Menghargai Kasih Ibu

0
627 views
Doa Ibu by Romo Antonius Suhud SX.

KASIH seorang ibu senantiasa hadir dalam perjalanan hidup anak-anaknya. Kasih sayangnya tak lekang oleh waktu.

Suatu hari, seorang pemuda didatangi oleh dua orang polisi. Pemuda ini seorang pengusaha yang kaya, namun penampilannya sangat sederhana. Ketika polisi itu datang, pemuda itu hendak beranjak ke kantor perusahaannya. Ia terkejut melihat dua sosok polisi yang kurang dikenalnya itu.

  • “Mengapa pagi-pagi begini bapak-bapak menemui saya?” tanyanya.
  • “Kami ingin mengingatkan bapak bahwa bapak sedang diincar untuk diculik,” jawab salah seorang polisi.
  • Pengusaha muda itu terkejut mendengar hal itu. “Apakah sudah ada tanda-tanda?” tanya pemuda itu lagi.
  • Polisi yang lain menjelaskan bahwa tadi malam mereka meringkus kawanan penculik. “Sebenarnya mereka ingin menculik Anda. Mereka menculik dan menghabisi parner bisnis Anda,” kata polisi yang lain.
  • “Lalu apa hubunganya dengan saya?” tanya pengusaha muda itu.
  • Polisi menjelaskan, “Mereka tidak jadi menculik Anda, karena mereka melihat Anda mengenakan pakaian yang ditambal. Mereka menduga Anda tidak sekaya yang dibayangkan. Mereka berpikir, tidak mungkin seorang pengusaha kaya memakai pakaian yang ditambal.”
  • Perasaan pengusaha muda itu bergejolak tidak menentu setelah mendengar keterangan polisi. Tidak disangka bahwa tambalan celana yang tak terduga itu telah menyelamatkan nyawanya. Tambalan itu dibuat ibunya, ketika ia mengalami kecelakaan mobil beberapa minggu sebelumnya.

Kasih yang hangat

Kasih ibu senantiasa mengalir dalam hidup manusia meski manusia telah meraih cita-citanya. Seorang ibu tetap peduli terhadap anak-anaknya, meski sering anak-anaknya cuek terhadap dirinya. Apa saja bisa dilakukan seorang ibu demi keberhasilan hidup seorang anak.

Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk tetap menghargai kasih ibu kepada kita. Pengusaha muda itu lolos dari penculikan yang mengancam nyawanya berkat tangan terampil sang ibu. Ia mengenakan celana sobek yang telah ditambal ibunya. Ia tampil sebagai orang yang sederhana yang tidak menampakkan bahwa dia orang muda yang kaya.

Seorang ibu yang baik selalu berkorban bagi anak-anak yang dilahirkannya. Ia tidak pernah melupakan anak-anaknya. Ia tetap menyertai perjalanan hidup anak-anaknya, apa pun yang terjadi. Bahlan ia mengurus diri mereka sampai hal-hal yang sekecil-kecilnya.

Namun sering kasih ibu kurang dihargai. Banyak anak menganggap remeh karya-karya sang ibu. Mereka merasa bahwa karya yang kecil-kecil itu kurang bermanfaat bagi hidup mereka. Akibatnya, mereka pun sering menjauh dari sang ibu. Padahal kasih sayang ibu selalu hangat.

Kasih sayang ibu tak lekang oleh waktu.

Mari kita terus-menerus memberi penghargaan terhadap ibu yang senantiasa mengasihi kita.

Dengan demikian, hidup kita mengalami sukacita dan damai. Tuhan memberkati.

Frans de Sales SCJ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here