Pesan Terakhir

0
166 views
Pesan terakhir

Bacaan 1: 1Raj. 2:1-4,10-12

Injil: Mrk. 6:7-13

Di makam keluarga (leluhur) kami tertulis pesan terakhir eyang: “Sing padha rukun, jujur lan suci.” Artinya, saling hidup yang rukun, jujur dan suci.

Meski banyak orang ingin menghindari perpisahan namun tetap saja mengalami. Perpisahan memang berat untuk dijalani sebab identik dengan kesedihan, perasaan tak menyenangkan, hingga tangis air mata. Berpisah dengan keluarga, sahabat, hingga memutuskan mengakhiri hubungan dengan kekasih.

Suatu saat ayah akan mati dan anak laki-laki harus sanggup memikul beban tugas keluarga meski tanpa bimbingan ayah lagi. Anak laki-laki tak boleh selalu bergantung pada ayahnya.

Kita bisa merasakan kesedihan yang dirasakan oleh Salomo saat ayahnya, Raja Daud mengucapkan pesan-pesan terakhirnya:

  • Salomo harus berani memikul tanggung jawab sebagai Raja Israel.
  • Mengikuti firman Tuhan, yaitu Taurat Musa. Hikmat sejati hanya ada pada firman Tuhan.
  • Hidup setia di hadapan Tuhan supaya janji-Nya bisa diterimanya.
  • Penghukuman bagi Yoab karena membunuh Abner dan Amasa, dua panglima Israel yang besar.
  • Menghukum mati Simei yang mengutuk Daud (orang yang diurapi Tuhan) secara kejam.
  • Membalas jasa baik orang yang membantu Daud saat dalam pelarian, yaitu Barzilai

Daud mengingatkan Salomo agar membereskan apa yang dia tidak sanggup lakukan. Menghukum orang-orang tidak benar (Yoab dan Simei) agar kerajaannya bebas dari hutang darah.

Kemudian Daud pun mati dan dikuburkan bersama para leluhurnya.

Meski bukan pesan terakhir, Tuhan Yesus juga memberikan pesan-pesan pada para murid-Nya saat akan diutus mewartakan ke kota-kota lain. 

“Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu. Dan kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka.”

Tuhan membekali mereka dengan kuasa Ilahi untuk mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan orang sakit. Dan hanya mengandalkan pada penyertaan Tuhan untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka selama di perjalanan.

Pesan hari ini

Pesan terakhir penting untuk diperhatikan dan dilaksanakan.

Sama seperti pesan Daud dan Tuhan Yesus agar kita semua hidup menurut kehendak-Nya dan hanya mengandalkan-Nya.

“Perpisahaan memang tak akan pernah mudah karena sifat dasar manusia ingin memiliki bukan melepaskan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here