Pelita Hati: 19.09.2019 – Kasih-Mu Tiada Duanya

0
623 views

Bacaan Lukas 7:36-50

Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan. Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu. Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: “Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa.” Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: “Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!” (Luk. 7:36-39.50)

Sahabat pelita hati,

KASIH Tuhan tiada duanya. Ia memberikan kasih-Nya kepada siapa pun juga yang dengan rendah hati memohon kepada-Nya. Yang pernah merasakan berkah-Nya datang dari beragam latar belakang, ada yang datang dari kalangan pendosa, ada orang miskin sederhana dan juga ada dari kalangan elit seperti kepala rumah ibadat Yahudi. Tuhan tak membatasi ke mana berkah-Nya ditujukan, sebagaimana Ia juga tidak membatasi relasi dan pergaulannya. 

Sahabat terkasih,

Kini kita berjumpa dengan kisah Yesus yang diundang oleh orang Farisi untuk perjamuan makan di rumahnya. Namun orang Farisi yang memiliki tabiat buruk yakni mencari-cari kesalahan Tuhan mulai mempersalahkan-Nya ketika Tuhan menerima seorang perempuan pendosa yang mohon belas kasihan itu. Ujung akhir dari perjumpaan yang mengharukan itu adalah Tuhan menyatakan anugerah kasih-Nya: “Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!”

Sahabat terkasih,

Tuhan tak membeda-bedakan dalam berpelayanan dan tak menghentikan karya kasih-Nya walau banyak mengalami tantangan.  Semoga warta sabda hari ini semakin meneguhkan kita untuk menyandarkan hidup kita pada maha kasih-Nya. Tak ada alasan bagi kita untuk takut, karena Ia selalu beserta. 

Di sana gunung di sini gunung,
di tengah-tengah ada danaunya.
Jangan bimbang apalagi bingung,
kasih Tuhan tiada batasnya.

Taman Doa Maria “Ratuning Katentreman lan Karaharjan”, Gantang
Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here