KDS St. Paulus Jakarta Selenggarakan Retret “Hidupku Berharga” untuk Lima Panti Asuhan

0
36 views
Retret "Hidupku Berharga "untuk para penghuni lima panti asuhan di Jakarta bersama Komunitas Sabda dan Doa St. Paulus Jakarta. (Vincent Suriadinata)

KOMUNITAS Doa dan Sabda (KDS) St. Paulus) Jakarta baru saja menyelesaikan  selesai menyelenggarakan Retret dengan tema “Hidupku Berharga”, Sabtu-Minggu 20-21 April 2024, di Oakwood Hotel TMII, Jakarta Timur. Retret ini diikuti oleh 85 anak dari lima panti asuhan: PA Vincentius Putera, PA Vincentius Puteri, PA Desa Putra, PA Yayasan Sinar Pelangi, dan PA Abhimata.

Hadir sebagai narasumber dalam retret ini yakni Romo Yohanes Aristanto MSF – moderator KDS St. Paulus Jakarta. Juga ada Romo Frans Kristi Adi Pr – Sekretaris Eksekutif Komisi Kepemudaan KWI, dan Regina Tresia Puspayanti S.

Sesi permainan outbound mengisi program acara Retret “Hidupku Berharga” yang diadakan oleh Komunitas Doa dan Sabda St. Paulus Jakarta untuk para penghuni lima panti asuhan. (Vincent Suriadinata)
Wajah-wajah sumringah – para peserta dan panitia program acara Retret “Hidupku Berharga” untuk para penghuni lima panti asuhan yang dibesut oleh Komunitas Sabda dan Doa St. Paulus Jakarta. (Vincent Suriadinata)

Besarlah kasih Allah

Materi yang disampaikan berisi ajakan untuk menumbuhkan kesadaran kepada para peserta bahwa begitu besar kasih Allah Bapa kepada mereka sehingga mereka juga menjadi sangat layak dan berharga untuk dicintai. Selain itu ada pula berbagai permainan yang dikemas dalam outbond sehingga semakin menarik dan memudahkan peserta untuk memahami dan memaknai nilai-nilai yang hendak disampaikan dalam retret ini.

Ketua Panitia Retret “Hidupku Berharga” Vincent Suriadinata menjelaskan, kegiatan retret ini bukanlah pertama kali diadakan KDS St. Paulus Jakarta.

Tiga imam menutup program Retret “Hidupku Berharga” yang diadakan oleh Komunitas Doa dan Sabda St. Paulus Jakarta. Ki-ka: Romo Aristanto MSF, Romo Edy Mulyono SJ, dan Romo Frans Kristi Adi Pr. (Vincent Suriadinata)

“Sebelum pandemi Covid-19, kami sudah beberapa kali mengadakan retret semacam ini dan tanggapannya sangat positif dari berbagai panti asuhan yang anak-anaknya mengikuti kegiatan ini. Hal ini mendorong kami untuk kembali melayani dan mendampingi anak-anak agar mereka semua menyadari bahwa hidup mereka sangat berharga di mata Tuhan,” terang Vincent.

Vincent juga merasa bersyukur dan berterimakasih atas dukungan berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan retret ini. “Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada teman-teman panitia, tim outbond, pihak Oakwood Hotel TMII, maupun para donatur yang dengan segala upayanya telah bekerja keras dan membantu pelaksanaan retret ini sehingga berjalan dengan baik dan lancar,” ucapnya.

Banyak program kegiatan

Sementara, Ketua KDS St. Paulus Jakarta, Regina Tresia Puspayanti S menyampaikan, retret ini menjadi salah satu program pelayanan yang dirancang oleh KDS St. Paulus Jakarta.

“Setiap bulan, kami selalu mengadakan kegiatan; baik itu kunjungan ke panti asuhan, ziarah ke gua Maria, maupun mengadakan retret untuk anak-anak panti. Selain itu, juga ada retret untuk para pendamping/pengasuh panti. Hal ini kami lalukan sebagai bentuk pelayanan dan wujud nyata cinta kasih kami khususnya kepada anak-anak panti asuhan dalam bentuk pengolahan hidup rohani,” papar Tresia.

Retret “Hidupku Berharga” ditutup dengan ekaristi bersama Vikep Kategorial Keuskupan Agung Jakarta, Romo Edy Mulyono SJ bersama Romo Yohanes Aristanto MSF, dan Romo Frans Kristi Adi Pr.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here