Jejak Satrio Piningit

0
260 views
Bintang berekor atau Lintang Kemukus. (Ist)
  • Bacaan 1: Yer 23:1 – 6
  • Bacaan 2: Ef 2:13 – 18
  • Injil: Mrk 6:30 – 34

DI saat sebuah bangsa mengalami kemerosotan akibat penjajahan, bencana atau apapun yang membuat mereka sengsara, pasti ada suatu pengharapan akan pemimpin yang mampu membawa keluar dari kesengsaraan.

Dalam masyarakat Jawa, ada cerita sejarah, ada juga yang menganggap legenda atau mitos tentang Raja Jayabaya, raja Kediri (1135-1157) yang terkenal dengan ramalannya.

Salah satu ramalan yang terkenal adalah tentang akan datangnya, “Satrio Piningit”.

Pada saatnya, Satrio Piningit atau Ratu Adil, tokoh mitologi konon akan datang. Seorang pemimpin penyelamat bangsa Indonesia dari kesengsaraan menuju kemakmuran.

Pemimpin yang digambarkan mampu menghilangkan kesengsaraan umat manusia. Ia akan datang di saat negeri ini memasuki “zaman kalabendu” (zaman kehancuran).

Sosok pemimpin misterius tersebut, diramalkan akan menjadi teladan, harapan, dan mengayomi rakyatnya.

Nabi Yeremia bernubuat kepada para raja dan nabi palsu, bahwa mereka harus bertanggung jawab terhadap kesengsaraan bangsa Israel di pembuangan Babel.

“Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri.”

Akan datang sang “Raja Ideal”, di masa datang yang digambarkan sebagai “Tunas yang Adil dari Daud”.

Ia akan memerintah bangsa Israel dengan bijaksana, penyelamat Yehuda dan akan disebut “Tuhan Keadilan kita”.

Kita mengimani bahwa raja yang dimaksud adalah Tuhan Yesus Kristus.

Kerajaan-Nya bahkan tidak akan berakhir selamanya. Ia telah datang sebagai Sang Juru Selamat.

Yesus menjadi pengharapan bangsa Israel, di saat mereka sedang dalam masa penjajahan Romawi.

Bahkan Ia menyebut bangsa itu seolah tanpa pemimpin, “…mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala,” demikian sabda-Nya.

Paulus menyebut Yesus dalam suratnya kepada jemaat Efesus, bahwa Dialah damai sejahtera kita.

Tuhan yang telah mempersatukan umat-Nya dengan Allah Bapa lewat salib-Nya.

Pesan hari ini

Jauh sebelum Raja Jayabaya meramal akan datangnya “Satrio Piningit”, maka Yeremia telah bernubuat akan datangnya “Raja Ideal, Tunas yang Adil dari Daud”, Sang Juru Selamat kita Tuhan Yesus Kristus.

Kerajaan-Nya tidak akan berakhir selamanya.

“Kesengsaraan memang sebuah masalah. Namun kita melayani Tuhan Yesus yang memecahkan masalah. Tetaplah pakai maskermu dan jaga jarakmu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here