilah kita menghadap Bapa dan berdoa.

P   Allah Bapa Yang Mahakuasa, tabahkanlah kami semua,Gereja yang sedang menderita, terutama dalam menghadapi pandemi Virus Corona ini. Berkatilah kami agar tetap berpengharapan, dan membawa harapan itu kepada sesama kami bahwa sesudah masa berat ini akan datang kebebasan. Kami mohon …

U   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

P   Bapa Yang Mahakudus, dampingilah para Pemimpin masyarakat kami, agar dengan tabah tetap memperjuangkan kesejahteraan umum dan tidak tergoda untuk mementingkan kepentingan sendiri. Semoga mereka tetap bersemangat dalam memastikan rasa aman bagi seluruh masyarakat dengan kerja kerasnya. Kami mohon

U   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

P   Bapa yang penuh kasih, berkatilah dan dampingilah saudara-saudari kami yang sedang berjuang untuk menolong sesama, para petugas medis, para dokter, perawat dan petugas rumah sakit, para relawan dan regu penolong,agar dengan rela dan penuh iman mempersatukan usahanya dengan keyakinan akan pemeliharaan-Mu. Kami mohon…

U   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

P   AllahBapa Yang Mahamurah, curahilah kami semangat Yesus Kristus, Putra-Mu, agar seluruh umat di tempat masing-masing, dapat saling membantu dalam masa-masa ini, tetap gembira dan berpengharapan, bahwa akan ada kebangkitan. Kami mohon …

U   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

I     Allah Bapa kami di surga, demi cinta kasih-Mu, Engkau menghendaki kami menjadi putra dan putri-Mu berkat jasa Yesus Kristus Putra-Mu. Kami mohon terimalah dan kabulkanlah permohonan doa kami. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

U   Amin.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

Doa Persiapan Persembahan

I     Ya Allah, semoga oleh penderitaan Putra Tunggal-Mu, penda­maian-Mu dengan kami semakin mendekat. Kami tidak mampu mencapainnya dengan usaha kami sendiri, namun kami sudah merasakannya, berkat kurban yang penuh daya ini dan karena belas kasih-Mu. Dengan pengantara Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

PrefasiMinggu Sengsara

I     Sungguh layak dan sepantasnya,

bahwa kami selalu dan di mana pun

kami bersyukur kepada-Mu, Tuhan, Bapa yang Kudus,

Allah yang Mahakuasa dan kekal:

dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami.

Ia yang tidak bersalah, rela menderita bagi orang berdosa

dan rela dihukum dengan tidak adil bagi orang jahat.

Wafat-Nya menghapus dosa kami

dan kebangkitan-Nya menyelamatkan kami.

Maka, bersama semua Malaikat

kami pun memuji Dikau

dan bersorak gembira sambil bernyanyi/berseru:

U   Kudus, kudus, kuduslah Tuhan …

Doa Syukur Agung

Bapa Kami

Anak Domba Allah

Doa saat Komuni secara rohani

Di bawah kaki-Mu, ya Yesus,

aku bersujud dan dari penyesalan hatiku 

memohonkan pengampunan-Mu,

sebab aku ini hina karena ketidak-pantasanku  

di hadapan keluhuran-Mu yang Maha Agung. 

Aku bersujud bakti kepada-Mu

di dalam sakramen kasih-Mu,

Ekaristi yang mahaluhur.

Aku ingin menyambut-Mu

untuk tinggal di dalam diriku

yang walaupun tidak pantas

namun berserah kepada-Mu.

Sementara menanti akan kebahagiaan

akan komuni sakramental,

aku ingin memiliki-Mu secara rohani.

Datanglah kepadaku, ya Yesusku,

sebab aku hanya bisa datang kepada-Mu!

Semoga cinta-Mu memenuhi keseluruhan diriku

baik saat hidup maupun mati.

Aku percaya kepada-Mu,

aku berharap kepada-Mu,

aku mencintai-Mu.  Amin.

Antifon Komuni                                         Mat. 26:42

maka jadilah kehendak-Mu.

Doa Mohon Perlindungan (Imam)

Doa Sesudah Komuni

I     Marilah kita berdoa. (hening sejenak)

      Allah Bapa Yang Maharahim, dengan gembira kami telah mene­rima Putra-Mu di tengah-tengah kami sebagai santapan rohani bagi kami. Kami mohon, kuatkanlah kami dalam memanggul salib kami masing-masing dan terus mengikuti jejak-Nya menempuh jalan penderitaan menuju kebangkitan yang mulia. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.

U   Amin.

RITUS PENUTUP

I     Tuhan sertamu

U   dan sertamu juga

Imam mengulurkan kedua belah tangan ke arah umat

I     Ya Bapa, sudilah memandang anak-anak-Mu yang berada di tempat masing-masing karena kondisi yang kami hadapi.

Sebab demi keselamatan mereka, Tuhan kami Yesus Kristus tidak ragu-ragu menyerahkan diri ke tangan kaum penjahat dan menderita siksaan salib.

Dialah penyelamat kami kini dan sepanjang masa.

U   Amin

I     Semoga saudara sekalian dilindungi, dibimbing, dan diberkati

oleh Allah yang Mahakuasa: + Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U   Amin

I     Saudara sekalian Perayaan Ekaristi kita sudah selesai

U   Syukur kepada Allah

I     Anda semua diutus untuk mewartakan kasih Tuhan

TRI HARI SUCI

HARI KAMIS PUTIH

Mengenangkan Perjamuan Tuhan

RITUS PEMBUKA

Antifon Pembuka            (Gal. 6:14)

pohon keselamatan, kehidupan dan kebangkitan kita,

sumber penebusan dan pembebasan kita.

Tanda Salib

Imam dan umat menandai diri dengan TANDA SALIB sambil berkata :

I     † Dalam  Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U   Amin.

Salam

Sambil membuka tangan, Imam menyampaikan SALAM kepada umat

I     Tuhan sertamu

U   Dan sertamu juga

Pengantar

I     Hari Kamis Putih merupakan perayaan kenangan Perjamuan Malam Terakhir.

Ini bukan perjamuan keputusasaan, kesedihan, melainkan perjamuan yang penuh keakraban, perjamuan persaudaraan, penuh makna.

Perjamuan itu simbol penyerahan hidupnya yang total, Tubuh dan Darah-Nya diberikan demi keselamatan murid-murid-Nya. Itulah Ekaristi kudus, kenangan Kurban Salib Kristus.

Pemberian diri Yesus yang sehabis-habisnya itu dilambangkan pula dalam Upacara Pembasuhan Kaki para rasul yang akan kita kenang dalam keheningan.

Marilah kita mohon agar dapat mengikuti jalan pengorbanan diri Tuhan sehingga kita dibebaskan dari belenggu dosa, sebagaimana Dia kini ikut menapaki jalan derita umat manusia bagi pembebasan dan pemulihan kehidupan kita.

Tobat

I     Tuhan Yesus Kristus, demi cinta kasih-Mu,

Engkau rela merendahkan diri dengan membasuh kaki para murid.

Tuhan kasihanilah kami.

U   Tuhan kasihanilah kami.

I     Dalam Ekaristi, Engkau mengorbankan Diri bagi kami semua.

      Kristus, kasihanilah kami.

U   Tuhan kasihanilah kami.

I     Demi cinta kasih-Mu, dalam Ekaristi,

Engkau memberikan Tubuh dan Darah-Mu kepada kami,

agar tetap bersatu dengan kami.

      Tuhan, kasihanilah kami.

U   Tuhan kasihanilah kami.

I     Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita,

      mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal

Madah Kemuliaan(didaraskan)

Doa Pembuka

I     Marilah kita berdoa. (hening sejenak)

Ya Allah, dalam perjamuan malam yang amat kudus ini, Putra Tunggal-Mu menyerahkan diri-Nya kepada kematian, mempercayakan kepada Gereja kurban yang baru dan kekal, serta perjamuan cinta kasih-Nya.

Semoga kami yang merayakan perjamuan malam ini menimba kepenuhan kasih dan hidup dari misteri yang luhur dan agung itu. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah sepanjang segala masa.

U   Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama    (Kel. 12:1-8.11-14)

L    Pembacaan dari Kitab Keluaran:

      “Ketetapan tentang Perjamuan Paskah.”

Pada waktu itu berfirmanlah Tuhan kepada Musa dan Harun di tanah Mesir, “Bulan ini akan menjadi permulaan segala bulan bagimu, bulan yang pertama bagimu tiap-tiap tahun. Katakanlah kepada segenap jemaat Israel, ‘Pada tanggal sepuluh bulan ini hendaklah diambil seekor anak domba oleh masing-masing menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap-tiap rumah tangga. Tetapi jika rumah tangga itu terlalu kecil jumlahnya untuk menghabiskan seekor anak domba, maka hendaklah ia bersama dengan tetangga yang terdekat mengambil seekor menurut jumlah jiwa; tentang anak domba itu, kamu buatlah perkiraan menurut keperluan tiap-tiap orang. Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela dan berumur satu tahun; kamu boleh mengambil domba, boleh kambing. Anak domba itu harus kamu kurung sampai tanggal empat belas bulan ini. Lalu seluruh jemaat Israel yang berkumpul harus menyembelihnya pada senja hari. Darahnya harus diambil sedikit dan dioleskan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas rumah, tempat orang-orang makan anak domba itu. Pada malam itu juga mereka harus memakan dagingnya yang dipanggang; daging panggang itu harus mereka makan dengan roti yang tidak beragi dan sayuran pahit. Beginilah kamu harus memakannya; pinggangmu berikat, kaki berkasut, dan tongkat ada di tanganmu. Hendaknya kamu memakannya cepat-cepat. Itulah Paskah bagi Tuhan.

Sebab pada malam ini Aku akan menjelajahi negeri Mesir, dan membunuh semua anak sulung hewan, dan semua dewata Mesir akan Kujatuhi hukuman. Akulah Tuhan. Adapun darah domba itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah tempat kamu tinggal. Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan melewati kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, pada saat Aku menghukum negeri Mesir. Hari ini harus menjadi hari peringatan bagimu, dan harus kamu rayakan sebagai hari raya bagi Tuhan turun-temurun.”

Demikianlah Sabda Tuhan.                                                  

U   Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan  – Mzm. 116:12-13.15-16bc.17-18;Ul:lih.1Kor. 10:lh.16

Ulangan: (PS. 856)

Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu.

Inilah Darah-Ku yang ditumpahkan bagimu.

Lakukanlah ini akan peringatan kepada-Ku.

Ayat:

Bacaan Kedua (1Kor. 11:23-26)

L    Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus:

“Setiap kali kamu makan dan minum, kamu mewartakan wafat Tuhan.”

Saudara-saudara, apa yang telah kuteruskan kepadamu ini telah aku terima dari Tuhan, yaitu bahwa Tuhan Yesus, pada malam Ia diserahkan, mengambil roti, dan setelah mengucap syukur atasnya, Ia memecah-mecah roti itu seraya berkata, “Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagimu; perbuatlah ini untuk mengenangkan Daku!” Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata, “Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan dalam darah-Ku. Setiap kali kamu meminumnya, perbuatlah ini untuk mengenangkan Daku.” Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum dari cawan ini, kamu mewartakan wafat Tuhan sampai Ia datang.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar InjilYoh. 13:34

S    Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

U   Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

S    Aku memberitakan perintah baru kepada kamu,

yaitu supaya kamu saling mengasihi;

sama seperti Aku telah mengasihimu.

U   Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

Bacaan Injil             –  Yoh. 13:1-15

I     Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:

Ia mengasihi mereka sampai saat terakhir.”

Sebelum Hari Raya Paskah mulai, Yesus sudah tahu bahwa saatnya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sebagaimana Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya, demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai saat terakhir. Ketika mereka sedang makan bersama, Iblis membisikkan dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, rencana untuk mengkhianati Yesus. Yesus tahu, bahwa Bapa telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Allah dan akan kembali kepada Allah.

Maka bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya. Kemudian, Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya, lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.

Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya, “Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?” Jawab Yesus kepadanya, “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak mengerti sekarang, tetapi engkau akan memahaminya kelak.” Kata Petrus kepada-Nya, “Selama-lamanya Engkau tidak akan membasuh kakiku!” Jawab Yesus, “Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak akan mendapat bagian bersama Aku.” Kata Simon Petrus kepada-Nya, “Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!” Kata Yesus kepadanya, “Barangsiapa sudah mandi, cukuplah ia membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Kamu pun sudah bersih, hanya tidak semua!”

Yesus tahu siapa yang akan menyerahkan Dia; karena itu Ia berkata, “Tidak semua kamu bersih.” Sesudah membasuh kaki mereka, Yesus mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka, “Mengertikah kamu apa yang Kuperbuat kepadamu? Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Nah, jikalau Aku, Tuhan dan Gurumu, membasuh kakimu, maka kamu pun wajib saling membasuh kaki. Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepadamu, supaya kamu juga berbuat suatu teladan kepadamu, supaya kamu juga berbuat seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.”

Berbahagialah orang yang mendengarkan Sabda Tuhan,

dan tekun melaksanakannya.

U   Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.

Homili

PEMBASUHAN KAKI DITIADAKAN

(EDARAN Kongregasi Ibadat dan Tata tertib Sakramen No. 153/20, tanggal 19 Maret 2020 – diperbarui tanggal 25 Maret 2020 oleh Kongregasi yang sama dan Edaran Uskup Agung KAS No. 0338/A/X/20-15) diganti dengan saat hening merenungkan kasih Tuhan.

Antifon 2 Bdk. Yoh. 13:12,13,15

Tuhan Yesus membasuh kaki mereka,

dan bersabda kepada mereka:

Mengertikah kamu, apa yang Aku, Tuhan dan Gurumu, telah perbuat kepadamu? Aku memberi kamu teladan, supaya kamu pun berbuat demikian.

Doa Umat

I     Dengan membasuh kaki para murid-Nya, Yesus telah memberikan perintah baru agar kita saling melayani dan saling mencintai. Marilah kita berdoa kepada Bapa agar dapat melaksanakan perintah baru itu dengan sepenuh hati.

L    Allah Bapa kami, semoga Paus Fransiskus dan Uskup kami Robertus, serta para Imam dapat melakukan tugas penggembalaan mereka dengan rendah hati seperti Yesus yang membasuh kaki murid-murid-Nya terutama pada masa-masa darurat Covid-19 dan memerlukan solidaritas yang nyata ini. Kami mohon …

U   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L    Bapa penuntun jalan hidup kami, Semoga para pemimpin masyarakat selalu mendasari tugas pelayanannya dengan Sabda Yesus sendiri untuk saling melayani satu sama lain demi keselamatan bersama. Kami mohon …

U   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L    Bapa penuh kasih, Semoga teladan Kristus dalam mengasihi para murid-Nya menggerakkan setiap orang untuk terlibat dalam memberi pertolongan dan kasih bagi orang-orang yang sedang menderita. Kami mohon …

U   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L    Bapa sumber cinta, kami semua pada hari ini bertekad memperbarui niat untuk saling mengasihi dan bekerja sama dalam keluarga kami masing-masing, sehingga nilai hidup kristiani keluarga kami terpancar pula di dalam kehidupan bermasyarakat. Kami mohon …

U   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

I     Ya Allah, Bapa Maha Pengasih, dengarkanlah permohonan kami. Semoga kami belajar sabar dan rela berkorban bagi sesama seperti Yesus Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

PrefasiEkaristi I

I     Sungguh layak dan sepantasnya,

ya Bapa yang kudus, Allah yang kekal dan kuasa,

bahwa di manapun juga kami senantiasa bersyukur kepada-Mu

dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami.

Sebab ketika mengadakan perjamuan terakhir

bersama murid-murid-Nya,

Kristus mempersembahkan diri-Nya sendiri

sebagai Anak Domba tak bernoda

dan sebagai kurban pujian sempurna yang berkenan kepada-Mu.

Kurban salib yang membawa keselamatan itu

kami kenangkan untuk selama-lamanya.

Dalam perayaan suci ini ya Bapa,

umat kudus-Mu dikuatkan dan disucikan

supaya bangsa manusia yang mendiami satu bumi ini

diterangi oleh satu iman dan disentosakan oleh satu ikatan cinta kasih.

Maka kami pun mengambil bagian dalam perjamuan agung ini

supaya memperoleh kasih karunia-Mu

yang menjadikan kami manusia baru.

Dan bersama semua penghuni surga

kami mewartakan keagungan-Mu dengan berseru:

U   Kudus, kudus, kuduslah Tuhan …

DOA SYUKUR AGUNG

Bapa Kami   –  Salam Damai –  Pemecahan Roti

Persiapan Komuni

Doa saat Komuni secara rohani

Di bawah kaki-Mu, ya Yesus,

aku bersujud dan dari penyesalan hatiku 

memohonkan pengampunan-Mu,

sebab aku ini hina karena ketidakpantasanku  

di hadapan keluhuran-Mu yang Maha Agung. 

Aku bersujud bakti kepada-Mu

di dalam sakramen kasih-Mu, Ekaristi yang mahaluhur.

Aku ingin menyambut-Mu untuk tinggal di dalam diriku

yang walaupun tidak pantas namun berserah kepada-Mu.

Sementara menanti akan kebahagiaan akan komuni sakramental,

aku ingin memiliki-Mu secara rohani.

Datanglah kepadaku, ya Yesusku,

sebab aku hanya bisa datang kepada-Mu!

Semoga cinta-Mu memenuhi keseluruhan diriku

baik saat hidup maupun mati.

Aku percaya kepada-Mu,

aku berharap kepada-Mu,

aku mencintai-Mu.  Amin.

Antifon Komuni    1Kor. 11:24,25

Inilah piala Perjanjian Baru dalam darah-Ku, Sabda Tuhan.

Setiap kali kamu menyambutnya, lakukanlah untuk mengenangkan Daku.

Doa sesudah Komuni

I     Marilah kita berdoa.

Allah Yang Mahakuasa,

dalam hidup di dunia ini kami dikuatkan oleh Perjamuan Putra-Mu.

Semoga kami layak untuk turut menikmati perjamuan abadi di surga.

Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

ADORASI DAN BERKAT SAKRAMEN MAHAKUDUS

(dalam situasi darurat ini, demi alasan pastoral, perarakan Sakramen Mahakudus yang biasa memakai sibori dapat dilakukan dengan mentahtakannya dalam Monstrans agar umat dapat terbantu memandang Tuhannya dengan beberapa doa seperti berikut di bawah,

sebelum berkat diberikan.

lih. Kongregasi Ibadat dan Tata tertib Sakramen, Eucharisticum Mysterium, 1967. No.66)

DOA PEMBUKA

I     Mari menimba air kehidupan

U   Dari sumber-sumber keselamatan

I     Marilah berdoa (hening sejenak)

      Allah yang penuh belas kasih,

dalam Hati Putera-Mu yang terlukai dosa-dosa kami,

Engkau menganugerahkan  kami, 

Harta cinta kasih-Mu yang tak terhingga.

Perkenankanlah kami menyampaikan sembah bakti kami kepada-Nya

dan mengamalkan tobat kami dalam langkah laku kami yang pantas.

Demi Kristus Tuhan kami.

U   Amin

Litani Permohonan (saat adorasi)

Engkau sungguh Allah dan sungguh manusia, yang nyata  hadir dalam Sakramen 

     Kamu menyembah-Mu, ya Tuhan
Engkaulah penyelamat kami, Allah beserta kita, yang setia dan kaya akan belaskasihan
     Kami menyembah-Mu, ya Tuhan
Engkaulah raja dan Tuhan ciptaan dan sejarah
     Kami menyembah-Mu, ya Tuhan
Engkaulah yang mengalahkan dosa dan maut
     Kami menyembah-Mu, ya Tuhan
Engkaulah sahabat umat manusia, yang bangkit, yang hidup bertahta di sisi kanan Bapa.
     Kami menyembah-Mu, ya Tuhan

Engkaulah Putera tunggal Bapa, yang turun dari Surga bagi keselamatan kami
     Kami percaya kepada-Mu, ya Tuhan
Engkaulah tabib surgawi, yang menjamah penderitaan kami 
     Kami percaya kepada-Mu, ya Tuhan
Engkaulah Anak Domba yang didera, yang mempersembahkan diri-Mu sendiri untuk membebaskan kami dari kejahatan dosa
     Kami percaya kepada-Mu, ya Tuhan
Engkaulah gembala yang baik, yang memberikan hidup-Mu bagi kawanan yang Kaucintai
     Kami percaya kepada-Mu, ya Tuhan
Engkaulah roti hidup dan obat bagi keabadian, yang menganugerahi kami kehidupan kekal
     Kami percaya kepada-Mu, ya Tuhan

Dari kuasa setan dan bujukan dunia
     Bebaskanlah kami, ya Tuhan
Dari kesombongan dan anggapan bisa melakukan apapun tanpa-Mu
     Bebaskanlah kami, ya Tuhan
Dari muslihat ketakutan dan kecemasan
     Bebaskanlah kami, ya Tuhan
Dari kekurangpercayaan dan keputus-asaan 
     Bebaskanlah kami, ya Tuhan
Dari kekerasan hati dan ketidaksanggupan untuk mengasihi
     Bebaskanlah kami, ya Tuhan

Dari setiap kejahatan yang menjerat umat manusia
     Selamatkanlah kami, ya Tuhan
Dari kelaparan, kekeringan dan egoisme
     Selamatkanlah kami, ya Tuhan
Dari penyakit, epidemi dan rasa takut yang dialami saudara-saudari
     Selamatkanlah kami, ya Tuhan
Dari kegilaan yang menghancurkan, kepentingan yang keji dan kekerasan
     Selamatkanlah kami, ya Tuhan
Dari penipuan, informasi palsu dan menipulasi kesadaran
     Selamatkanlah kami, ya Tuhan

Lindungilah Gereja-Mu yang sedang menapaki padang gurun
     Lipurlah kami, ya Tuhan
Lindungilah umat manusia yang dicekam oleh ketakutan dan penderitaan
     Lipurlah kami, ya Tuhan
Lindungilah mereka yang sakit dan meninggal, yang tertekan oleh kesendirian
     Lipurlah kami, ya Tuhan
Lindungilah para dokter dan pelayan kesehatan, yang kepayahan dengan kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi
     Lipurlah kami, ya Tuhan
Lindungilah para politisi dan pembuat kebijakan yang menanggung beban untuk membuat keputusan
     Lipurlah kami, ya Tuhan

Di saat pencobaan dan kebingungan
     Anugerahilah kami dengan Roh-Mu, ya Tuhan
Di saat godaan dan dalam kerapuhan kami
     Anugerahilah kami dengan Roh-Mu, ya Tuhan
Di saat pergulatan melawan kejahatan dan dosa
     Anugerahilah kami dengan Roh-Mu, ya Tuhan
Di saat pencarian akan apa yang sungguh baik dan sukacita sejati
     Anugerahilah kami dengan Roh-Mu, ya Tuhan
Di saat keputusan hanya tinggal pada-Mu dan dalam keakraban dengan-Mu
     Anugerahilah kami dengan Roh-Mu, ya Tuhan

Seandainya dosa menekan kami
     Bukakanlah kami akan pengharapan, ya Tuhan
Seandainya kebencian lekat dengan hati kami
     Bukakanlah kami akan pengharapan, ya Tuhan
Seandaninya kecemasan menghampiri kami
     Bukakanlah kami akan pengharapan, ya Tuhan
Seandainya sikap tidak peduli menjadikan kami gelisah
     Bukakanlah kami akan pengharapan, ya Tuhan
Seandainya kematian membebani kami
     Bukakanlah kami akan pengharapan, ya Tuhan.

Litani Kerendahan Hati (Kardinal Merry dei Vai)

Ya Tuhan, ubahlah hatiku, Engkau yang telah menerima penghinaan karena cinta-Mu padaku. Nyatakanlah bagiku kerendahan hati-Mu. Terangilah aku dengan cahaya-Mu, kiranya aku mulai saat ini menghancurkan kesombongan yang ada pada diriku! Ini sumber kemalanganku, rintangan yang membuat aku melawan cinta-Mu! Tuhan, aku telah menjadi musuh bagi diriku sendiri ketika aku mencoba mencari kedamaian dalam diriku, dan bukan dalam diri-Mu. Ya Yesus, yang lembut dan rendah hati, dengarkanlah aku.

Dari keinginan untuk dihargai, bebaskanlah aku.Dari keinginan untuk dicintai,
Dari keinginan untuk dianggap sebagai orang penting,
Dari keinginan untuk dihormati,
Dari keinginan untuk dipuji,
Dari keinginan untuk lebih disukai daripada menyukai,
Dari keinginan untuk dimintai nasihat,

Dari ketakutan untuk dihina, bebaskanlah aku.Dari ketakutan untuk direndahkan,
Dari ketakutan untuk diabaikan,
Dari ketakutan untuk difitnah,
Dari ketakutan untuk dilupakan,
Dari ketakutan untuk diejek,
Dari ketakutan untuk dinodai,
Dari ketakutan untuk dicurigai,

Supaya orang lain lebih dicintai daripada aku,

Yesus, berilah aku rahmat untuk berharap;


Supaya mereka bertambah besar di mata dunia dan aku bertambah kecil, 

Yesus, berilah aku rahmat untuk berharap;


Supaya mereka dipakai dan aku dikesampingkan, 

Yesus, berilah aku rahmat untuk berharap;


Supaya mereka mendapat pujian dan aku diabaikan, 

Yesus, berilah aku rahmat untuk berharap;


Supaya mereka mendapat jalan yang lancar dan aku tersisihkan, 

Yesus, berilah aku rahmat untuk berharap;


Supaya mereka melebihi aku dalam segala hal, 

Yesus, berilah aku rahmat untuk berharap;


Supaya mereka lebih suci daripada aku, asalkan aku menjadi suci sesuai kemampuanku, 

Yesus, berilah aku rahmat untuk berharap.

SUJUD MOHON BERKAT

Tantum Ergo (MB …)

Sakramen yang sungguh agung, mari kita muliakan.

Surut sudah hukum lampau, tata baru tampillah.

Kar’na  indra tidak mampu, iman jadi tumpuan.

Yang Berputra dan Sang Putra , dimuliakan – disembah.

Dihormati dan dipuja,  beserta  dengan Sang Roh;

muncul dari keduanya, dan setara disembah. Amin.

PEMBERKATAN UMAT DENGAN SAKRAMEN MAHAKUDUS

DOA TERPUJILAH ALLAH

I     Terpujilah Allah

U   Terpujilah nama-Nya yang kudus

I     Terpujilah Yesus Krsitus

U   sungguh Allah sungguh manusia

I     Terpujilah nama Yesus

U   Terpujilah hati-Nya yang Mahakudus

I     Terpujilah Darah-Nya yang Maha indah

U   Terpujilah Yesus dalam Sakramen Mahakudus

I     Terpujilah Roh Kudus penolong kita

U   Terpujilah Roh Kudus penghibur kita

I     Terpujilah Bunda Allah yang tiada bandingnya 

U   Perawan   Maria yang amat suci

I     Terpujilah yang terkandung dengan suci

U   dan tak bernoda

I     Terpujilah nama Maria, Perawan dan Bunda

U   Terpujilah Maria, yang diangkat ke Surga dengan mulia

I     Terpujilah santo Yusuf

U   mempelainya yang amat suci

I     Terpujilah Allah dalam para malaikatNya

U   dan segala orang kudus.

                        DILANJUTKAN DENGAN PERMENUNGAN PRIBADI(SATU JAM BERDOA)

DENGAN MEMBACA Injil Yohanes bab 13-17.

HARI JUMAT AGUNG

MENGENANG SENGSARA TUHAN

Altar sama sekali kosong; tanpa salib, lilin dan kain altar.

Imam dan Diakon, kalau ada, dengan mengenakan busana liturgi berwarna merah seperti yang biasanya dikenakan pada waktu misa.

Imam berlutut di depan altar – hening sejenak – lalu berdoa:

Doa Pembuka

I     Ingatlah, ya Allah Bapa, akan belas kasih-Mu. Kuduskanlah dan lindungilah selalu hamba-hamba-Mu. Berilah kami rahmat sesal dan duka karena untuk kamilah Putera-Mu Tuhan kami menyongsong sengsara, mampukan kami merasakan luka dan derita Yesus Tuhan kami dalam memanggul salib. Dialah Tuhan, yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa.

U   Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama    – Yes. 52:13-53:12

L    Pembacaan dari Kitab Yesaya:

“Ia ditikam karena kejahatan kita.”

Beginilah firman Tuhan, “Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil!

Ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan! Seperti banyak orang tertegun melihat dia – rupanya begitu buruk, tidak seperti manusia lagi, dan tampaknya tidak seperti anak manusia lagi, – demikianlah ia membuat tercengang banyak bangsa, dan raja-raja akan mengatupkan mulutnya melihat dia! Sebab apa yang tidak diceritakan kepada mereka akan mereka lihat, dan yang tidak mereka dengar akan mereka pahami. Maka mereka berkata: Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, kepada siapakah tangan kekuasaan Tuhan dinyatakan?

Sebagai taruk hamba Yahwe tumbuh di hadapan Tuhan, dan sebagai tunas ia muncul dari tanah kering. Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan, dan biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia, dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan. Ia tidak tampan, dan semarak pun tidak ada padanya, sehingga kita tidak tertarik untuk memandang dia; dan rupanya pun tidak menarik, sehingga kita tidak terangsang untuk menginginkannya.

Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kitalah yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Sesungguhnya dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; derita yang mendatangkan keselamatan bagi kita, ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing mengambil jalan sendiri! Tetapi Tuhan telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.

Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas, dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian, seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.

Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah. Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan waktu mati ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan, dan tipu tidak ada di dalam mulutnya. Tetapi Tuhan berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan, dan apabila ia menyerahkan dirinya sebagai kurban silih, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak Tuhan akan terlaksana karena dia.

Sesudah kesusahan jiwanya, ia akan melihat terang dan menjadi puas. Sebab Tuhan berfirman, Hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul. Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan. Ini semua sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara para pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang, dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.

Demikianlah Sabda Tuhan

U   Syukur kepada Allah.

Mazmur TanggapanMzm. 31:2.6.12-13.15-16.17.25;

Ulangan:Luk 23:46

Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu ‘kupercayakan jiwaku.

Ayat:

1.   Pada-Mu ya Tuhan, aku berlindung, jangan sekali-kali aku mendapat malu. Luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, ke dalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku; sudilah membebaskan daku, Ya Tuhan Allah yang setia.

2.   Di hadapan semua lawanku aku tercela, tetangga-tetanggaku merasa jijik. Para kenalanku merasa nyeri; mereka yang melihat aku cepat-cepat menyingkir, Aku telah hilang dari ingatan seperti orang mati. Telah menjadi seperti barang yang pecah.

3.   Tetapi aku, kepada-Mu, ya Tuhan, aku percaya, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari musuh-musuhku dan bebaskan dari orang-orang yang mengejar aku!

4.  Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap hatimu.

Bacaan Kedua  – Ibr. 4:14-16;5:7-9

L    Pembacaan dari Surat kepada orang Ibrani:

Ia telah belajar menjadi taat,

dan menjadi pokok keselamatan abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya.”

Saudara-saudara, kita sekarang mempunyai Imam Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah. Maka baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam Agung yang kita punya, bukanlah imam agung yang tidak dapat turut merasakan kelemahan kita! Sebaliknya Ia sama dengan kita! Ia telah dicobai, hanya saja tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita menghampiri takhta kerahiman Allah dengan penuh keberanian, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapatkan pertolongan pada waktunya. Dalam hidupnya sebagai manusia, Yesus telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut; dan karena kesalehan-Nya, Ia telah didengarkan. Akan tetapi sekalipun Anak, Ia telah belajar menjadi taat; ini ternyata dari apa yang telah diderita-Nya! Dan sesudah mencapai kesempurnaan, Ia menjadi pokok keselamatan abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya.

Demikianlah Sabda Tuhan

U   Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil

S    Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

U   Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

S    Kristus taat untuk kita sampai wafat-Nya di salib.

Dari sebab itulah, Allah mengagungkan Dia:

Nama yang paling luhur dianugerahkan kepada-Nya.

U   Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

Kisah Sengsara(dibacakan oleh imam)Yoh. 18:1-9:42

I     Inilah Kisah Sengsara Tuhan kita Yesus Kristus menurut Yohanes:

N   Seusai perjamuan Paskah, keluarlah Yesus dari ruang perjamuan bersama dengan murid-murid-Nya, dan mereka pergi ke seberang sungai Kidron. Di situ ada suatu taman. Yesus masuk ke taman itu bersama dengan murid-murid-Nya. Yudas, yang mengkhianati Yesus tahu juga tempat itu, karena Yesus sering berkumpul di situ dengan murid-murid-Nya. Maka datanglah juga Yudas ke situ bersama sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang-orang Farisi. Mereka datang lengkap dengan lentera, suluh dan senjata. Yesus tahu semua yang akan menimpa diri-Nya. Maka Ia maju ke depan dan berkata kepada mereka:

…   “Siapakah yang kamu cari?”

N   Jawab mereka:

S    “Yesus dari Nazaret.”

N   Kata Yesus kepada mereka:

…   “Akulah Dia.”

N   Yudas yang mengkhianati Yesus berdiri juga di situ bersama-sama mereka. Ketika Yesus berkata kepada mereka: ‘Akulah Dia,’ mundurlah mereka dan jatuh ke tanah. Maka Yesus bertanya pula:

…   “Siapakah yang kamu cari?”

N   Jawab mereka,

SO      “Yesus dari Nazaret!”

N   Jawab Yesus,

…   “Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Dia. Jika Aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi.”

N   Demikian hendaknya supaya genaplah firman yang telah dikatakan-Nya:

Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, tidak seorangpun yang Kubiarkan hilang. Lalu Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba Imam Agung dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus. Kata Yesus kepada Petrus,

…   “Sarungkanlah pedangmu itu! Bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku?”

N   Maka pasukan prajurit serta perwiranya dan penjaga-penjaga yang disuruh orang Yahudi itu menangkap Yesus dan membelenggu Dia. Lalu mereka membawa Yesus mula-mula kepada Hanas, karena Hanas adalah mertua Kayafas, yang pada tahun itu menjadi Imam Agung; dan Kayafaslah yang telah menasihatkan kepada orang-orang Yahudi: Adalah lebih berguna jika satu orang mati untuk seluruh bangsa.

Simon Petrus dan seorang murid lain mengikuti Yesus. Murid itu mengenal Imam Agung, dan ia masuk ke halaman istana Imam Agung itu. Tetapi Petrus tinggal di luar dekat pintu. Maka, murid lain tadi, yang mengenal Imam Agung, kembali ke luar, bercakap-cakap dengan perempuan penjaga pintu, lalu membawa Petrus masuk. Maka, kata perempuan penjaga pintu itu kepada Petrus,

W “Bukankah engkau juga murid orang itu?”

N   Jawab Petrus,

Ptr “Bukan!”

N   Sementara itu hamba-hamba dan para penjaga Bait Allah telah memasang api arang, sebab hawa dingin waktu itu, dan mereka berdiri berdiang di situ. Petrus pun berdiri berdiang bersama-sama dengan mereka. Maka mulailah Imam Agung menanyai Yesus tentang para murid dan tentang ajaran-Nya. Jawab Yesus kepadanya,

…   “Aku berbicara terus terang kepada dunia! Aku selalu mengajar di rumah-rumah ibadat dan di Bait Allah, tempat semua orang Yahudi berkumpul; Aku tidak pernah berbicara sembunyi-sembunyi. Mengapakah engkau menanyai Aku? Tanyailah mereka, yang telah mendengar apa yang Kukatakan kepada mereka; sungguh, mereka tahu apa yang telah Kukatakan.”

N   Ketika Yesus berkata demikian, seorang penjaga yang berdiri di situ menampar muka Yesus sambil berkata,

S    “Begitukah jawab-Mu kepada Imam Agung?”

N   Jawab Yesus kepadanya,

…   “Jikalau kata-Ku itu salah, tunjukkanlah salahnya, tetapi jikalau benar, mengapakah engkau menampar Aku?”

N   Lalu Hanas mengirim Yesus terbelenggu kepada Kayafas, Imam Agung. Simon Petrus masih berdiri berdiang. Kata orang-orang di situ kepadanya,

R   “Bukankah engkau juga seorang murid Yesus?”

N   Petrus menyangkalnya, katanya,

Ptr      “Bukan!”

N   Salah seorang hamba Imam Agung, keluarga dari hamba yang telinganya dipotong Petrus, berkata kepadanya,

R   “Bukankah engkau kulihat di taman itu bersama-sama dengan Yesus?”

N   Maka Petrus menyangkal lagi dan ketika itu berkokoklah ayam. Keesokan harinya mereka membawa Yesus dari istana Kayafas ke gedung pengadilan. Ketika itu hari masih pagi. Mereka sendiri tidak masuk ke gedung pengadilan itu supaya jangan menajiskan diri sebab mereka hendak makan Paskah. Sebab itu Pilatus keluar mendapatkan mereka dan berkata,

PP “Apakah tuduhanmu terhadap orang ini?”

N   Jawab mereka kepadanya,

SO “Jikalau Ia bukan penjahat, kami tidak menyerahkan-Nya kepadamu!”

N   Kata Pilatus kepada mereka,

PP “Ambillah Dia, dan hakimilah Dia menurut hukum Tauratmu!”

N   Kata orang-orang Yahudi itu,

SO      “Kami tidak diperbolehkan membunuh seseorang.”

N   Demikianlah terjadi supaya genaplah Firman Yesus yang dikatakanya untuk menyatakan bagaimana Ia akan mati. Maka, kembalilah Pilatus ke dalam gedung pengadilan, lalu memanggil Yesus dan bertanya kepada-Nya,

PP “Engkau inikah raja orang Yahudi?”

N   Jawab Yesus,

…   “Dari hatimu sendirikah engkau katakan hal itu? Atau adakah orang lain yang mengatakan kepadamu tentang Aku?”

N   Kata Pilatus,

PP “Orang Yahudikah aku? Bangsa-Mu sendiri dan imam-imam kepala yang telah menyerahkan Engkau kepadaku. Apakah yang telah Engkau perbuat?”

N   Jawab Yesus,

…   “Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini! Jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku sudah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi. Akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini!”

N   Maka kata Pilatus kepada-Nya,

PP “Jadi Engkau adalah raja?”

N   Jawab Yesus,

…   “Seperti yang kau katakan, Aku adalah raja! Untuk itulah Aku lahir, dan untuk itulah Aku datang ke dunia ini, yakni untuk memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.”

N   Kata Pilatus kepada-Nya,

PP “Apakah kebenaran itu?”

N   Sesudah mengatakan demikian, Pilatus keluar lagi mendapatkan orang-orang Yahudi, dan berkata kepada mereka,

PP “Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya. Tetapi padamu ada kebiasaan, bahwa pada Hari Raya Paskah aku membebaskan seorang bagimu. Maukah kamu, supaya aku membebaskan raja orang Yahudi bagimu?”

N   Mereka pun berteriak,

SO “Jangan Dia, melainkan Barabas!”

N   Barabas adalah seorang penyamun. Lalu Pilatus mengambil Yesus dan menyuruh orang menyesah Dia. Prajurit-prajurit menganyam sebuah mahkota duri, dan menaruhnya di atas kepala Yesus. Mereka mengenakan jubah ungu pada-Nya, dan sambil maju ke depan mereka berkata,

S    “Salam, hai raja orang Yahudi!”

N   Lalu mereka menampar wajah Yesus.

Pilatus keluar lagi dan berkata kepada orang-orang Yahudi,

PP “Lihatlah aku membawa Dia keluar kepada kamu, supaya kamu tahu bahwa aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya.”

N   Lalu Yesus keluar, bermahkota duri dan berjubah ungu.

Maka, kata Pilatus kepada mereka,

PP       “Lihatlah manusia ini!”

N   Ketika para imam kepala dan penjaga-penjaga itu melihat Yesus,

berteriaklah mereka,

SO      “Salibkan Dia, salibkan Dia!”

N   Kata Pilatus kepada mereka,

PP “Ambil saja sendiri dan salibkanlah Dia!

Sebab aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya.”

N   Jawab orang-orang Yahudi itu kepadanya,

SO “Kami mempunyai hukum, dan menurut hukum itu Ia harus mati,

sebab Ia menganggap diri-Nya sebagai Anak Allah.”

N   Ketika Pilatus mendengar perkataan itu bertambah takutlah ia.

Lalu ia masuk pula ke dalam gedung pengadilan, dan berkata kepada Yesus,

PP “Dari manakah asal-Mu?”

N   Tetapi Yesus tidak memberi jawab kepadanya. Maka, kata Pilatus,

PP “Tidakkah Engkau mau berbicara dengan aku? Tidakkah Engkau tahu bahwa aku berkuasa untuk membebaskan Engkau, dan berkuasa juga untuk menyalibkan Engkau?”

N   Yesus menjawab,

…   “Engkau tidak mempunyai kuasa apapun terhadap Aku, jikalau kuasa itu tidak diberikan dari atas. Sebab itu, dia yang menyerahkan Aku kepadamu, lebih besar dosanya.”

N   Sejak itu Pilatus berusaha untuk membebaskan Yesus, tetapi orang-orang Yahudi berteriak,

SO      “Jikalau engkau membebaskan Dia, engkau bukanlah sahabat kaisar.

Setiap orang yang menganggap diri raja, melawan Kaisar.”

N   Ketika mendengar perkataan itu, Pilatus menyuruh Yesus ke luar. Lalu ia duduk di kursi pengadilan, di tempat yang bernama Litostrotos, dalam bahasa Ibrani: Gabata. Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam dua belas. Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu,

PP “Inilah rajamu!”

N   Maka berteriaklah mereka,

SO      “Enyahkan Dia! Enyahkan Dia! Salibkan Dia!”

N   Kata Pilatus kepada mereka,

PP “Haruskah aku menyalibkan rajamu?”

N   Jawab imam-imam kepala,

SO      “Kami tidak mempunyai raja selain kaisar!”

N   Akhirnya Pilatus menyerahkan Yesus kepada mereka untuk disalibkan. Dan mereka menerima Yesus. Sambil memikul salib-Nya, Yesus dibawa ke luar kota, ke tempat yang bernama Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota. Di situ Yesus disalibkan, dan bersama dengan Dia disalibkan juga dua orang lain, sebelah-menyebelah, Yesus di tengah-tengah. Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu itu, bunyinya: Yesus orang Nazaret, Raja orang Yahudi. Banyak orang Yahudi membaca tulisan itu, sebab tempat Yesus disalibkan itu letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, Latin, dan Yunani. Maka kata imam-imam kepala kepada Pilatus,

Im “Jangan engkau menulis: Raja orang Yahudi, tetapi: Ia mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi.”

N   Jawab Pilatus,

PP “Apa yang kutulis, tetap tertulis!”

N   Setelah prajurit-prajurit menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian Yesus, lalu membaginya menjadi empat bagian, masing-masing prajurit satu bagian. Jubah Yesus pun mereka ambil. Tetapi jubah itu tidak berjahit, dari atas sampai  ke bawah merupakan satu tenunan utuh. Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain,

S    “Janganlah kita membagi jubah ini menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang akan mendapatnya.”

N   Demikianlah terjadi supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka, dan membuang undi atas jubah-Ku. Hal itu telah dilakukan oleh prajurit-prajurit itu. Di dekat salib Yesus berdirilah ibu Yesus dan saudara ibu-Nya, Maria, istri Kleopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang Ia kasihi di samping-Nya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya,

…   “Ibu, inilah, anakmu!”

N   Dan kemudian kata-Nya kepada murid itu,

…   “Inilah ibumu!”

N   Dan sejak saat itu murid itu menerima Maria di dalam rumahnya. Sesudah itu, karena Yesus tahu bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia – supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci, –

…   “Aku haus!”

N   Di situ ada suatu buli-buli penuh anggur asam. Maka, mereka mencucukkan bunga karang pada sebatang hisop, mencelupkannya dalam anggur asam itu, lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus. Sesudah meminum anggur asam itu, berkatalah Yesus,

…   “Sudah selesai!”

N   Lalu Yesus menundukkan kepala dan menyerahkan nyawa-Nya.

(Semua berlutut dan diam sejenak)

N   Karena hari itu adalah hari persiapan Paskah, dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib – sebab Sabat itu adalah hari yang besar – maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan, dan mayat-mayatnya diturunkan. Maka, datanglah prajurit-prajurit, lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus. Tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya.

Tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung Yesus dengan tombak, dan segera mengalirlah darah serta air keluar. Dan orang yang melihat sendiri hal itu yang memberi kesaksian ini, dan benarlah kesaksiannya. Dan ia tahu bahwa ia mengatakan kebenaran, supaya kamu juga percaya. Sebab hal itu terjadi, supaya genaplah yang tertulis di dalam Kitab Suci: Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan; dan nas lain yang mengatakan: Mereka akan memandang Dia yang telah mereka tikam.

Sesudah itu Yusuf dari Arimatea, (Yusuf ini adalah seorang murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi) meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan jenazah Yesus. Pilatus meluluskan permintaan Yusuf. Maka, datanglah Yusuf dan menurunkan jenazah Yesus. Juga Nikodemus datang di situ. Dialah yang dulu datang malam-malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya.

Mereka mengambil jenazah Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat pemakaman orang Yahudi. Di dekat tempat Yesus itu disalibkan itu ada suatu taman, dan dalam taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang. Karena hari itu hari persiapan Paskah orang Yahudi, sedang kubur itu tidak jauh letaknya, maka mereka membaringkan jenazah Yesus di situ.

I     Demikianlah Sabda Tuhan

U   Terpujilah Kristus.

Homili Singkat

Sesudah pembacaan Kisah Sengsara Tuhan, Imam menyampaikan homili singkat.

Pada akhir homili, ia dapat mengundang kaum beriman untuk berdoa dengan khusyuk.

Doa Umat Meriah

Liturgi Sabda diakhiri dengan Doa Umat.

Semua bagian doa umat meriah didoakan, kecuali Doa Untuk Orang Yahudi, diganti doa untuk orang-orang yang menderita karena penyebaran virus Korona, mereka yang meninggal dunia karena wabah ini, bagi para pejuang kemanusiaan dan tenaga medis.

Apabila ada kepentingan umum yang mendesak, Uskup setempat dapat memberi izin atau menetapkan agar ditambahkan ujud khusus (Lih. SE PPPP 67).Doa didaraskan. Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan.

1. Untuk Gereja Kudus

I    Saudara saudara terkasih,

     marilah kita berdoa untuk Gereja kudus Allah,

     supaya Allah dan Tuhan kita berkenan

     menganugerahkan damai kepadanya,

     mempersatukan dan melindunginyadi seluruh dunia

     dan supaya Ia membantu kita memuliakan Allah,

     Bapa yang mahakuasa,

     dalam suasana hidup yang tenang dan damai

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan:

I     Allah Yang Mahakuasa dan Kekal, dalam diri Kristus Engkau telah menyatakan kemuliaan-Mu kepada segala bangsa. Lestarikanlah karya kerahiman-Mu, agar Gereja-Mu yang tersebar di seluruh dunia tetap mengakui nama-Mu dengan iman yang teguh. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

2. Untuk Bapa Suci

I     Marilah kita berdoa pula,

     untuk Bapa Suci kita Fransiskus

     supaya Allah dan Tuhan kita,yang telah memilih dia menjadi Uskup,

     bagi Gereja  kudusNya

     memberi dia kesehatan dan kekuatan untuk memimpin umat kudus  Allah.

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan:

I     Allah Yang Mahakuasa dan kekal, segala sesuatu ada berdasarkan keputusan-Mu. Sudilah mendengarkan doa-doa kami dan dengan kasih sayang-Mu lindungilah imam agung yang telah Engkau pilih bagi kami. Semoga umat kristiani yang Engkau percayakan kepada penggembalaan-Nya, berkembang dalam iman. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

3. Untuk Para Pejabat Gereja dan Segala Lapisan Umat

I     Marilah kita berdoa pula,

     untuk Uskup kita  Robertus Rubiyatmoko

     untuk semua Uskup, Imam, Diakondi seluruh Gereja

     dan untuk segenap umat beriman.

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan:

I     Allah Yang Mahakuasa dan kekal, dengan Roh-Mu Engkau menguduskan dan memimpin seluruh Gereja. Dengarkanlah doa kami bagi para pelayan-Mu. Semoga berkat bantuan rahmat-Mu mereka mengabdi Engkau dengan setia. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

4. Untuk Para Calon Baptis

I    Marilah kita berdoa pula,

     untuk para calon baptis (kita)  (Nama ………),

     supaya Allah dan Tuhan kita,

     membuka telinga hati merekadan melapangkan pintu kerahiman-Nya

     agar berkat pembasuhan kelahiran kembali,

     segala dosa mereka dihapuskan,

     dan mereka hidup dalam Yesus Kristus, Tuhan kita

Umat berdoa dalam hati. Lalu imam melanjutkan :

I     Allah Yang Mahakuasa dan kekal, Engkau selalu menyuburkan Gereja-Mu dengan anggota-anggota baru. Sudilah menambah iman dan pengetahuan para calon baptis (kami), supaya dengan dilahirkan kembali lewat bejana pembaptisan mereka digabungkan dengan himpunan anak angkat-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

untuk semua saudara yang percaya akan Kristus

supaya mereka yang hidup dengan benar

dihimpun dan dijaga oleh Allah dan Tuhan kita

dalam Gereja-Nya yang esa.

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan :

I     Allah Yang Mahakuasa dan kekal, Engkau menyatukan yang tercerai-berai dan memelihara yang telah bersatu. Pandanglah dengan rela kawanan domba Putra-Mu supaya mereka yang telah dikuduskan oleh satu baptisan tidak hanya dipadukan oleh keutuhan iman tetapi juga disatukan oleh ikatan cinta. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin

  • pencegahan wabah virus Korona dan mereka yang meninggal dunia karena virus ini.

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan :

I     Allah yang Mahakuasa dan Pemelihara Kehidupan,

Engkau telah menganugerahkan kecakapan dan ilmu pengetahuan untuk pencegahan penyebaran penyakit. Engkau juga menyediakan alam semesta dengan aneka bahan obat-obatan. Kami mohon kuatkan dan teguhkan mereka yang berjuang untuk perawatan kesehatan bagi pasien dan bagi masyarakat. Terimalah dalam kedamaian abadi bagi sanak saudara kami yang meninggal dunia karena penularan wabah penyakit ini, karena kerahiman dan belas kasih-Mu yang melampaui duka derita, rasa kehilangan dan aneka kekhawatiran kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

supaya berkat terang Roh Kudus

mereka juga dapat menemukan jalan keselamatan

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan :

I     Allah Yang Mahakuasa dan kekal, bantulah mereka yang tidak mengakui Kristus agar dengan hidup jujur di hadapan-Mu mereka menemukan kebenaran. Bantulah kami agar dengan semakin saling mengasihi dan semakin berhasrat memahami misteri kehidupan-Mu, kami menjadi saksi cinta-Mu yang lebih sempurna di dunia. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

  • arilah kita berdoa pulauntuk mereka yang tidak mengenal Allah

supaya mereka yang dengan tulus hati mencari kebenaran

layak menemukan Allah sendiri.

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan:

I     Allah Yang Mahakuasa dan kekal, Engkau telah menciptakan umat manusia sedemikian sehingga selalu berhasrat mencari Engkau dan baru merasa tenang ketika menemukan Dikau.

Maka, kami mohon bantulah agar mereka semua, dengan mengatasi hambatan seberat apapun, mampu melihat tanda kasih sayang-Mu; dan tergerak oleh kesaksian hidup orang-orang yang percaya kepada-Mu, mereka dengan sukacita mengakui Engkau sebagai satu-satunya Allah yang benar dan Bapa umat manusia. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

supaya Allah dan Tuhan kita,seturut kehendakNya

mengarahkan budi dan hati mereka

kepada damai dan kebebasan sejatibagi semua  orang.

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan :

I     Allah Yang Mahakuasa dan kekal, di tangan-Mulah pikiran manusia dan nurani para bangsa. Sudilah mendampingi para pemimpin negara, supaya berkat bantuan-Mu di seluruh dunia terjaminlah kesejahteraan bangsa-bangsa, kepastian kedamaian, dan kebebasan beragama. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

marilah kita berdoa kepada Allah, Bapa yang mahakuasa,

supaya Ia membersihkan dunia dari kesesatan,

melenyapkan penyakit, menjauhkan kelaparan,

membuka penjara, mematahkan belenggu,

melindungi   musafir,

mengantar pulang pengungsi,

menyembuhkan orang sakit,

dan menyelamatkan orang yang meninggal.

Umat berdoa dalam hati. Lalu Imam melanjutkan :

I     Allah Yang Mahakuasa dan kekal, Engkau menghibur yang berduka dan menguatkan yang menderita. Kiranya jeritan doa semua orang yang tertimpa kesusahan apa pun sampai ke hadirat-Mu. Semoga semua yang berada dalam kesesakan bersukacita karena menerima belas kasih-Mu.

Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

PENYEMBAHAN SALIB SUCI

Penyembahan Salib Suci dilaksanakan dengan Imam mengangkat Salib tinggi-tinggi,

kemudian sujud hormat dengan berlutut.

I     Inilah kayu salib,

di  sini tergantung Kristus, penyelamat dunia

U   Mari kita bersembah sujud kepadaNya.

Semua umat yang mengikuti perayaan penghormatan Salib secara online melalui live streaming melaksanakan penghormatan salib di tempat masing-masing.

(lih. Pedoman Lingkaran Natal dan Lingkaran Paskah, Komisi Liturgi Regio Jawa)

Antifon

Ulangan:      

Salib-Mu, Tuhan, kami sembah,

kebangkitan-Mu yang suci kami muliakan dan kami puji,

sebab berkat kayu salib seluruh bumi dipenuhi sukacita.

Ayat: (bdk. Mzm. 67:2)

Semoga Allah mengasihani dan memberkati kita.

Semoga Ia mengarahkan wajah-Nya kepada kita dan mengasihani kita.

UPACARA KOMUNI

I     Atas petunjuk penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi,

maka beranilah kita berdoa.

U   Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu.

Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini,

dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,

tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

I     Ya Bapa, bebaskanlah kami dari segala yang jahat dan berilah kami damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar dari segala gangguan, sehingga kami dapat hidup dengan tenteram, sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.

U   Sebab Engkauah raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.

Doa saat Komuni secara rohani

Di bawah kaki-Mu, ya Yesus,

aku bersujud dan dari penyesalan hatiku 

memohonkan pengampunan-Mu,

sebab aku ini hina karena ketidakpantasanku  

di hadapan keluhuran-Mu yang Maha Agung. 

Aku bersujud bakti kepada-Mu

di dalam sakramen kasih-Mu, Ekaristi yang mahaluhur.

Aku ingin menyambut-Mu untuk tinggal di dalam diriku

yang walaupun tidak pantas namun berserah kepada-Mu.

Sementara menanti akan kebahagiaan akan komuni sakramental,

aku ingin memiliki-Mu secara rohani.

Datanglah kepadaku, ya Yesusku,

sebab aku hanya bisa datang kepada-Mu!

Semoga cinta-Mu memenuhi keseluruhan diriku

baik saat hidup maupun mati.

Aku percaya kepada-Mu,

aku berharap kepada-Mu,

aku mencintai-Mu.  Amin.

Doa sesudah Komuni

I     Marilah kita berdoa.

Allah yang kekal dan kuasa Engkau telah memulihkan kebahagiaan kami berkat wafat dan kebangkitan Putra-Mu. Peliharalah karya belas kasih-Mu dalam diri kami, agar kami yang telah mengambil bagian dalam misteri ini, dapat hidup bakti kepada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

Untuk pembubaran umat:

I     Tundukkanlah kepalamu untuk menerima berkat Tuhan:

Lalu, Imam mengulurkan kedua belah tangan mengucapkan doa untuk umat.

I     Kami mohon, ya Tuhan,

semoga turunkanlah berkat berlimpah ke atas umat-Mu ini,

yang telah mengenangkan wafat Putra-Mu

sambil mengharapkan kebangkitan-Nya;

berikanlah rahmat pengampunan,

anugerahkanlah penghiburan,

tumbuhkanlah iman yang kudus,

berikanlah jaminan penebusan yang kekal.

Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

MALAM PASKAH

Tirakatan Kebangkitan Tuhan

(EDARAN Kongregasi Ibadat dan Tata tertib Sakramen No. 153/20, tanggal 19 Maret 2020

dan Edaran Uskup Agung KAS No. 0338/A/X/20-15)

Seluruh perayaan Vigili Paskah harus dilangsungkan pada malam hari sedemikian sehingga tidak dimulai sebelum matahari terbenam dan selesai sebelum fajar Hari Minggu. Imam mengenakan pakaian berwarna putih seperti untuk perayaan Misa. Bagi seluruh umat yang merayakan Vigili hendaknya tersedia lilin-lilin di rumah/komunitas/tempat tinggal masing-masing.

Tanda Salib dan Salam

I     Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.

U   Amin.

I     Tuhan memandang dan memperhatikan Saudara,

menunjukkan kerelaan hatinya,

dan memberikan damai sejahtera kepada Saudara sekalian.

U   Sekarang dan selama-lamanya.

Pengantar

Imam menyampaikan ajakan singkat mengenai Vigili malam Paskah

atau dengan kata-kata sebagai berikut.

I     Saudara-saudara terkasih, pada malam yang amat suci ini Tuhan kita Yesus Kristus beralih dari kematian kepada kehidupan. Gereja kudus mengajak putra dan putrinya yang tersebar di seluruh bumi supaya berkumpul untuk berjaga dan berdoa.

Marilah kita memohon rahmat sukacita karena Kristus bangkit mulia, agar kita pun memiliki harapan akan kebangkitan dari situasi derita yang sedang kita hadapi dan kita bersama rasakan pada saat ini.

(LILIN UMAT LANGSUNG DINYALAKAN SENDIRI – SENDIRI)

LaluImam menyulut Lilin Paskah yang sudah dipasang jarum kemenyan sebelumnya;

sambil berkata:

I     Semoga cahaya Kristus, yang telah bangkit mulia,

menghalau kegelapan hati dan budi.

Dinyanyikan 3 x

I     Cahaya Kristus

U   Syukur kepada Allah

Pujian Paskah / Exultet(Singkat)

Jika tidak ada Diakon, Pujian Paskah dapat dibawakan oleh Imam sendiri, atau oleh Imam lain yang ikut konselebrasi. Tetapi, jika dibawakan oleh seorang awam, kata-kata warna hitam bold dilewatkan.

I    Bersoraklah,  para malaikat di  surga.

Elu-kanlah Kristus, raja di raja.

Pujilah kemenangan jaya.

Gemakanlah bu-nyi nafiri.

U   Bersoraklah, nyanyikan lagu gembira

      bagi Kristus, yang menebus kita;

      bersyukurlah kepada Allah,

      ki-ta bangkit bersama Kristus 

I     Bergiranglah, umat seluruh dunia:

      Terhalaukan kegelapan dosa

      bersinar cahaya ilahi:

Yesus Kristus, Junjungan kita.

U   Bersoraklah, nyanyikan lagu gembira

      bagi Kristus, yang menebus kita;

      bersyukurlah kepada Allah,

      ki-ta bangkit bersama Kristus 

I     Tuhan bersamamu.

U  Dan bersama rohmu  

I     Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.

U   Sudah kami arahkan.

I     Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.

U   Sudah layak dan sepantasnya.

I     Sungguh layak dan sepantasnya

      kami lagukan dengan bulat hati

madah pujian bagi Bapa

Allah yang maha kuasa,

dan bagi Putra- Nya, Yesus Kristus,

Tuhan dan sembahan kami.

Yang sebagai pengganti kami

telah melunasi utang Adam kepada Bapa

dan dengan darah ha-ti-Nya           

      menghapus surat hutang dosa kami.     

Inilah pesta Paskah

Ki- ni malaikat maut sung-guh le-wat,

sebab Anak Domba seja- ti dikurbankan

dan pintu rumah umat– Nya,

sudah ditandai dengan darah- Nya.

Pada malam ini

Bapa telah menghantarkan bani Israel dari Mesir

melalui dasar Laut Merah

yang sudah dikeringkan.

      Pada malam ini           

Yesus Kristus mengalahkan kuasa maut

dan bangkit sebagai pemenang yang unggul

dari  kubur- Nya.

Pada malam ini

semua orang yang percaya kepada  Kristus

dilepaskan dari kedurhakaan dan dosa

dipulihkan kepada rahmat Allah,

dan diterima ke dalam Gereja  yang kudus.

U   Bersoraklah, …

I     Betapa ajaib kerahiman Bapa bagi kami!

      Tak ternilai cinta kasih-Nya:           

      Untuk menebus para hamba,

      Bapa serahkan Putra- Nya sendiri.                       

      Bahwasanya perludosa   Adam,

      untuk memperoleh  Kristus,

      yang dengan wafat- Nya

      meniadakan dosa itu.

      Sungguh mujur  kesalahan itu,

      sebab memberi kita Penebus

      yang demikian ini

      Sungguh berbahagiamalam ini,

      yang menjarahi tentara  Mesir

      dan memperkaya orang Ibrani

      Sungguh berbahagia malam  ini,

      yang menghubungkan kembali

      surga dengan dunia,

      Allah dengan umat manusia.

U   Bersoraklah, …

I     Cahaya suci malam ini

      Mengusir kedurhakaan,

      membersihkan orang yang berdosa

      mengembalikan kesucian kepada yang jatuh,

      menghibur yang berdukacita

      Semoga lilin ini,

      yang diberkati demi penghormatan Bapa

      pada malam ini,

      bernyala terus untuk menghalau kegelapan.

      Semoga nyalanya

      digabungkan dengan sinar bintang kejora,

      dengan kejora sejati itu,

      yang tak kunjung terbenam,

      yang telah terbit dari alam maut

dan menyinari u- mat ma– nu- sia            

dengan seri  cahayanya.

      Dialah Yesus Kristus, Putra  Bapa

      Yang bersama dengan Bapa dan Roh Kudus

      Hidup dan berdaulat

      kini dan sepanjang masa

U   Amin,    amin,   amin

LITURGI SABDA

Lilin dipadamkan.

Sebelum bacaan dimulai, Imam menyampaikan ajakan singkat kepada umat

dengan kata-kata berikut atau kurang lebih sama:

I     Saudara-saudara terkasih, sesudah kita memasuki vigili dengan cara meriah, marilah dengan tenang hati kita mendengarkan Sabda Allah. Marilah kita merenungkan, bagaimana Allah di masa lampau telah menyelamatkan umat-Nya dan akhirnya Ia mengutus Putra-Nya sendiri sebagai Penebus bagi kita. Marilah berdoa, semoga Allah kita menyelesaikan karya penyelamatan Paskah ini sampai pada penebusan yang penuh.

Bacaan Pertama  Kej. 1:26 – 31

L    Pembacaan dari Kitab Kejadian:

“Allah melihat segala yang dijadikan-Nya, sungguh amat baik.”

            Pada awal mula Allah menciptakan langit dan bumi.  Setelah menyelesaikan penciptaan langit dan bumi dengan tumbuhan dan binatang di dalamnya, Alalah berfirman, “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara, atas ternak dan atas seluruh bumi, serta atas segala binatang melata yang merayap di muka bumi.”

Maka, Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya; menurut gambar Allah diciptakan dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka, “Beranakcucu dan bertambah banyaklah, penuhilah bumi dan taklukanlah, berkuasalah atas ikan-ikan di laut, burung-burung di udara, dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Lalu Allah berfirman, “Lihatlah Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji. Itulah akan menjadi makananmu. Tetapi kepada segala binatang di bumi dan kepada burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demikian. Maka, Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh sangat baik.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm.104:1-2a.5-6.10.12.13-14.35c;Ul:Ih.30

Ulangan:      

Aku wartakan karya agung-Mu Tuhan,

karya agung-Mu karya keselamatan.

Ayat:

Doa

I     Marilah kita berdoa.

Allah Yang Mahakuasa dan kekal, sungguh mengagumkan seluruh rencana dan karya penyelamatan-Mu. Terangilah umat-Mu yang telah Engkau tebus agar memahami bahwa karya penciptaan-Mu pada awal mula sungguh agung, namun lebih agung karya penebusan kami yang berlangsung sampai pada kepenuhan masa dalam kurban Paskah Kristus, yang hidup dan berkuasa sepanjang masa.

U   Amin.

Bacaan Kedua  – Kel. 14:15-15:1

L    Pembacaan dari Kitab Keluaran

“Orang-orang Israel berjalan di tengah laut yang kering”

Dalam perjalanan keluar dari tanah Mesir, ketika hampir tersusul oleh pasukan Firaun, ketakutanlah orang-orang Israel dan berseru-seru kepada Tuhan. Maka berfirmanlah Tuhan kepada Musa, “Mengapa engkau berseru-seru demikian kepada-Ku? Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat. Dan engkau, angkatlah tongkatmu, dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel dapat masuk ke tengah-tengah laut dan berjalan di tanah yang kering.

Dan sementara itu Aku akan menegarkan hati orang-orang Mesir sehingga mereka menyusul orang Israel. Dan, terhadap Firaun dan seluruh pasukannya, keretanya dan orang-orangnya yang berkuda, Aku akan menyatakan kemuliaan-Ku. Maka, orang Mesir akan insaf bahwa Aku ini Tuhan apabila Aku menampakkan kemuliaan-Ku terhadap Firaun, keretanya, dan orang-orangnya yang berkuda.”

Kemudian bergeraklah malaikat Allah, yang tadinya berjalan di depan tentara Israel, lalu berpindah, berjalan di belakang mereka; dan tiang awan yang tadinya bergerak di depan mereka, beranjak dan berdiri di belakang mereka. Demikianlah tiang awan itu berdiri di antar tentara Mesir dan orang Israel. Awan itu menimbulkan kegelapan, sehingga malam itu berlalu tanpa kesempatan bagi orang Mesir untuk mendekati orang-orang Israel.

Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman Tuhan menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, serta mengeringkan laut itu. Maka terbelahlah air laut itu, dan orang Israel masuk dan berjalan di tengah-tengah laut yang kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka. Orang mesir pun mengejar dan menyusul mereka. Semua kuda Firaun, kereta, dan pasukan berkudanya mengikuti orang Israel masuk ke tengah-tengah laut itu.

Pada waktu jaga pagi, Tuhan memandang tentara Mesir dari dalam tiang api dan awan, lalu mengacau-balaukan tentara Mesir. Tuhan membuat roda kereta mereka berjalan miring dan maju dengan berat, sehingga orang Mesir berkata, “Marilah kita lari meninggalkan orang Israel, sebab Tuhanlah yang berperang untuk mereka melawan Mesir!”

Berfirmanlah Tuhan kepada Musa, “ Ulurkanlah tanganmu ke atas laut, supaya air berbalik meliputi orang Mesir, kereta mereka, dan pasukan berkuda mereka.” Musa mengulurkan tangannya ke atas laut; maka menjelang pagi berbaliklah air laut ke tempatnya semula, sedangkan orang Mesir lari menuju air itu. Demikianlah Tuhan mencampakkan orang Mesir ke tengah-tengah laut. Jadi berbaliklah segala air itu, lalu menimbun kereta dan orang berkuda dari seluruh pasukan Firaun, yang telah menyusul orang Israel ke laut. Tiada seorang pun di antara mereka yang selamat.

Tetapi orang Israel berjalan di tempat kering di tengah-tengah laut, sedang di kiri dan kanan mereka air itu bagai tembok bagi mereka. Demikianlah pada hari itu Tuhan menyelamatkan orang Israel dari tangan orang Mesir. Dan orang Israel melihat orang Mesir mati terkapar di pantai laut. Ketika orang Israel melihat betapa dahsyat perbuatan Tuhan terhadap orang Mesir, maka seluruh bangsa itu merasa takut akan Tuhan; mereka percaya kepada Tuhan dan kepada Musa, hamba-Nya. Pada waktu itulah Musa bersama-sama dengan orang Israel menyanyikan madah ini bagi Tuhan.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada allah

Mazmur Tanggapan        Kel.15:1-2.3-4.5-6.17-18; Ul:1a

1.   Bersyukurlah kepada Tuhan,

pada Allah segala dewata,

pada Tuhan segala penguasa,

dengan arif menciptakan langit,

membentangkan bumi di atas laut.

Surya yang menguasai siang,

Bulan, bintang, cahaya malam.

dan membebaskan umat Israel,

dengan tangan kuat dan lengan perkasa.

Yang menyeberangkan umat Israel,

dan menumpas Firaun dan laskarnya.

Kerajaan besar ditaklukkan-Nya,

Raja-raja masyhur dibunuh-Nya.

kepada Israel hamba-Nya,

kemalangan kita diindahkan-Nya.

Pembebas kita dari penindas

dan segala makhluk diberi-Nya makan.

Doa

I     Marilah kita berdoa.

Allah Bapa kami, karya-Mu yang mengagumkan kini masih terus berlangsung. Dahulu Engkau membebaskan satu bangsa dari kejaran Firaun dengan kuasa tangan-Mu. Tetapi kini Engkau menyelamatkan segala bangsa dengan air pembaptisan. Kami mohon, jadikanlah semua orang anak-anak Abraham dan semartabat dengan umat Israel. Dengan pengentaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

Bacaan Ketiga                                      Yeh. 36:16-17a.18-28

L    Pembacaan dan Nubuat Yehezkiel:

“Aku akan mencurahkan air jernih ke atasmu,

dan kamu akan Kuberi hati yang baru.”

”Hai anak manusia, waktu kaum Israel tinggal di tanahnya sendiri, mereka menajiskan tanah itu dengan tingkah laku mereka. Maka Aku mencurahkan amarah-Ku ke atas mereka, karena darah yang mereka curahkan di atas tanah itu; mereka menajiskan tanah itu dengan berhala-hala mereka. Aku menghamburkan mereka di antara bangsa-bangsa, sehingga mereka berserak-serak di dalam negeri; Aku menghakimi mereka selaras dengan tingkah lakunya. Di mana saja mereka datang di tengah bangsa-bangsa, mereka menajiskan nama-Ku yang kudus, sehingga semua orang menyindir mereka dengan berkata: Katanya mereka umat Tuhan, tetapi mereka harus keluar dari tanahnya! Aku merasa sakit hati karena nama-Ku yang kudus dinajiskan oleh kaum Israel di tengah bangsa-bangsa, dimana mereka datang.

Oleh karena itu katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah Firman Tuhan Allah: bukan karena kamu Aku bertindak, hai kaum Israel, tetapi karena nama-Ku yang kudus, yang kamu najiskan di tengah bangsa-bangsa di mana kamu datang. Aku akan mengkuduskan mana-Ku yang besar yang sudah dinajiskan di tengah bangsa-bangsa, dan yang kamu najiskan di tengah-tengah mereka. Dan bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan, demikianlah Firman Tuhan Allah, manakala Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu di hadapan bangsa-bangsa.

Aku akan menjemput kamu di antara bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari semua negeri; Aku akan membawa kamu kembali ke tanahmu. Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dan segala kenajisanmu dan dari semua berhalamu aku akan mentahirkan kamu. Kamu akan Kuberi hari yang baru, dan roh yang baru akan Kutaruh di dalam batinmu. Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras, dan kepadamu Kuberi hati yang taat.

Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu, dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku; aku akan membuat kamu tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya. Dan kamu akan dia di dalam negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu. Kamu akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah

Mazmur Tanggapan        Mzm.51:12.18-19; Ul:lh.12a

Ulangan:

Curahkan rahmat dalam hatiku,

      ciptakan hati dan semangat baru.

Ayat:

Doa

I     Marilah kita berdoa.

Allah Bapa, kekuatan abadi dan cahaya kekal, dengan penuh kasih sayang pandanglah seluruh Gereja-Mu, tanda keselamatan para bangsa. Teruskanlah karya penyelamatan umat manusia sesuai dengan rencana-Mu sejak awal mula. Semoga seluruh dunia menyaksikan, bagaimana Engkau menegakkan yang rebah, memperbarui yang usang dan memulihkan semesta alam dalam Kristus, pangkal dan puncak seluruh ciptaan, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

U   Amin.

Madah Kemuliaan  – (Lonceng dibunyikan)

I     Kemuliaan kepada Allah di surga …

            Dan damai di bumi kepada orang yang berkenan kepada-Nya

      Kami memuji Dikau

            Kami meluhurkan Dikau

      Kami menyembah Dikau

            Kami memuliakan Dikau

      Kami bersyukur kepada-Mu karna kemuliaan-Mu yang besar

Ya Tuhan Allah, raja surgawiAllah Bapa yang mahakuasa

Ya Tuhan Yesus Kristus, Putra yang tunggal.

Ya Tuhan Allah, Anak Domba Allah, Putra Bapa

Engkau yang menghapus dosa dunia

Kasihanilah kami

Engku yang menghapus dosa dunia

kabulkanlah doa kami’

Engkau yang duduk di sisi Bapa

Kasihanilah kami

Karena hanya Engkauah kudus

Hanya Engkaulah Tuhan

Hanya Engkaulah mahatinggi, ya Yesus Kristus

Bersama dengan Roh KudusDalam kemuliaan Allah Bapa

Amin

Doa Pembuka

I     Mari kita berdoa. (hening sejenak)

Ya Allah, Engkau menyemarakkan malam yang amat suci ini dengan kebangkitan mulia Kristus Tuhan kami. Bangkitkanlah di dalam Gereja-Mu semangat hidup sebagai anak-anak Allah. Semoga kami dibarui lahir-batin agar kami selalu mengabdi Engkau dengan setia. Dengan pengantaran Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

U   Amin.

Bacaan EpistolaRm.6:3-11

L    Pembacaan Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:

Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, dan tidak akan mati lagi.

Saudara-saudara, kita semua, yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh pembaptisan dalam kematian, supaya, seperti halnya Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Sebab jika kita telah menjadi satu dengan kematiaan-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan kebangkitan-Nya.

Karena kita tahu bahwa manusia-lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh-dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa. Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya bahwa kita akan hidup juga dengan Dia. Karena kita tahu bahwa Kristus, sesudah bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi; maut tidak berkuasa lagi atas Dia! Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah. Demikian hendaknya kamu memandangnya: kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Sesudah pembacaan Epistola, tiga kali Imam mengangkat Alleluya,

setiap kali dengan nada yang lebih tinggi.

I     Alleluya.(3x)

Ayat:  – Mzm. 118:1-2.16ab.17.22-23

Bacaan Injil  – Mat. 28:1-10

I     Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:

Ia telah bangkit, dan mendahului kamu ke Galilea.”

Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain menengok kubur Yesus. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat, sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke kubur Yesus dan menggulingkan batu penutup kubur itu, lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat, dan pakaiannya putih bagaikan salju. Para penjaga kubur itu gemetar ketakutan, dan menjadi seperti orang-orang mati.

Akan tetapi, malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu, “Janganlah kamu takut! Aku tahu bahwa kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada disini, sebab Ia telah bangkit seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia dibaringkan.

Maka pergilah segera dan katakanlah kepada Murid-murid-Nya, bahwa Yesus telah bangkit dari antara orang mati. Ia kini mendahului kamu di Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya akulah yang telah mengatakannya kepadamu.”

Maka mereka segera pergi dari kubur itu, diliputi rasa takut dan sukacita yang besar. Mereka berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. Tiba-tiba Yesus menjumpai mereka dan berkata, “Salam bagimu!” Mereka mendekati-Nya, memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. Maka kata Yesus kepada mereka, “Janganlah takut! Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U   Terpujilah Kristus

Homili

Sesudah Injil disampaikan homili, meskipun singkat.

Pembaruan Janji Baptis

Umat memperbarui janji baptis memegang lilin bernyala.

Imam menyapa umat dengan kata-kata berikut atau yang kurang lebih sama.

I     Saudara-saudari terkasih, berkat misteri Paskah, dalam pembaptisan kita dikuburkan bersama Kristus supaya bersama Dia kita menghayati hidup yang baru. Oleh karena itu, setelah menjalani puasa selama 40 hari, marilah kita memperbarui janji baptis suci. Dengan janji itu dulu kita telah menolak setan dan perbuatan-perbuatannya dan berjanji mengabdi Allah dalam Gereja Katolik yang kudus.

Jika perlu Konferensi Para Uskup dapat menyesuaikan rumusan kedua dengan keperluan setempat.

I     Apakah Saudara menolak kejahatan dalam diri saudara sendiri dan dalam masyarakat?

U   Ya, saya menolak.

I     Apakah saudara menolak godaan-godaan setan dalam bentuk takhayul, perjudian dan hiburan yang tidak sehat?

U   Ya, saya menolak.

I     Apakah Saudara menolak segala tindakan dan kebiasaan tidak adil dan tidak jujur yang melanggar hak-hak asasi manusia.

U   Ya, saya menolak.

Kemudian Imam melanjutkan:

I     Percayakah Saudara-saudara akan Allah, Bapa yang mahakuasa, Pencipta langit dan bumi?

U   Ya, saya percaya.

I     Percayakah saudara akan Yesus Kristus, putranya yang tunggal, Tuhan kita, yang dilahirkan oleh perawan Maria; yang menderita sengsara, wafat dan dimakamkan; yang bangkit dari antara orang mati, naik ke surga dan duduk di sisi kanan Bapa?

U   Ya, saya percaya.

I     Percayakah Saudara akan Roh Kudus, Gereja katolik yang kudus, persekutuan para Kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan dan kehidupan kekal?

U   Ya, saya percaya.

Sebagai penutup Imam berkata:

I     Allah yang mahakuasa, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, telah melahirkan kita dari air dan Roh Kudus dan telah menganugerahi kita pengampunan dosa. Semoga dengan rahmat-Nya Ia menjaga kita sampai ke hidup yang kekal, dalam Kristus Yesus Tuhan kita.

U   Amin.

Doa Umat

I     Marilah kita panjatkan doa kepada Bapa di surga, yang telah membangkitkan Yesus Kristus, Putra-Nya dari kematian, agar kita dapat menemukan hidup sejati pada-Nya.

L    Bapa Yang Mahakasih, ajarilah kami para pengikut Kristusagar dapatmenerima sakramen-sakramen misteri Paskah dengan penuh hasrat dan niat yang murni agar kami semakin dimampukan untuk menghayati hidup sejati sesuai dengan janji baptis kami. Kami mohon . . .

U   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L    Bapa Yang Mahabaik, semoga kebangkitan Putra-Mu menjiwai para pemimpin dan seluruh rakyatsetanah air, agar kami bersama-sama bangkit dan berjuang serta bersatu padu mengatasi masalah termasuk pandemi virus Corona yang kami alami saat ini. Kami mohon . . .

U   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L    Bapa Yang Mahapemurah, semoga pada malam ini, saudara kami yang mengalami krisis kepercayaan, yang lengah dan acuh tak acuhikut membarui janji baptis dan menyadari kembali tanggung jawab mereka menjadi pengikut Putra-Mu. Kami mohon . . .

U   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L    Bapa, perkenankanlah semua yang telah meninggal sebagai orang-orang yang sudah ditandai dengan pembaptisan, malam ini menghayati sukacita Paskah sepenuhnya di surga. Kami mohon …….

U   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L    Bapa Yang Mahakasih, semoga iman akan Kristus yang bangkit memperteguh kami yang dalam perayaan Paskah ini berkumpul sebagai saudara, dalam menunaikan tugas kami masing-masing di dunia. Kami mohon . . .

U   Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

I     Allah Bapa kami yang mahakuasa dan kekal, Bapa Tuhan kami Yesus Kristus, kami telah dilahirkan kembali dari air dan Roh Kudus, dan telah diampuni dosa-dosa kami. Bawalah kami berkat rahmat yang telah diperoleh Kristus Putra-Mu, memasuki Paskah Raya Abadi. Demi pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

LITURGI EKARISTI

Persiapan Persembahan

Doa Persiapan Persembahan

I     Ya Allah, sudilah menerima doa dan persembahan umat-Mu. Semoga berkat karya-Mu perayaan Ekaristi, yang berawal dari misteri Paskah, memberi kami kekuatan untuk mencapai hidup yang kekal. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin.

PrefasiPaskah 1

Kudus

DOA SYUKUR AGUNG

Bapa Kami 

Anak Domba Allah

Doa saat Komuni secara rohani

Di bawah kaki-Mu, ya Yesus,

aku bersujud dan dari penyesalan hatiku 

memohonkan pengampunan-Mu,

sebab aku ini hina karena ketidakpantasanku  

di hadapan keluhuran-Mu yang Maha Agung. 

Aku bersujud bakti kepada-Mu

di dalam sakramen kasih-Mu, Ekaristi yang mahaluhur.

Aku ingin menyambut-Mu untuk tinggal di dalam diriku

yang walaupun tidak pantas namun berserah kepada-Mu.

Sementara menanti akan kebahagiaan akan komuni sakramental,

aku ingin memiliki-Mu secara rohani.

Datanglah kepadaku, ya Yesusku,

sebab aku hanya bisa datang kepada-Mu!

Semoga cinta-Mu memenuhi keseluruhan diriku

baik saat hidup maupun mati.

Aku percaya kepada-Mu,

aku berharap kepada-Mu,

aku mencintai-Mu.  Amin.

Antifon Komuni    Bdk. 1Kor. 5:7-8

*    Kristus, Anak Domba kita, sudah dikurbankan.

      Marilah kita merayakan pesta dengan roti tak beragi,

      yakni kesucian dan kebenaran. Alleluya.

Doa sesudah Komuni

I     Marilah kita berdoa.

      Ya Allah, kami telah Engkau segarkan dengan santapan Paskah. Maka, kami mohon, curahkanlah Roh kasih-Mu kepada kami dan buatlah kami semakin sehati sejiwa dalam kasih sayang-Mu, bangkit dari kegelapan dan bersemangat mewartakan Injil, bersama  Kristus Yesus, Tuhan dan Penyelamat kami, kini dan sepanjang segala masa.

U   Amin.

RITUS PENUTUP

Berkat Meriah

I     Semoga berkat perayaan Paskah hari ini Allah Yang Mahakuasa

      memberkati Saudara dan melindungi Saudara dari segala bahaya dosa.

U   Amin.

I     Semoga Allah, yang memulihkan hidup Saudara

      lewat kebangkitan Putra Tunggal-Nya,

      memenuhi hati Saudara dengan karunia-karunia abadi.

U   Amin.

I     Semoga sesudah memperingati hari-hari sengsara Tuhan

      dan merayakan pesta Paskah dengan gembira,

      Saudara diantar Tuhan memasuki pesta sukacita abadi.

U   Amin.

I     Dan semoga Saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa:     

Bapa, (…) dan Putra, dan Roh Kudus.

U   Amin.

Pengutusan

I     Perayaan Ekaristi sudah selesai.

      Al- le- lu-   ya,    Al- le     –         lu   –    ya.

U   Syukur kepada Al-lah

      Al- le- lu-   ya,    Al- le     –         lu   –    ya.

I     Ma- ri-lah per-gi,  ki-ta di- u-   tus.

U   A-min.

MASA PASKAH

HARI RAYA PASKAH MINGGU PAGI

Misa Hari Raya

A-B-C

RITUS PEMBUKA

(lilin Paskah sudah berada di tempatnya. Tidak ada perarakan)

Antifon Pembuka            – Bdk. Mzm. 139:5-6

*    Aku telah bangkit dan tetap bersama Engkau, Alleluya.

      Tangan kanan-Mu Engkau tumpangkan atas diriku, Alleluya.

      Kebijaksanaan-Mu sangat menakjubkan, Alleluya.

Pengantar

Tobat

I     Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah wafat,

      namun bangkit dengan mulia, mengalahkan maut dan dosa.

      Tuhan, kasihanilah kami.

U   Tuhan, kasihanilah kami.

I     Engkau telah wafat, namun bangkit dengan mulia,

      dan membangkitkan iman, harapan, serta cinta kasih kami.                                                  

      Kristus, kasihanilah kami.

U   Kristus, kasihanilah kami.

I     Engkau telah wafat, namun bangkit dengan mulia,

      dan membangkitkan kami dari kematian dosa untuk hidup kekal.                                         Tuhan, kasihanilah kami.

U   Tuhan, kasihanilah kami.

Madah Kemuliaan

Doa Pembuka

I     Marilah kita berdoa (hening sejenak)

      Ya Allah, pada hari ini dengan pengantaraan Putra Tunggal-Mu Engkau telah menaklukkan kematian dan membuka bagi kami pintu keabadian. Semoga kami yang merayakan pesta kebangkitan Tuhan dibarui oleh Roh-Mu dan bangkit dalam terang kehidupan. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

U   Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama Kis. 10:34a.37-43

L    Pembacaan dari Kisah Para Rasul:

“Kami telah makan dan minum bersama dengan Yesus

setelah Ia bangkit dari antara orang mati”

            Sekali peristiwa Allah menyuruh Petrus pergi ke rumah perwira Kornelius. Di sana Petrus berkata, “Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea, sesudah pembaptisan yang diberitakan oleh Yohanes, yaitu tentang Yesus dari Nazaret: Bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh dan kuat kuasa. Yesus itulah yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

            Kami adalah saksi dari segala sesuatu yang diperbuat Yesus di tanah Yudea maupun di Yerusalem! Dia telah dibunuh dan digantung pada kayu salib. Tetapi Allah telah membangkitkan Dia pada hari yang ketiga. Dan Allah berkenan bahwa Ia menampakkan diri, bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah, yaitu kepada kami yang telah makan dan minum bersama dengan Dia setelah Ia bangkit dari antara orang mati.

            Dan Yesus telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati. Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan  Mzm. 118:1-2.16ab.17.22-23; Ul:24

Ulangan:

Pada hari ini Tuhan bertindak!

Mari kita rayakan dengan gembira.

Ayat:

1.   Bersyukulah kepada Tuhan, sebab Ia baik! Kekal abadi kasih setia-Nya. Biarlah Israel berkata, “Kekal abadi kasih setia-Nya.”

2.   Tangan kanan Tuhan berkuasa meninggikan, tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan! Aku tidak takut akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan Tuhan!

Bacaan Kedua Kol. 3:1-4

L    Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada jemaat di Kolose:

“Carilah perkara yang di atas, di mana Kristus berada.”

      Saudara-saudara, kamu telah dibangkitkan bersama dengan Kristus. Maka carilah perkara yang di atas, di mana Kristus berada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati, dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus dalam Allah. Kristuslah hidup kita! Apabila Ia menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U   Syukur kepada Allah.

Madah Paskah (Sekuensia) – MB 428

Alleluya 1Kor. 5:7b-8a

S    Alleluya                                      

U   Alleluya

S    Mari kita merayakan perjamuan Paskah,

      sebab Yesus Kristus sudah dikurbankan.

U   Alleluya.

Bacaan InjilYoh. 20:1-9

I     Inilah Injil Yesus Kritus menurut Yohanes:

“Yesus harus bangkit dari antara orang mati.”

            Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur Yesus, dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. Maka ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus. Ia berkata kepada mereka, “Tuhan telah diambil orang dari kubur-Nya, dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan.”

            Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur. Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu belari lebih cepat daripada Petrus, sehingga ia lebih dahulu sampai kubur. Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kafan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam.

            Maka tibalah juga Simon Petrus menyusul dia, dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kafan terletak di tanah, sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kafan itu, tetapi agak di samping, tempat yang lain, dan sudah tergulung.

            Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai ke kubur itu; ia melihatnya dan percaya. Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci, yang mengatakan bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.

Demikianlah Injil Tuhan.

U   Terpujilah Kristus.

Homili

Pembaruan Janji BaptisMB 427

Doa Umat

I     Kristus, Sang Mesias sumber kehidupan, telah dibangkitkan oleh Allah. Kristus juga akan membangkitkan kita dengan kasih karunia-Nya. Maka marilah kita berdoa.

L    Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah awal dan akhir. Engkau telah wafat namun hidup kembali. Semoga kami semua yang telah dibaptis selalu berjuang melawan kejahatan dan tetap setia sampai mati mengamalkan semangat pengorbanan-Mu di tengah masyarakat. Kami mohon . . .

U   Kristus, sumber kehidupan, selamatkanlah kami.

L    Kristus Tuhan, Engkaulah cahaya dan keselamatan segala bangsa. Terangilah kiranya para pemimpin bangsa-bangsa agar selalu menggalang persatuan dan kerukunan di antara para bangsa demi perdamaian dan kesejahteraan umat manusia.Kamimohon …..

U   Kristus, sumber kehidupan, selamatkanlah kami.

L    Kristus Tuhan kami, Engkaulah kebangkitan dan kehidupan. Tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada mereka yang sakit, yang menderita dan yang menghadapi ajal, agar mereka semua dikuatkan dan diteguhkan berkat kebangkitan-Mu.

      Kami mohon . . .

U   Kristus, sumber kehidupan, selamatkanlah kami.

L    Ya Kristus, Engkaulah batu yang dibuang oleh para tukang, tetapi terpilih menjadi batu sendi. Gunakanlah kami sebagai batu-batu hidup dalam membangun masyarakat yang rukun dan adil makmur merata. Kami mohon . . .

U   Kristus, sumber kehidupan, selamatkanlah kami.

I     Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah bangkit dan tetap tinggal bersama kami. Tuntunlah kami kepada Bapa dalam iman, harapan, dan kegembiraan. Sebab Engkaulah Tuhan dan Pengentara kami.

U   Amin.

LITURGI EKARISTI

Doa Persiapan Persembahan I

I     Allah Bapa penuh cinta, terimalah kurban yang kami persembahkan kepada-Mu di tengah sukacita Paskah. Dengan kurban ini, Gereja-Mu Engkau perbarui dan Engkau pelihara secara mengagumkan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U   Amin

Prefasi Paskah I

Doa Syukur Agung

Komuni

Doa saat Komuni secara rohani

Di bawah kaki-Mu, ya Yesus,

aku bersujud dan dari penyesalan hatiku 

memohonkan pengampunan-Mu,

sebab aku ini hina karena ketidakpantasanku  

di hadapan keluhuran-Mu yang Maha Agung. 

Aku bersujud bakti kepada-Mu

di dalam sakramen kasih-Mu, Ekaristi yang mahaluhur.

Aku ingin menyambut-Mu untuk tinggal di dalam diriku

yang walaupun tidak pantas namun berserah kepada-Mu.

Sementara menanti akan kebahagiaan akan komuni sakramental,

aku ingin memiliki-Mu secara rohani.

Datanglah kepadaku, ya Yesusku,

sebab aku hanya bisa datang kepada-Mu!

Semoga cinta-Mu memenuhi keseluruhan diriku

baik saat hidup maupun mati.

Aku percaya kepada-Mu,

aku berharap kepada-Mu,

aku mencintai-Mu.  Amin.

Antifon Komuni1Kor. 5:7-8

*    Kristus, Anak Domba Paskah kita sudah dikurbankan, Alleluya, maka marilah kita berpesta dengan roti tak beragi, yakni kesucian dan kebenaran, Alleluya.

Doa sesudah Komuni

I     Marilah kita berdoa.                                                                      

      Ya Allah, lindungilah Gereja-Mu dengan kasih-Mu yang abadi, agar setelah Engkau barui dengan perayaan misteri Paskah, umat-Mu sampai pada kemuliaan kebangkitan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.  

U   Amin.

RITUS PENUTUP

Berkat Meriah

        Pada akhir Perayaan Ekaristi, Imam dapat menggunakan rumus meriah untuk memberikan berkat. Untuk berkat penutup Ekaristi hari ini cocok sekali apabila Imam menggunakan rumus berkat meriah Ekaristi Vigili Paskah.

I     Semoga berkat perayaan Paskah hari ini Allah Yang Mahakuasa

      memberkati Saudara dan melindungi Saudara dari segala bahaya dosa.

U   Amin.

I     Semoga Allah, yang memulihkan hidup Saudara

      lewat kebangkitan Putra Tunggal-Nya,

      memenuhi hati Saudara dengan karunia-karunia abadi.

U   Amin.

I     Semoga sesudah memperingati hari-hari sengsara Tuhan

      dan merayakan pesta Paskah dengan gembira,

      Saudara diantar Tuhan memasuki pesta sukacita abadi.

U   Amin.

I     Dan semoga Saudara sekalian diberkati oleh Allah yang mahakuasa:     

Bapa, (…) dan Putra, dan Roh Kudus.

U   Amin.

Pengutusan

Untuk pengutusan umat dilagukan/diucapkan rumus berikut.

I     Perayaan Ekaristi sudah selesai. Alleluya, Alleluya.

D    Syukur kepada Allah. Alleluya, Alleluya.

I    Marilah pergi. Kita diutus.

U    Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here