Persekutuan, Sehati, dan Sejiwa

0
193 views
Ilustrasi - Kawanan rusa. (Ist)

Bacaan 1: Kis 4:32 – 35
Bacaan 2: 1Yoh 5:1 – 6
Injil: Yoh 20:19 – 31

HIDUP berkelompok atau melakukan interaksi sosial tidak eksklusif untuk manusia saja. Faktanya, banyak spesies hewan yang hidup dalam kelompok sosial.

Rusa adalah salah satu hewan yang hidupnya bergerombol dalam satu kawanan. Biasanya saat mereka sedang makan di padang rumput, ada satu rusa yang bertugas menjaga akan bahaya hewan buas pemangsa.

Rusa penjaga itu selalu mengingatkan anggotanya yang terpisah dan memberi tanda bahaya.

Terpisah dari kawanan adalah risiko tinggi bagi rusa, dimangsa oleh para pemangsanya yang sudah mengintai. Maka tetap bersatu dalam kawanan adalah sungguh penting demi keselamatan mereka.

Persekutuan berarti berkumpul dalam satu persaudaraan iman kepada Kristus.

Dalam kondisi iman terpuruk dan dikejar-kejar orang-orang Yahudi, maka para murid memilih hidup bersama dalam persekutuan iman.

Mereka tetap tekun berdoa dalam kebersamaan. Apa yang mereka miliki menjadi milik bersama saling berbagi, sehati dan sejiwa. Tidak ada seorang pun yang berkekurangan di antara mereka.

Itulah cara hidup Gereja Perdana. Cara hidup saling mengasihi sebagai sesama anak-anak Allah. Wujud mengasihi Allah dengan cara melakukan perintah-perintah-Nya.

Tuhan Yesus pernah bersabda, di mana dua atau tiga orang berkumpul, maka Aku hadir disitu. Hal itu digenapi-Nya, saat Ia menampakkan Diri kepada persekutuan murid-Nya yang sedang mengunci diri di sebuah rumah.

Tuhan Yesus hadir dengan menembus batas ruang dan waktu.

“Damai sejahtera bagi kamu,” demikian salam-Nya kepada mereka.

Dalam kehadiran-Nya selain memberi pengutusan, Tuhan juga menghembusi Roh Kudus untuk memberikan kekuatan iman dalam mewartakan. Sebab Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran.

“Terimalah Roh Kudus.”

Dalam kesempatan itu, Tomas salah seorang rasul-Nya sempat tidak mengalami sukacita kebangkitan Kristus. Namun pada akhirnya, ia percaya setelah seminggu kemudian Tuhan kembali hadir dalam persekutuan itu.

Banyak di antara kita masih seperti Thomas, sulit percaya Kebangkitan Kristus Tuhan.

Pesan hari ini

Persekutuan iman sungguh penting, sebab Tuhan selalu hadir di situ. Dengan kehadiran-Nya, kita menerima Roh Kudus serta pengutusan pewartaan.

Selalu sehati dan sejiwa, percayalah meski tidak melihat-Nya secara langsung.

“Kebenaran itu sesuatu yang unik, tidak berawal dan berakhir, mampu menembus ruang dan waktu. Tetaplah pakai maskermu dan jaga jarakmu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here