Kamu Dipangggil Menjadi Saksi Kristus, Berani?

0
51 views
Burung ngoceh

Bacaan 1: Kis 3:13-15,17-19

Bacaan 2: 1Yoh 2:1-5a

Injil: Luk 24:35-48

Dalam pengertian sebelumnya, saksi adalah orang yang melihat atau mengetahui sendiri suatu peristiwa (kejadian). Mahkamah Konstitusi dalam Keputusan Nomor 65/PUU-VIII/2010, memberikan perluasan makna saksi,

“tidak hanya orang yang mendengar, melihat, atau mengalami sendiri, tetapi juga setiap orang yang punya pengetahuan yang terkait langsung terjadinya tindak pidana wajib didengar sebagai saksi demi keadilan dan keseimbangan penyidik yang berhadapan dengan tersangka/terdakwa.”

Jadi, saksi tidak hanya terbatas pada orang yang melihat langsung saja.

Namun pada kenyataannya tidak banyak orang yang punya keberanian untuk bersaksi. Kalau bisa menghindar, orang akan menghindar.

Dalam injil hari ini secara tegas Tuhan Yesus bersabda:

“Kamu adalah saksi dari semuanya ini.”

Saat dibaptis sebagai katolik, maka perjalanan imanmu tidak berhenti disitu. Ada tugas yang maha penting, yaitu dipanggil sebagai saksi Kristus. Seperti saksi dalam suatu kasus, seorang katolik mungkin juga akan menghadapi situasi serupa yaitu: diancam bahkan dibunuh. Tentang hal ini sudah banyak kita dengar dan lihat sendiri.

Allah telah menggenapi apa yang telah difirmankan-Nya dahulu dengan perantaraan nabi-nabi-Nya, yaitu bahwa Mesias yang diutus-Nya harus menderita, wafat dan bangkit dari kematian-Nya.

Inilah yang diwartakan oleh Rasul Petrus dalam khotbahnya yang berani di Serambi Salomo, Bait Allah:

“Tetapi kamu telah menolak Yang Kudus dan Benar, serta menghendaki seorang pembunuh sebagai hadiahmu.

Demikianlah Ia, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh, tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati; dan tentang hal itu kami adalah saksi.”

Tanpa kematian-Nya, manusia masih terjebak dan terbelenggu dalam dosa selamanya.

Tuhan Yesus datang dari surga untuk melaksanakan pengutusan-Nya menebus dosa manusia agar kita selamat dan mendapat kasih karunia hidup kekal. Ini yang disampaikan Rasul Yohanes dalam suratnya kepada seluruh umat manusia di dunia.

“Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.”

Pesan hari ini

Baptisan katolik hanya merupakan inisiasimu sebagai murid Kristus. Tugas berikutnya adalah berani bersaksi untuk-Nya, bahwa Dia telah menderita, wafat dan bangkit dari kematian-Nya pada hari ketiga lalu naik ke surga, menebus dosa umat manusia.

“Bagi orang berani, tidak ada jalan yang tidak dapat dilalui.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here