Rencana Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia: Delegasi Vatikan akan Kunjungi Jakarta Maret 2020

0
703 views
Ilustrasi: Dua bocah Indonesia blangkonan ikut bersama Paus Fransiskus naik papamobile keliling Lapangan Santo Petrus Vatikan. (Ist)

SEPANJANG hari Jumat tanggal 28 Februari 2020 beredar rumor bahwa Paus Fransiskus akan datang tiba di Jakarta tanggal 1 September 2020 mendatang, memimpin misa akbar tanggal 2 September 2020 di Gelora Bung Karno Senayan, dan kemudian terbang ke Ambon dalam perjalanan pastoral berikut ke Timor Leste dan PNG.

Namun saat dihubungi Sesawi.Net, Ketua KWI sekaligus Uskup Keuskupan Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo menegaskan hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang menyatakan “kebenaran” rumor tersebut.

“Kami belum ada keterangan resmi tentang hal itu,” kata Kardinal Suharyo menjawab Sesawi.Net Jumat siang tadi.

Meski demikian, Kardinal tak menampik informasi bahwa delegasi Vatikan akan datang mengunjungi Indonesia awal Maret ini

“Untuk finalisasi semua rencana,” ungkap Kardinal Suharyo Jumat malam sebagaimana diberitakan oleh AsiaNews.It, sebuah situs berita Katolik berbasis di Roma dengan judul Card. Suharyo nuove indiscrezioni sulla visita di papa Francesco.

Dalam kunjungan resmi perwakilan Negara Vatikan tersebut, Delegasi Vatikan akan mengunjungi Masjid Agung Istiqlal dan mengadakan kunjungan silahturahmi dengan Presiden RI Joko Widodo.

Dalam kunjungan resmi tersebut juga akan dibahas peluang Paus Fransiskus akan memimpin Misa Akbar dengan umat Katolik Indonesia di GBK Senayan. Juga dirancang pertemuan resmi Paus dengan segenap Uskup, para imam, suster, dan bruder di Gereja Katedral Jakarta.

Setelah melakukan banyak diskusi dan pertimbangan, Pemerintah RI akhirnya resmi melayangkan surat undangan Pemerintah RI dalam hal ini Presiden Joko Widodo agar Paus Fransiskus berkenan datang mengunjungi Indonesia dalam perjalanan lawatan pastoral ke Timor Leste dan PNG.

Ibarat kata, sudah sampai ke wilayah paling Timur di Asia Tenggara, kok tidak sekalian mampir ke Indonesia.

Undangan resmi

Undangan resmi itu telah disampaikan Dubes RI untuk Tahta Suci Vatikan HE Antonius Agus Sriyono kepada Menteri Sekretaris Negara (baca: Menlu) Vatikan Kardinal Parolin di Vatikan tanggal 29 Januari lalu.

Saat dihubungi Sesawi.Net pada hari dan tanggal yang sama di akhir bulan Januari 2020 lalu, Dubes Antonius Agus Sriyono langsung mengkonfirmasi berita penyerahan surat undangan resmi tersebut dan malah mengirim press release resmi disertai foto Dubes Antonius Agus Sriyono kepada Kardinal Parolin.

IDubes RI untuk Vatikan HE Antonius Agus Sriyono menyampakan undangan resmi Pemerintah RI kepada Paus Fransiskus melalui Menlu Vatikan Kardinal Parolin. (KBRI Vatikan)

Ref: È ufficiale: Jakarta invita Papa Francesco in Indonesia

Sinyal akan kedatangan Paus ke Indonesia itu pertama kali diungkapkan oleh Yahya Cholil Staquf dari PBNU tanggal 20 Januari 2020.

Pada bulan Juni 2019, Yahya Ch. Staquf datang mengunjungi Vatikan bersama sejumlah tokoh NU dan lainnya. Kemudian, dengan didampingi Romo Markus Solo SVD dari PCID, rombongan dari Indonesia ini bertemu Paus Fransiskus di Lapangan Santo Petrus.

Sebelumnya, mereka telah terlebih dahulu menggelar pertemuan terbuka dengan Presiden Dewan Kepausan untuk Hubungan Antaragama (PCID) Kardinal Michael Ayuso Guixot MCCJ di kantor PCID di depan Lapangan Santo Petrus Vatikan.

Tentang rumor “jadwal” agenda Paus Fransiskus di Indonesia nantinya –kalau pun segala sesuatunya berjalan sesuai dengan program rencana yang telah dimatangkan kedua belah pihak— maka Sekretaris Eksekutif KWI Romo Ewaldus mengatakan sebagai berikut.

“Semoga semuanya menjadi pasti dan jelas pada bulan Maret mendatang,” tambah imam diosesan Keuskupan Sintang di Kalbar ini menjawab Sesawi.Net Jumat siang tadi.

Kalau sampai akhirnya Paus Fransiskus benar-benar akan datang tiba di Indonesia, maka ini merupakan kunjungan ketiga kalinya seorang Paus –Pemimpin Gereja Katolik Semesta– mengunjungi negara kita dan Umat Katolik Indonesia.

  • Kunjungan pertama terjadi pada tahun 1970 ketika Paus Paulus VI datang ke Jakarta dan bertemu dengan Presiden Suharto.
  • Kunjungan kedua terjadi tahun 1989. Paus Johannes Paulus II memimpin Misa Akbar di Senayan dan kemudian di Lapangan Terbuka Dirgantara Akademi Angkatan Udara (AUU) di Yogyakarta dan baru kemudian ke Flores.
  • Kita berharap akan terjadi kunjungan Paus untuk ketiga kalinya.

Sementara itu, “prestasi” besar pernah ditorehkan oleh mendiang Presiden Soekarno “Bung Karno” yang pernah tiga kali datang mengunjungi Vatikan.

  • Kunjungan pertama kali Presiden Soekarno “Bung Karno” ke Vatikan terjadi pada tanggal 13 Juni 1956 dan diterima hangat oleh Paus Johannes XXIII.
  • Kunjungan kedua terjadi pada 14 Mei 1959 dan juga kembali bertemu dengan Paus Johannes XXIII.
  • Kunjungan ketiga dan terakhir kali terjadi tanggal 12 Oktober 1964 dan Bung Karno bertemu dengan Paus Paulus VI.

Ref: Jakarta, dal card. Suharyo nuove indiscrezioni sulla visita di papa Francesco

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here