Pintu Keselamatan Sejati

0
45 views
Ilustrasi percakapan antara Petrus dan Kornelius

Bacaan 1: Kis 11:1-18

Injil: Yoh 10:1-10

Sesuai butir ke dua belas dalam Credo, tujuan akhir dari umat beriman adalah “Kehidupan Kekal” (Keselamatan). Gereja Katolik memiliki dogma tentang “Keselamatan”, yang disebut sebagai Extra Ecclesiam Nulla Salus atau disingkat EENS.

Bahwa diluar Gereja Katolik tidak ada Keselamatan.

Perlu dipahami bahwa satu-satunya Gereja yang didirikan oleh Tuhan Yesus adalah Gereja Katolik dibawah pimpinan Rasul Petrus, sebagai Paus (Gembala) Pertama. Dalam sabda-Nya sangat jelas, bahwa Ia akan mendirikan Gereja dengan gembalanya adalah Petrus.

Jadi dengan mengikuti gembala-Nya, yaitu Petrus maka umat katolik akan dibawa menuju Keselamatan kekal bersama-Nya. Dia-lah satu-satunya gembala yang ditunjuk saat mendirikan Gereja-Nya (Yoh. 21:14-22).

Dalam injil hari ini, Tuhan Yesus kembali menegaskan,

 “Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

…Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Demikian sabda-Nya kepada orang-orang Yahudi yang mengerumuni-Nya saat itu. Pengajaran-Nya ini menjadi pertentangan diantara mereka bahkan Yesus dianggap kerasukan setan karena berbicara dengan menyetarakan Diri dengan Allah.

Bagi Rasul Petrus, tugas mengenalkan Kristus yang adalah Sang Juru Selamat melintasi budaya dan wilayah Palestina adalah merupakan amanat-Nya langsung (Kis 1:8). Amanat itu membawanya kepada Kornelius, seorang perwira tentara Romawi yang sudah pasti adalah non Yahudi dan tidak mengenal Tuhan (kafir).

Kornelius adalah orang asing pertama yang dijumpai Petrus, pribadi yang memungkinkan terjadinya ruang dialog antara Yudaisme dengan dunia kekafiran.

Tidak mudah (ada larangan) bagi seorang Yahudi saat itu untuk bisa berdialog apalagi masuk dan makan di rumah seorang kafir (non Yahudi). Maka apa yang dilakukan Petrus sempat ditentang rasul-rasul serta para murid Kristus lainnya di Yerusalem.

Namun akhirnya para rasul dan murid lain itu memahami bahwa bangsa-bangsa lain juga menerima firman Allah. Menerima pencurahan Roh Kudus yang sama.

Maka kata Petrus kepada mereka:

“Jadi kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup.”

Pesan hari ini

Orang-orang di luar Gereja Katolik bisa diselamatkan, itulah dasar misioner kita sebagai katolik.

Gereja Katolik menjadi sumber Keselamatan karena dikepalai oleh Kristus sendiri.

“Keselamatan tidak terjadi secara kebetulan tapi harus diupayakan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here