Pelita Hati: 02.05.2019 – Percaya, Taat dan Memiliki Hidup

0
613 views

Bacaan Yohanes 3:31-36

Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya. Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorang pun yang menerima kesaksian-Nya itu. Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar. Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”

Sahabat pelita hati,

JUDUL  pelita hati hari ini meruoakan tiga rangkaian kata kunci yang merangkum pewartaan Yohanes tentang sikap iman yang seharusnya dimiliki oleh murid-murid Yesus. Pertama-tama para murid harus memiliki sikap percaya kepada Tuhan dan menaati seluruh perintah-Nya. Jika demikian maka murid-murid Yesus akan memiliki hidup. Percaya bukan sekedar yakin atau meyakini tetapi pertama-tama adalah soal kesanggupan, yakni sanggup menaati kehendak Tuhan. Kadar percaya seseorang itu dapat dinilai dari ketaatannya pada yang diyakini dan dipercayai. Semakin beriman berarti semakin taat. Dan hasil yang diperoleh dari orang yang percaya dan taat adalah akan melihat atau lebih tepatnya memiliki hidup. Bukan pertama-tama hidup jasmani atau manusiawi tetapi memiliki kepenuhan hidup, yakni hidup dalam damai-sejahtera, hidup dalam kasih, hidup dalam kebersamaan yang akan bermuara pada hidup kekal. 

Sahabat terkasih,

Pelita sabda hari ini mengajak kita untuk bertanya kepada diri masing-masing tentang  sejauh mana ketaatan kita kepada Tuhan yang tidak henti melimpahkan kasih-Nya kepada kita? Setiap kali kita bangun tidur dan menghirup udara di pagi hari sejatinya kita sedang menghirup nafas kehidupan yang merupakan anugerah pemberian Tuhan. Hidup dan kehidupan kita tak pernah terlepas dari campur tangan kasih-Nya. Semoga iman kita kepada-Nya semakin mendalam agar kita memiliki hidup karena itulah satu-satunya jalan menuju hidup kekal.

Jika musim buah-buahan,
hati-hatilah menjaga kesehatan.
Percayalah pada maha kasih Tuhan,
sumber hidup dan keselamatan.

dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, rm.istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here