Pelita Hati: 02.12.2022 – Ya Tuhan, Kami Percaya

0
717 views

Bacaan: Yesaya 29:17-24, Matius 9:27-31

Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.” Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: “Ya Tuhan, kami percaya.” Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: “Jadilah kepadamu menurut imanmu.” Maka meleklah mata mereka. Dan Yesus pun dengan tegas berpesan kepada mereka, kata-Nya: “Jagalah supaya jangan seorang pun mengetahui hal ini.” Tetapi mereka keluar dan memasyhurkan Dia ke seluruh daerah itu.

Sahabat pelita hati, 

“PERCAYAKAH kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: “Ya Tuhan, kami percaya.” Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: “Jadilah kepadamu menurut imanmu.” Itulah penggalan dialog antara Yesus dengan dua orang buta yang memohon penyembuhan. Kalo kita mengikuti kisah ini dengan seksama kita menemukan hal yang sungguh menarik, terutama usaha mereka yang tak pantang menyerah memohon dan memohon kepada Tuhan. Kedua orang buta ini berteriak-teriak mohon belas kasih Yesus. Tuhan tak mempedulikan, namun kedua orang tetap mengikuti Yesus hingga masuk ke sebuah rumah. Di sinilah Yesus kemudian memberi tanggapan pada mereka. Dan proses penyembuhan terjadi setelah orang buta tersebut mengungkapkan imannya secara personal sebagaimana tergambar dalam dialog ini: “Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab: “Ya Tuhan, kami percaya.” Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: “Jadilah kepadamu menurut imanmu.” 

Sahabat terkasih, 

Penyembuhan itu terjadi berkat iman kedua si buta yang sungguh percaya kepada Tuhan. Relasi personal dengan Tuhan menjadi kunci dan jawaban terhadap terjadinya mujizat Tuhan. Karenanya menghayati iman bukan karena ikut-ikutan tetapi merupakan penghayatan  personal dan pertanggungjawabannya  pun bersifat pribadi. Maka, marilah kita dekatkan hati kita kepada-Nya dan berserah diri pada Tuhan yang akan menjawab doa dan permohonan kita, asalnya dibarengi dengan iman dan kepercayaan yang sungguh. Tetap semangat dan berkah Dalem.

Indah wisata di pantai Carita,
Tidak jauh dari pelabuhan Ratu.
Tuhan menjamah mereka sambil berkata:,
Jadilah kepadamu menurut imanmu.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem**Rm.Istata

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here