Pelita Hati: 05.04.2020 – Memilih Jalan Kerendahan Hati

0
540 views

Bacaan Matius 21:1-11

Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem dan tiba di Betfage yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: “Pergilah ke kampung yang di depanmu itu, dan di situ kamu akan segera menemukan seekor keledai betina tertambat dan anaknya ada dekatnya. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah keduanya kepada-Ku. Dan jikalau ada orang menegor kamu, katakanlah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya.” Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi: “Katakanlah kepada puteri Sion: Lihat, Rajamu datang kepadamu, Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.” Maka pergilah murid-murid itu dan berbuat seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka. (Mat.21:1-6)

Sahabat terkasih,

SETIAP kali merayakan hari Minggu Palma atau Minggu Daun, biasanya diawali dengan upacara pemberkatan daun palma. Untuk sepanjang sejarah, hari ini kita tidak bisa melaksanakannya tetapi mari kita mencoba mengengangnya. Kutipan Injil yang dipakai adalah Matius 21:1-11. Kisahnya, Yesus menyuruh para murid memilih keledai, bukan kuda. Mengapa? Kuda melambangkan kegagahan dan kekuatan yang biasanya digunakan oleh pasukan berkuda untuk berperang. Keledai dikenal sebagai hewan yang lemah, bertubuh kecil dan tidak bisa berlari kencang.  Ia dikenal sebagai hewan pembawa beban. Jika Tuhan Yesus memilih keledai karena Ia memilih jalan kerendahan hati, rela menderita dan memikul beban dosa umat-Nya. 

Sahabat terkasih,

Semoga kita pun siap menanggapi pengorbanan-Nya dengan meneladan hidup rendah hati-Nya. Siapkah Anda?

Burung Merpati burung Dara,
bulunya putih lambang ketulusan cinta.
Pekan suci adalah  Minggu sengsara,
menyambut Tuhan Raja yang menderita

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here