“Mendung Neng Mertoyudan 2”, Profil Keseharian Hidup di Asrama Seminari

0
477 views
Ilustrasi - Kapel Besar Seminari Menengah Mertoyudan. (Ist)

JUDULNYA sederhana saja: Mendung Neng Seminari Jilid 2.

Ini bukan kisah indah drama Korea atau menjadi budak cinta di luar sana. Tapi, sebuah panggilan menemukan cinta. Sebuah video parodi TikTok.

Song cover bertitel Mendung Tanpo Udan digarap oleh tim Ndarboygenk @ndarboy_genk

Original Song berjudul Mendung Tanpo Udan itu dibesut oleh Kukuh Prasetya Kudamai @kukuh_prasetya_92

Vokal Parodi: Romo @rompal_mopal

Didukung para bintang pemain terdiri dari para staf & guru seminari.

  1. Frater Rista @gz_ristata.
  2. Suster Adventia: Bu Dita Guru Fisika @advdita.
  3. Lead dancer: Bu Maria Guru Matematika @mariagustina_rfm.
  4. Male dancer 1: Pak Heri Guru Fisika @heribertus2541.
  5. Male dancer 2: Frater Domi @dominikussetio.
  6. Male dancer merangkap Kang Sapu: Romo Palma @rompal_mopal.
  7. MUA/Talent manager: Bu Guru Geografi @skolastika_dia.
  8. Director Pawang Hujan: Romo Paul.
  9. Pendukung properti (jubah Suster Rosaline CB).
  10. Oh iya, sepeda unyu juga pinjem susteran. Makasih Suster.

Acara keseharian

Ini profil acara keseharian hidup di asrama Seminari Mertoyudan, tempat para pemuda membina diri dan dididik agar di kemudian hari bisa mewujudkan keinginan mereka jadi imam yang baik dan bermutu.

Seminari Menengah Mertoyudan di Magelang, Jateng, sungguh menjadi tempat ideal bagi para pemuda Katolik yang ingin mewujudkan keinginan mulianya menjadi imam.

Baik mereka yang baru saja lulus SMP, SMA dan yang sederajat, maupun yang sudah bekerja.

Seminari Mertoyudan merupakan tempat pendidikan calon imam level SLTA yang tertua di Indonesia. Umurnya sudah lebih dari satu abad.

Irama keseharian hidup

Beginilah irama harian hidup para seminaris di Seminari Menengah Mertoyudan.

Keseharian hidup di asrama dimulai dengan bangun pagi, bebersih diri, berdoa dan menghadiri Perayaan Ekaristi. Lalu makan pagi, sekolah layaknya para murid SMA biasa dan kemudian ditutup dengan makan siang bersama di refter – kamar makan dengan banyak meja-meja makan ukuran besar yang bisa menampung 7-10 orang dalam satu “tempat makan”.

Siesta adalah waktu istirahat dan diisi dengan tidur siang. Begitu bangun, langsung opera – kerja bakti bebersih lingkungan asrama. Kemudian olahraga sore, mandi, dan bacaan rohani.

Usai makan malam bersama di refter, lalu waktunya studi pribadi namun dilakukan bersama di meja masing-masing di ruangan kelas. Diselingi makan malam, rekreasi sebentar, dan kemudian studi lagi.

Pendaftaran masuk

Mereka yang berminat masuk Seminari Mertoyudan di Magelang, berikut ini informasinya.

Pendaftaran Gelombang I: 15 September 2021 sd. 13 November 2021.

Info selengkapnya: www.seminarimertoyudan.sch.id
atau klik linktr.ee/seminarimerto 

Kredit: Seminari Mertoyudan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here