Home BERITA Hidup adalah Kesempatan

Hidup adalah Kesempatan

0
5,020 views
Kunci untuk sukses dalam hidup. (Ist)

Bacaan 1 Why 4:1 – 11
Injil Luk 19:11 – 28

HIDUP ini adalah kesempatan, hidup ini untuk melayani Tuhan. Jangan sia-siakan waktu yang Tuhan beri. Hidup ini hanya sementara, hidup ini dibatasi oleh waktu, tidak selamanya kita mudah, tidak selamanya kita kuat.

Dan tidak selamanya kita hidup, setiap menit, hari, bahkan tahun-tahun yang kita jalani, adalah waktu yang menentukan kekekalan. Waktu adalah kesempatan untuk mengumpulkan nilai-nilai kekal.

Ini adalah sepenggal lirik dari sebuah lagu yang berjudul, “Hidup ini adalah kesempatan”, lagu yang sangat kusuka.

Tak seorang pun mampu mengubah masa lalunya namun setiap orang bisa merencanakan masa depannya. Manusia merencanakan yang baik, namun Tuhan punya yang terbaik.

Tuhan telah memberi anugerah, kesempatan, waktu dan perlengkapan untuk hidup bagi Kristus. Itu semua adalah investasi Tuhan yang Ia tanam dalam setiap pribadi manusia.

Namun Allah tidak pernah memberi suatu ukuran sampai dimana orang harus mengembangkan karunianya.

Bacaan hari ini mirip dengan beberapa hari lalu. Matius dalam perumpamaan talentanya, sedangkan Lukas memberi perumpamaan tentang mina. Mata uang yang berharga 100 dinar (100 hari upah kerja) dan lebih kecil dari talenta.

Majikan yang kemudian pergi jauh untuk pelantikannya sebagai raja telah memberikan kepercayaan kepada kesepuluh hambanya untuk mengembangkan uangnya.

Namun hanya disebutkan tiga hamba dari sepuluh hamba, dimana yang dua pertama berhasil menggandakan mina-nya sedangkan yang ketiga tidak berbuat apa-apa namun malah mengutukinya dan mina-nya diambil daripadanya.

Sedangkan mereka yang menentangnya sebagai raja, lalu dibunuh.

Sebuah kesempatan telah diberikan majikan, ternyata disia-siakan oleh hamba nomor tiga.

Sama dengan Matius, ini adalah sebuah alegori akhir jaman. Ada saat dimana Tuhan Yesus pergi (naik ke surga) dan kemudian akan datang lagi meminta pertanggunganjawab umat-Nya atas karunia (investasi mina) yang telah Ia berikan.

Tuhan ingin umat-Nya tidak tinggal diam namun tetap berusaha mengerjakan keselamatannya.

Dalam Kitab Wahyu juga mengambil tema pentahtaan raja, yaitu Anak Manusia. Sebuah penglihatan dari ruang ilahi, dimana yang ilahi hadir sebagai badai besar dan ketujuh obor adalah tujuh kesempurnaan Roh Allah.

Penglihatan kemudian dilanjutkan dengan puji-pujian yang menggambarkan ibadat sejati Allah terjadi di surga.

Pesan hari ini

Kesempatan tidak datang dua kali. Tuhan telah memberi karunia-mina untuk melayani-Nya, maksimalkan kesempatan itu. Tidak ada batasan tertentu namun yang jelas Ia tidak ingin umat-Nya hanya diam saja. Bagi yang setia dalam perkara kecil maka ia akan naik tingkat.

Hidup ini berat jika kamu terlalu memikirkannya. Tetaplah pakai maskermu dan jaga jarakmu.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here