“A Hologram for the King”, Nasib Orang Amerika di Arab Saudi

1
1,664 views

SALESMAN Amerika. Film yang diangkat dari sebuah novel tulisan Dave Eggers mengisahkan kehidupan seorang usahawan di bidang komunikasi. Alan Clay (Tom Hank) ditugaskan oleh perusahaannya untuk mempromosikan sebuah alat komunikasi modern yang bernama holografik.  Alat ini dapat dijadikan sarana telekonferense dengan kecanggihannya seolah-olah riil karena menghadirkan lawan komunikasi hadir secara tiga dimensi.

Momen kedatangan Alan dan timnya ialah Pemerintah Arab Saudi tengah membangun suatu kota moderen. Alan dan timnya diundang oleh pengembanr untuk mempromosikan alat itu ke sana.

Perusahaan tempat Alan bekerja sangat mengharapkan agar pemerintah Arab Saudi memesan alat telekonferense holografik. Alan dan timnya berjuang untuk mendapatkan kesempatan presentasi.  Tetapi lagi-lagi birokrasi dan lingkungan pemerintahan di Arab Saudi membuatnya seperti bola yang menjadi bulan-bulanan janji. Setiap meminta konfirmasi pertemuan dengan Raja Arab Saudi kepada pihak pengembang yang mengelola pembangunan kota itu, Alan dan kawan-kawan hanya menerima janji.

Berhadapan dengan ketidakjelasan itu, Alan digambarkan menjadi begitu frustasi. Ia kesepian dan mengalami gegar budaya di negara penghasil minyak bumi. Selain soal pekerjaan, ia dihadapkan pada pembangunan relasi dengan anak putrinya. Ditambah lagi punggung Alan memiliki benjolan yang cukup membuatnya tidak nyaman.

Berkat kegigihannya, akhirnya Alan mendapat kesempatan emas untuk mempresentasikan jualannya kepada raja. Sang Raja nampak puas dengan presentasinya.

Pesan tersembunyi

Di balik kisah tersebut, film drama arahan Tom Tykwer menghadirkan sisi tersembunyi negara Arab. Dengan apik film berdurasi 90 menit ini mengangkat tentang relasi antara Amerika dengan Timur Tengah. Amerika senantiasa menjadi yang dicurigai karena kekuasaannya. Sebaliknya Amerika selalu memiliki prasangka bahwa Timur Tengah identik dengan sarang teroris.

Namun pertemanan Alan dengan Yousef (Alexander Black) seorang sopir taksi pesanan mencairkan ketegangan. Yousef pernah tinggal di Amerika dan mengagumi beberapa hal dari negeri nomor 1 tersebut. Yousef mengubah mindset Alan tentang Arab Saudi dengan mengajaknya untuk menikmati makanan lokal, mengunjungi keluarganya, berburu, dan melewati Mekah. Tidak semua orang Arab seperti yang dipikirkan oleh orang Amerika. Yang terutama adalah maukah Anda bersahabat dengan mereka?

Sisi lain yang diangkat dalam pengalaman Alan di Arab Saudi ialah hidup yang tersembunyi. Maksudnya seseorang harus memerankan setidaknya dua peran. Peran pertama ialah peran publik dimana ia harus mengikuti norma umum. Di negara yang menjunjung tinggi adat ketimuran dengan sopan santun, taat agama, dan sistem patriakal maka secara umum orang harus taat. Sedang peran kedua adalah peran pribadi yang berada di wilayah tersembunyi. Anda bisa menjadi siapa pun di sana. Bila Anda ingin melakukan yang berlawanan dengan peran pertama silahkan asal sembunyi-sembunyi misalnya minum alcohol, pesta seks, atau selingkuh.

Itulah yang dibuat Alan ketika bertemu rekan bisnisnya yang ternyata mengoleksi minuman beralkohol padahal pemerintah melarangnya. Itu pula yang dilakukan Alan dengan dokter wanita yang mengobatinya (Sarita Choudhury). Asal tidak ketahuan pemerintah dan undang-undang, lakukan apa yang kamu mau sebagai kanalisasi dari represi citra ketimuran Arab.

Catatan akhir

Catatan untuk aktor Tom Hanks: sebagai aktor profesional, ia memang cocok memerankan karakter solo seperti juga dalam Cast Away, Forrest Gump, Sully dan the Terminal. Semua filmnya menekankan peran tunggal yang dominan. Solo Tom Hanks dalam film ini cukup baik.

Catatan lain ialah, judul A Hologram for the King sebenarnya tidak banyak berbicara dalam kisah film ini. Faktanya film ini berfokus pada kehidupan alan ketimbang alat canggih tersebut.

Selamat menikmati.

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here