Kosmonot Rusia Vladimir Komarov, Rela Berkurban demi Yuri Gagarin

0
226 views
Kosmonot Rusia Vladimir Komarov, Rela Berkurban demi Yuri Gagarin.

Bacaan 1: Kis 15:22-31
Injil: Yoh 15:12-17

TAK banyak yang tahu tentang Kosmonot Vladimir Komarov. Kosmonot Uni Soviet pertama yang terbang ke luar angkasa lebih dari sekali, sekaligus pertama yang tewas dalam misi luar angkasa.

Komarov adalah sahabat karib Yuri Gagarin, kosmonot Soviet terkenal lainnya.

Saat itu, Presiden Leonid Brezhnev ingin, dalam ulang tahun Soviet ke-50 ada acara spektakuler luar Angkasa. Namun dua kosmonot tadi beserta semua ahli pesawat luar Angkasa Soviet mengetahui, bahwa Soyuz 01 dan 02, pesawat luar Angkasa legendaris Soviet sedang tidak baik-baik.

Tidak ada yang berani menolak rencana Brezhnev tersebut.

Sebagai kosmonot senior Komarov terpilih sebagai pilot Soyuz 01. Jika ia menolak, maka kosmonot Yuri Gagarin sebagai cadangan, akan menggantikannya. Komarov tidak mau hal ini terjadi, karena ia begitu mengasihi Yuri dan ingin sebagai penerusnya dikemudian hari.

Sebelum mengudara, Komarov yang yakin ini adalah akhir hidupnya berpesan agar peti matinya harus terbuka saat pemakaman nanti. Hal ini agar pemimpin Soviet dapat melihat apa yang telah mereka lakukan terhadapnya.

Apa yang dikuatirkan terjadi, Soyuz 01 jatuh dengan kecepatan tinggi ke stepa di Orenberg pada 24 April 1967 pukul tujuh pagi.

Komarov tewas, kabin pesawat meledak karena benturan.

Ia berkorban nyawa agar sahabatnya Yuri Gagarin tetap hidup.

“Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.”

Demikian perintah Yesus dalam perpisahan-Nya dengan para murid, agar kita semua saling mengasihi.

Misi Rasul Paulus dan Barnabas saat Konsili Yerusalem bisa dikatakan berhasil.

Mereka berdua sangat mengasihi jemaat Kristen non-Yahudi Antiokhia dan memperjuangkannya agar terbebas dari melaksanakan Hukum Taurat. Pemaksaan itu dilakukan oleh para pengajar Farisi Kristen yang sangat fanatik.

Perjalanan dari Antiokhia ke Yerusalem tentu tidak mudah dan sungguh mempertaruhkan nyawa.

Namun, perjuangan mereka berdua mendapat dukungan para rasul inti di Yerusalem.

Pesan hari ini

Kasih sahabat mampu mengalahkan segalanya.

Yesus begitu mengasihi umat Allah sehingga rela menyerahkan nyawa-Nya untuk menebus dosa umat-Nya agar mendapat kasih karunia hidup kekal.

“Saat kamu memandang salib dan Hosti Suci, kamu memahami betapa Yesus mencintaimu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here