Pelita Hati: 16.10.2022 – Tekun dan Setia Memohon Kepada-Nya

0
738 views

Bacaan: 2Tim. 3:14 – 4:2;Kel. 17:8-13, Lukas 18:1-8

Dan di kota itu ada seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata: Belalah hakku terhadap lawanku. Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak. Tetapi kemudian ia berkata dalam hatinya: Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun, namun karena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia, supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku.” Kata Tuhan: “Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu! Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? (Luk 18:3-7)

Sahabat pelita hati, 

KISAH seorang janda yang terus-menerus minta pertolongan kepada hakim  ini menegaskan bahwa perlunya kesetiaan dan ketekunan  dalam berusaha. Demikian juga kita harus tiada henti dalam memohon kepada Tuhan. Tuhan bukanlah Allah yang kikir dan mengulur-ulur waktu. Dia Allah yang murah hati,  jauh melebihi kebaikan siapa pun. Namun Tuhan perlu memastikan kesungguhan, keseriusan dan ketekunan kita dalam memohon dan menjalani kehidupan. Itu sebabnya mengapa kita perlu menjalani rutinitas doa. Ritme doa harian yang kita jalankan memastikan bahwa hidup kita sungguh bergantung pada Sang Pencipta dan Pemilik hidup. 

Sahabat terkasih,

Perlu ditegaskan sekali lagi, kita tak boleh lelah dan putus asa. Harus tekun dan setia memohon kepada-Nya. Semoga warta pelita sabda hari ini sungguh meneguhkan kita untuk semakin bertekun di dalam Tuhan sambil percaya bahwa Dia selalu mendengarkan doa-doa kita. Marilah kita awali.hari ini dengan mwrundukkan hati di hadapan-Nya, bersyukur dan memohon penyertaan-Nya. Berkah Dalem.

Di sini hutan di sana hutan,
di tengah-tengahnya kolam dan taman.
Mampukan kami ya Tuhan,
tekun dan setia dalam beriman.
Ini kisah sinden Elisha,
pintar menyanyi merdu suaranya.
Jangan lelah dan putus asa,
tekun dan setia memohon kepada-Nya.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,

Berkah Dalem**Rm.Istata

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here