Puncta 01.10.18. Lukas 9:46-50: Yang Terkecil Justru Menjadi yang Terbesar

0
3,107 views
Ilustrasi: Paus dan anak kecil. (Ist)

SEORANG ibu guru bertanya kepada murid-muridnya di kelas apa cita-citanya kelak ketika dewasa. Ingin menjadi apakah kalian kalau sudah besar nanti?

Ada yang menjawab ingin jadi pilot, insinyur, artis terkenal, sarjana komputer, antariksawan, pengusaha sukses dan banyak lagi keinginan mereka luar biasa.

Namun ada seorang anak perempuan yang menjawab bahwa dia ingin menjadi pemandu sorak. Ya ingin jadi cheerleader.

Guru itu bertanya lebih serius apakah betul mau jadi pemandu sorak? Apa tidak ingin jadi orang hebat dan sukses seperti teman-temannya?

“Iya ibu, saya ingin jadi orang yang bertepuk tangan saat orang lain berhasil. Bukankah perlu ada yang memberi apresiasi atau tepuk tangan jika ada teman yang berhasil?

Gadis kecil itu balik bertanya kepada gurunya. Ibu guru itu mengangguk dengan takzim dan kagum atas jawaban tak terduga itu. Pada akhir tahun ajaran ibu guru itu membuat angket kecil kepada semua muridnya, siapa teman yang paling kamu sukai?

Semua jawaban tertuju pada gadis kecil si pemandu sorak. Semua orang kiranya butuh dihargai. Gadis kecil itu menunjukkan kepeduliannya dengan suka membantu teman-teman yang butuh pertolongannya. Ia suka mendahulukan orang lain. Maka ia disukai oleh teman-temannya di kelas.

Hari ini, Gereja merayakan St. Theresia Kanak-Kanak Yesus dan sekaligus membuka Bulan Rosario. Anak kecil seperti Theresia mengajarkan banyak kebajikan.

Yesus berkata, “Barangsiapa menyambut anak ini dalam namaKu, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku. Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar”.

Ada pepatah mengatakan Kecil itu Indah. Keindahannya terletak pada sikap polos, jujur, rendah hati, apa adanya, sederhana dan suci.

Marilah kita menghargai yang kecil. Karena untuk menjadi besar kita harus merendahkan diri menjadi kecil.

Pergi ke pasar membeli kendil. Kendil dihias bunga-bunga. Jangan remehkan mereka yang kecil. Sebab merekalah yang empunya Surga. Berkah Dalem.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here