Munas ke-14 UNIO Indonesia: Para Imam Diosesan Temui 603 Siswa Seminari Menengah St. Yohanes Berchmans di Toda Belu Mataloko (7)

0
285 views
Tim kecil peserta Munas ke-14 UNIO Indonesia mengunjungi Seminari Menengah Santo Yohanes Berchmans Mataloko. (Romo Ferry SW)

TEMU bahagia itu berlangsung di Seminari Menengah Santo Yohanes Berchmans di Toda Belu Mataloko, Kabupaten Ngada, Flores, NTT.

Pertemuan menarik itu terjadi di tengah berlangsungnya Munas ke-14 UNIO Indonesia -forum pertemuan nasional para imam diosesan seluruh Indonesia- di Rumah Retret Kemah Tabor yang lokasinya hanya seberang jalan berhadapan dengan Seminari Mataloko.

Penampakan di waktu malah hari: Seminari Menengah Santo Yohanes Berchmans di Mataloko, Kabupaten Ngada, Flores. (Romo Ferry SW)
Paparan testimonial dari sejumlah imam diosesan peserta Munas Unio Indonesia di hadapan para siswa Seminari Menengah Mataloko. (Romo Ferry SW)
Di hadapan 603 siswa Seminari Menengah Santo Yohanes Berchmans di Mataloko, Ngada, Flores, para imam diosesan peserta Munas UNIO Indonesia bersaksi dan berkisah. (Romo Ferry SW)
Siswa Seminari Menengah St. Yohanes Berchmans di Mataloko, Ngada, Flores. (Romo Ferry SW)
Siswa Seminari Menengah Santo Yohanes Berchmans di Toda Belu, Mataloko, Kabupaten Ngada, Flores, NTT, saat mendengarkan paparan testimonial para imam diosesan dari seluruh Indonesia – para peserta Munas ke-14 UNIO Indonesia di Rumah Retret Kemah Tabor Mataloko, 25-29 September 2023. (Romo Ferry SW)
Betapa menyenangkan para seminaris di Matoloko ini bisa mendengarkan ragam kisah sejarah panggilan para imam diosesan seluruh Indonesia. (Romo Ferry SW)

Usia satu abad di tahun 2029

Tanggal 15 September 2029 mendatang, Seminari Menengah Mataloko ini akan berusia 100 tahun.

Dengan demikian, lembaga pendidikan penyemai bibit-bibit panggilan menjadi imam di Mataloko ini akan menjadi seminari menengah tertua di Indonesia setelah Seminari Menengah Santo Petrus Canisius Mertoyudan di Magelang, Jateng.

Jumlah formatores di seminari ini ada 11 orang imam, enam frater, dua suster biarawati, dan sejumlah tenaga awam.

Rektornya atau biasa disebut Praeses-nya adalah Romo Martinus Ua.

Syering berbagai ragam kisah sejarah panggilan para imam diosesan peserta Munas ke-14 UNIO Indonesia di hadapan ratusan siswa Seminari Menengah Santo Yohanes Berchmans di Toda Belu, Mataloko, Kabupaten Ngada, Flores, NTT. (Romo Ferry SW)
Para imam diosesan dari seluruh Indonesia mengunjungi Seminari Menengah Mataloko dan adakan bincang-bincang dengan para seminaris. (Romo Ferry SW)

Baca juga: UNIO Indonesia, Kisah Sejarahnya dari Masa ke Masa (6)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here