Mencabut Akarnya

0
250 views
Mencabut Akar sumber masalah sakit kepala menahun karena gigi geraham bermasalah. (Ist)

Renungan Harian
Rabu, 2 Maret 2022
Hari Rabu Abu
Bacaan I: Yl. 2: 12-18
Bacaan II: 2Kor. 5: 20-6: 2
Injil: Mat. 6: 1-6. 16-18

BEBERAPA tahun yang lalu seorang teman menderita sakit kepala. Awalnya, dia membeli obat yang dijual bebas untuk meredakan sakit kepalanya. Untuk sementara waktu sakit kepalanya berkurang, tetapi muncul lagi, sehingga dia memutuskan untuk pergi ke dokter.

Oleh dokter, dia diberi obat untuk diminum, saat masih minum obat sakit kepala hilang, tetapi setelah obat habis sakit kepala muncul lagi.
 
Berkali-kali dia pergi ke dokter dan selalu mengalami yang sama; setiap kali minum obat sakit kepala hilang dan ketika obat habis sakit kepala muncul lagi.

Beberapa teman mengusulkan agar dia ganti dokter. Oleh dokter yang baru dirujuk ke dokter spesialis untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.

Saat bertemu dengan dokter spesialis dia diminta untuk mengadakan pengecekan laboratorium dan foto. Intinya, dokter itu mengadakan pemeriksaan yang menyeluruh dan teliti.

Setelah pemeriksaan selesai dokter mengatakan bahwa tidak masalah apa pun yang mengganggu dirinya. Maka dokter itu memberi obat. Dan apa yang terjadi seperti sebelum obat dokter itu tidak menyelesaikan masalah teman saya.
 
Berganti-ganti dokter tetapi tetap saja tidak menyelesaikan masalah sakit kepala teman saya. Semakin lama sakit kepala itu semakin mengganggu tetapi tidak pernah ditemukan penyebabnya. Sehingga mau tidak mau dia menjadi tergantung dengan obat untuk mengatasi sakit kepalanya.

Sampai suatu hari seorang teman menyarankan agar dia berobat ke Romo Loogman di Purworejo. Teman saya pergi ke Purworejo untuk berobat ke almarhum Romo Loogman MSC.

Dalam perjumpaan dengan Romo Loogman, beliau mengatakan bahwa kemungkinan besar penyebab sakit kepala adalah salah satu gigi gerahamnya bermasalah, karena sudah bernanah di dalam.

Beliau menyarankan untuk pergi ke dokter gigi.
 
Sepulang dari Romo Loogman, teman saya periksa ke dokter gigi dan dokter minta dia untuk foto panoramic gigi. Hasilnya, dokter menemukan gigi yang bermasalah sebagaimana dikatakan Romo Loogman.

Dokter gigi mencabut gigi yang bermasalah itu. Dan benar, setelah gigi itu dicabut sakit kepala yang selama ini mengganggu hilang. Berbulan-bulan dia menderita sakit kepala dan sudah banyak dokter yang dia datangi dengan berbagai terapi yang diberikan, namun akhirnya selesai dalam lima menit, saat gigi dicabut.
 
Sakit kepala yang berkepanjangan dapat disembuhkan ketika sumber penyakitnya ditemukan dan disembuhkan dari sumbernya.

Kiranya demikian pula dengan pertobatan.

Bertobat berarti mencabut akar dari kelemahan diri agar menjadi semakin baik dalam menjalani hidup. Sebagaimana sabda Tuhan hari ini sejauh diwartakan dalam Kitab Yoel:

“Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada Tuhan, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah belas kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya.”
 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here