Melihat Tuhan di Dalam Badai

0
403 views
Ilustrasi -- Mengalami kesendirian dan kesepian saat sakit. (Ist)

Rabu, 6 Januari 2021

Bac I : 1 Yoh 4:11-18
Injil Mark 6:46-52

“INI pelajaran dari Tuhan untuk keluargaku khususnya untuk saya,”kata seorang bapak ketika saya menemui dia di rumahnya yang baru saja sembuh dari stroke yang menyerangnya.

Sambil menerawang dengan tatapan sendu Bapak itu cerita tentang jalan-jalan hidup yang dilalui dan dengan apa dia mencukupi kebutuhan keluarga. Meski tidak sampai mencuri tapi menurutnya bahwa dengan segala cara berusaha mendapatkan uang.

Uang menjadi segala-galanya.

Ketika sakit menimpa dirinya barulah dia menyadari bahwa semua jerih payah itu tidak ada gunanya, jika tanpa disertai dengan kedekatan pada Tuhan. Dia menyesal dan sangat menyesal mengapa terlalu lama meninggalkan Tuhan.

“Penyakit stroke ini, Mo bukan hukuman Tuhan, tetapi pernyataan cinta Tuhan kepada saya,” Katanya sambil mengerakkan tangan kanan yang dibantu tangan kiri.

Kalau saya tidak tahu dan tidak mau datang pada Tuhan, maka Tuhanlah yang datang pada saya, Mo,” Katanya dengan yakin.

“Seperti Yesus yang mendatangi para murid dalam perahu, yang terombang-ambing ombak, demikian juga Yesus menjumpai saya yang berlayar dalam kehidupan ini tanpa tujuan karena saya menjalankan perahu kehidupan dengan sesuka hati saya.

Saat ini, saya sakit badan tapi hati saya tenang karena ada Tuhan Mo. Semoga saya masih diberi kesempatan untuk memperbaiki semua kesalahan saya,” katanya.

Saya pegang tangannya, dan dengan pelan saya katakan, “Bapak beruntung, bisa melihat Tuhan dibalik penderitaan yang Bapak alami. Semoga semakin banyak keindahan yang boleh bapak alami dalam hidup ini”

Saya pun, bertanya dalam hati, “Apakah saya juga bisa melihat Tuhan dalam badai kehidupan yang saya hadapi?”

Selamat pagi dan berkah dalem.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here