Wajah Sumringah Suriname, Amerika Latin: Penerimaan Sakramen Baptis untuk Bayi (2)

0
40 views
Imam misionaris Indonesia dari Keuskupan Agung Palembang Romo Yohanes Gading Sianipar Pr tengah memberi layanan Sakramen Baptis untuk bayi - anak keluarga lokal Suriname yang sumringah. (Dok. Romo Gading Sianipar Pr)

WAJAH-wajah yang sumringah.

Itu kesan spontan yang membekas kuat di hati saya. Sekalipun, kesan kuat itu terpaksa hanya bisa saya “simpan” di hati saja. Maklumlah, kesan baik itu menyeruak muncul, ketika saya sebagai imam tengah memberi pelayanan Sakramen Baptis kepada bayi – anak keluarga warga lokal Suriname, Amerika Latin.

Saya adalah seorang imam diosesan Keuskupan Agung Palembang. Sejak beberapa tahun terakhir ini, saya diutus menjadi imam misionaris di Suriname, Amerika Latin. Jauh sekali dari Indonesia, karena harus terbang dulu ke Belanda dan kemudian meneruskan penerbangan berikutnya dari Amsterdam, Belanda, menuju Suriname yang secara geografis terletak di wilayah Amerika Latin.

Bahasa Jawa Ngoko dan Belanda logat Suriname

Tentu senang mendapat kesempatan menjadi seorang misionaris di tanah misi bernama Suriname. Selain bertemu dengan warga lokal Suriname keturunan Jawa sehingga kami bisa bicara bahasa Jawa Ngoko, kami juga punya umat Katolik warga asli lokal. Dengan mereka, kami bicara berbahasa Belanda logal lokal.

Yang pasti, memberi layanan sakramental berupa Sakramen Permandian untuk bayi anak warga lokal asli sungguh membahagiakan. Terpancar antara lain dari wajah-wajah yang sumringah tersebut. (Berlanjut)

Baca juga: Menjadi imam misionaris di Suriname, Amerika Latin: 10 tahun umat Katolik tak terima komuni dan sakramen (1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here