Yesus, Tanda Keselamatan Allah

0
335 views
Karya agung, karya keselamatan. (Romo Suhud SX)

Rm 1 : 1-7 dan Luk 11: 29-32

Yesus mengatakan bahwa orang sezaman-Nya adalah angkatan yang jahat. Angkatan ini mencari tanda lain, selain tanda dari Allah, yaitu kasih karunia Allah yang tampak dalam diri Yesus Kristus sendiri.

Yesus menyembuhkan orang sakit, orang lumpuh dibuat berjalan, orang buta melihat, orang tuli mendengar dan yang bisu berbicara.

Yesus mengusir roh jahat dan menghidupkan orang yang sudah mati. Seharusnya, orang yang hidup sezaman dengan Yesus menerima Yesus.

Yesus membandingkan diri-Nya dengan Nabi Yunus dan Raja Salomo. Yunus yang mentobatkan orang Niniwe dan Salomo yang membuat kagum banyak orang, termasuk Ratu dari Selatan, jauh kalah dari Yesus.

Tetapi mengapa mereka tidak mau menerima Yesus? Mereka tidak menerima Yesus, karena hati mereka tertutup dengan kedengkian dan kebencian terhadap Yesus.

Keterbukaan dan kedekatan hati dengan seseorang, memampukan kita menerima sesama. Maka terkait dengan iman akan Yesus, kita mesti memiliki keterbukaan dan kedekatan hati dengan Yesus.

Orang yang terbuka hati dan dekat dengan Yesus, akan seperti Niniwe yang bertobat. Orang yang terbuka hatinya, akan selalu mencari dan menemukan Yesus yang penuh hikmat dan sumber kebijaksanaan ilahi.

Doaku: Ya Tuhan Yesus, bantulah saya supaya selalu terbuka hatiku, berjuang untuk selalu mendekatkan diri pada-Mu, agar hidupku selalu dibaharui, memiliki kebijaksanaan ilahi dan menikmati hidup yang kekal. Amen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here