Dari Sesudah Ekaristi Pagi Hingga Ekaristi Sabtu Sore

0
676 views

INILAH catatan harianku hari Ini
dari sesudah Ekaristi pagi
hingga Ekaristi Sabtu Sore

sesudah Misa Pagi hari ini
di Peringatan Wajib St. Maria Ratu
kubergegas kembali ke Pastoran
untuk sedapat mungkin sarapan
sebabku harus ke Bandungan
mengisi acara para Fransiskan
untuk keadilan dan perdamaian
yang berbasis keberagaman
suku bahasa budaya keagamaan

luar biasa antusiasime Mereka
dalam semangat kerjasama
membangun budaya damai
persaudaraan sejati pun disemai

ada Bruder Suster Frater Imam
tak ketingalan kaum Awam
yang menimba spirit Fransiskus
orang kudus asal Asisi
pejuang pembawa Perdamaian

23 Agsts - Rm Aloysius - Puisi 1_2

disebutnya semua SaudariSaudara
dari Bintang Bulan Matahari Bumi
dari Air Udara hingga Api
jua Tetumbuhan dan Margasatwa

bahkan Kematian pun Saudara
yang selalu dinanti dengan Cinta
bukan dengan bunuh diri
apalagi membunuh Yang Lain
entah dengan senjata
maupun katakata yang bahkan
lebih bengis dari keris
lebih garang dari pedang
(sttt… nggak bunuh diri
atau bunuh Liyan…
kalau saatnya Tiba
apa siapa pun toh mati sendiri…
seturut kehendakNya)

wow acara di Bandungan
begitu Menawan
demi Perdamaian Persaudaraan

23 Agsts - Rm Aloysius - Puisi 1_3

pukul dua Siang aku Pulang
sebabku harus melayani Umatku
mempersembahkan Ekaristi Suci
menyambut Roti Surgawi

pukul tiga kurang seperempat
kutiba di Pastoran Kebon Dalem
lalu berdoa Koronka Kerahiman
pukul tiga sore Tepat
baru kemudian Istirahat

satu setengah jam Kemudian
kubangun lalu mandikan Badan
untuk kemudian Melangkah
setelah mengenakan Jubah
menuju depan pintu utama Gereja
menyambut para Domba
dengan sapaan dan Cinta
seperti biasa…. ya seperti Biasa

segera terbenamlah Matahari
saat Perayaan Ekaristi dimulai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here