
PAUS LEO XIV menyampaikan empati dan solidaritasnya kepada para korban gempa bumi yang telah mengguncang Flores, NTT, Sabtu, 15 Agustus 2026
Dalam telegram yang dikirim hari Senin (17/8) kepada Uskup Keuskupan Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden, dan ditandatangani Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin, Paus menyatakan Vatikan telah menerima kabar mengenai kehancuran sebagai dampak bencana tersebut dan menyatakan pihaknya merasakan kesedihan mendalam.
Paus Leo XIV menyampaikan “solidaritas rohani dan kedekatannya kepada mereka yang masih menderita terdampak bencana ini, khususnya banyak warga yang mengungsi dan mengalami luka-luka”.
Paus juga mendorong otoritas Gereja dan pemerintah untuk terus memberikan bantuan kemanusiaan serta mendoakan para petugas yang terlibat dalam penanganan darurat dan upaya penyelamatan.
Seraya mempercayakan mereka yang meninggal dunia “kepada belas kasih penuh cinta dari Allah Yang Mahakuasa”, Bapa Suci memohonkan bagi semua orang yang terdampak “berkat ilahi berupa penghiburan dan kekuatan”.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 telah mengguncang Pulau Flores dan memicu tsunami, dengan gelombang yang dilaporkan mencapai sekitar 1,6 meter di Pota. Berdasarkan data terbaru dari pihak berwenang Indonesia, 54 orang dinyatakan telah meninggal dunia. Ratusan rumah dan fasilitas umum, termasuk sekolah, pusat kesehatan, dan gereja, turut terdampak.
Aktivitas seismik masih berlangsung cukup intens. Hingga Senin pagi kemarin, tercatat lebih dari 1.600 gempa susulan. Pihak berwenang terus mengerahkan personel untuk melakukan pencarian serta memberikan bantuan kepada masyarakat di wilayah terdampak.
Sumber: Vatican News








































