Peringatan 100 Tahun Tarekat MSC di Sulawesi: Hari–hari Pertama Trio MSC di Manado dan Tomohon (5)

0
115 views
Mgr. Dr. Gerard-Vesters MSC, Praefek Apostolik Manado tahun 1919-1923 by Bode-Talumewo

SUSTER Marie Boniface Meyer JMJ dari Essen, Jerman yang menulis Kronik tentang Paroki Tomohon pada tahun 1939 dalam bahasa Belanda dan diterjemahkan oleh P. Jacobus Wagey Pr atas permintaan dari P. Jan van Paassen MSC menceritakan kejadian hari–hari pertama Trio MSC tiba di Tanah Sulawesi. Tepatnya di kota Manado dan Tomohon.

Dalam kronik tersebut tertulis sebagai berikut:

Tanggal 1 September 1920. Rabu. Datang berita bahwa tiga orang Pater Hati Kudus akan tiba di Manado besok.

Mgr. van Velsen pergi ke Manado.

(Ketika peristiwanya terjadi, Mgr. van Velsen masih seorang imam, namun ketika Sr. Marie Boniface JMJ menulis kronik itu tahun 1939, Pastor van Velsen sudah menjadi Vikaris Apostolik Batavia sejak tahun 1924, sehingga Sr. Boniface menulisnya: Mgr. van Velsen pergi ke Manado).

Tanggal 2 September 1920. Kamis. Datang berita bahwa mereka sudah tiba. Dua Pater akan datang ke Tomohon.

Mgr. Vesters masih tinggal di Manado dengan Pater van Velsen.

(Dalam bagian ini Sr. Marie Boniface menulis P.v.Velsen dengan benar) yang menjemput Mgr. G. Versters MSC yang sudah diangkat menjadi Prefek Apostolik Sulawesi oleh Paus, sejak keberangkatannya ke Tanah Misi.

Dibuat tiga gapura yang berdiri megah di depan gereja, depan pastoran dan gerbang sekolah. Menjelang pukul enam sore para tamu dari MSC yang sudah lama ditunggu-tunggu itu sudah tiba di Tomohon, Pater Bröcker dan Pater Klemann. Anak-anak laki-laki hadir pada acara penyambutan. Anak-anak perempuan nanti besok baru mereka akan menyabut”.

Berkat kronik Paroki Hati Kudus Tomohon yang ditulis oleh Sr. Marie Boniface JMJ itu, maka kita mendapatkan informasi yang menggambarkan suasana pada hari–hari itu.

Pada tanggal 3 September 1920, hari Jumat pertama. Menjelang pukul 08.30 anak–anak lelaki dan perempuan pergi ke Pastoran melalui jalan yang sudah dihiasi dengan bendera–bendera (kemungkinan adalah bendera–bendera Vatikan dan bendera Belanda, karena Negara Repubik Indonesia belum ada).

Para suster JMJ yang berjumlah enam orang sudah berkenalan dengan dua imam MSC kemarin malam, yaitu pada hari pertama mereka tiba di Tomohon.

Pada tanggal 2 Nopember 1920 itu, sesampainya di pastoran anak-anak membawa bunga–bunga dan menyanyikan lagu selamat datang kepada kedua misionaris MSC tersebut.

Sesudah itu anak–anak masuk kelas dan mengikuti pelajaran di sekolah seperti biasa.

Pada pukul 18.00 sore hari dipersembahkan Perayaan Ekaristi Jumat Pertama oleh Pater Klemann dan P. Bröcker di kapel, yang tentu saja dalam bahasa Latin, karena Liturgi sebelum Konsili Vatikan II itu semuanya masih dalam Bahasa Latin.

Pada hari Sabtu tanggal 4 September 1920 menjelang pukul 09.00 pagi Mgr. Gerard Vesters MSC diantar oleh P. van Velsen SJ tiba di Tomohon.

Dengan sengaja Mgr. Vesters menginap satu malam di Manado dengan maksud supaya kedua MSC datang ke Tomohon lebih dulu dan keesokan harinya diadakan penyambutan untuk Prefek Apostolik Sulawesi itu.

Semua anak–anak sekolah datang ke pastoran untuk menyambut Mgr. Vesters dan diadakan upacara penyambutan seperti yang terjadi hari sebelumnya dan ditambahkan kata–kata sambutan dalam Bahasa Belanda.

Sekitar pukul 11.15 menit, Mgr. Vesters datang mengunjungi Biara JMJ. Beliau sangat ramah, masih muda dan kuat. Umurnya baru 44 tahun.

Sebelum datang ke Minahasa Mgr. Vesters bekerja di Brasil dan beliau pernah bekerja di Filipina selama 4 tahun.

Kiranya Sr. Marie Boniface JMJ yang menulisinformasi ini mendengar langsung keterangan dari Mgr. G. Vesters yang memperkenalkan dirinya kepada para suster dalam perjumpaan pertama mereka itu.

Sr. Marie Bonicafe masih menambahkan bahwa Pater Bröcker dan Klemann masih lebih muda lagi dan kuat sehingga masih punya masa depan yang menjanjikan.

Hari Minggu tanggal 5 September 1920 adalah hari minggu pertama Trio MSC berada di Tomohon dan menjelang hari serah terima dengan para Jesuit.

Pada hari itu Pastor Jansen SJ mempersembahkan misa pagi di Gereja jam 05.30. Dan pada pukul 07.00 Pastor Klemann MSC dan Pastor Bröcker MSC mempersembahkan misa dengan nyanyian (Misa Cantata). Sedangkan Mgr. G. Vesters mempersembahkan misa di Biara suster JMJ.

Pada hari Senin tanggal 6 September Mgr. Vesters mengunjungi anak – anak sekolah. Beliau sangat baik dan sangat ramah sehingga anak – anak tidak malu–malu dan memiliki keberaian untuk berbicara dengan Monsigneur.

Anak–anak sangat gembira mendapatkan gambar Hati Kudus Yesus yang sudah disiapkan oleh Yang Mulia. Selanjutnya sepanjang hari ini Mgr. Vesters tinggal di pastoran, sedangkan dua pastor MSC lain tinggal di pasangrahan lama untuk belajar Bahasa Tombulu dan beristirahat di sana.

Kita tidak mempunyai bayangan tentang bangunan mana dan lokasinya di mana yang disebut “pasanggrahan lama” itu.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here