Dipanggil Menjadi Nabi yang Baik

0
51 views
Dipanggil menjadi raja, imam dan nabi yang baik

Bacaan 1: 2Raj 22:8-13; 23:1-3

Injil: Mat 7:15-20

Lho memangnya ada nabi yang tidak baik? Banyaklah pastinya, bahkan hingga hari ini. Beberapa waktu lalu kita juga mendapatkan bacaan bagaimana Nabi Elia membinasakan ratusan “nabi palsu” di Gunung Karmel (1Raj 18:20-39).

Para nabi palsu itu telah menyesatkan bangsa Israel dengan mengajak menyembah para dewa Baal (dewa Kanaan).

Sebagai orang katolik, kita memiliki tiga panggilan yaitu dipanggil menjadi raja, imam dan nabi.

Panggilan sebagai imam bukan hanya bagi yang tertahbis, namun semua umat kristiani dipanggil untuk menguduskan orang-orang di sekitarnya. Panggilan sebagai raja adalah panggilan untuk menjadi pemimpin.

Sedangkan panggilan sebagai nabi adalah diutus untuk mewartakan sabda Allah.

Tiga panggilan ini telah disampaikan oleh Tuhan Yesus sendiri kepada para pengikut-Nya. Panggilan yang mendasarkan hidup dibawah pimpinan Roh-Nya. Dan seperti yang disampaikan Tuhan Yesus dalam bacaan hari ini, mereka yang menjalankan tiga panggilan itu bisa dilihat dari “buah-buahnya”, yaitu karya dan hidupnya.

“Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.

Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?”

Demikian sabda-Nya.

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, jadi saat kita menemukan ‘buah jatuh’ yang baik pasti disekitarnya ada pohonnya yang baik pula. Anak tumbuh menjadi orang baik karena dididik oleh orang tua yang baik pula.

Sebagai pemimpin umat, Raja Yosia dan imam Hilkia melakukan hal yang benar di hadapan Allah. Raja merevitalisasi “Rumah Tuhan” dan kehidupan beragama yang sempat hancur oleh para nabi palsu. Raja Yosia mengajak seluruh rakyat Yehuda dan Yerusalem bertobat dan kembali menyembah-Nya dan mengadakan “perjanjian dengan Tuhan” untuk hidup menurut perintah-perintah-Nya.

Raja Yosia telah memenuhi dan menjalankan panggilan-Nya menjadi “Raja, Imam dan Nabi” yang baik.

Pesan hari ini

Mari jalani panggilan menjadi “nabi” yang baik, mewartakan Kabar Sukacita dari Allah, agar tidak ditebang dan dibuang ke dalam api yang tak pernah padam.

“Pemimpin yang baik pertama-tama harus menjadi pelayan yang baik.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here