Hadir

0
159 views
Keluarga Kudus dari Nazareth. (Ist)

SETIAP kali aku berlibur ke rumah, ibu selalu merasa sangat bahagia. Bukan karena mendapat pelbagai jenis olèh-olèh karena memang aku jarang membawanya. Tetapi karena bertemu dengan salah satu anaknya. Lebih dari itu, karena ada yang menemani.

Kali ini, aku berlibur beberapa hari. Aku sempat menemani beliau. Duduk berdua di kamar tamu. Tanpa banyak bicara. Hanya hadir. Present.

Kehadiran itu hadiah yang amat menenangkan beliau. Biasanya, tatkala sendirian, ibu sebentar-sebentar menanyakan ini dan itu; mencari yang menemaninya di rumah. Tidak demikian selama berdua denganku. Still.

Kehadiran itu juga yang aku rindukan tatkala masih kecil dahulu.

Waktu itu, ibu sebagai kepala sekolah amat sibuk dengan tugas dan tanggungjawabnya. Setelah dari sekolah, ibu biasa aktif di kelompok PKK desa, kecamatan dan kabupaten.

Jarang di rumah. Aku merasa kesepian tanpa kehadiran beliau. Kehadiran orangtua kebutuhan mutlak bagi anak.

Keluarga memang lebih dari kumpulan yang terdiri dari orangtua dan anak-anak.

Keluarga itu pada dasarnya kehadiran dan relasi yang saling meneguhkan. Rumah tangga yang solid dan anggotanya hadir untuk saling mencintai lebih diperlukan daripada rumah besar dengan fasilitas mewah.

Apa gunanya alat-alat canggih ketika warga keluarga tuna komunikasi dan merasa hati dan hidupnya sepi?

Keluarga kudus Nasaret adalah keluarga kecil dan sederhana dengan fasilitas terbatas. Mereka disebut kudus karena mempersembahkan seluruh keluarga bagi Tuhan dan kehendak-Nya. Mereka selalu hadir dan menjadi hadiah satu bagi yang lain. Present.

Keluarga yang utuh (whole) dan sehat (healthy) potensial untuk jadi suci (holy); berbahagia. Bukankah holiness itu memang terkait dengan wholeness dan health?

Di dalam keluarga seperti itu Allah juga selalu hadir. Kehadiran-Nya membuat keluarga itu kudus.

Siapa yang mendambakan keluarga yang kudus (holy) dituntut untuk menjadi orang yang utuh dan sehat. Tidak dengan mengonsumsi makanan empat sehat lima sempurna, tetapi dengan hadir satu sama lain. Present.

Akhirnya, keluarga menjadi kudus ketika menjadi tempat hadirnya Allah di dalam diri setiap anggotanya yang menjadi hadiah satu sama lain.

Hari Raya Keluarga Kudus
30 Desember 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here