Home BERITA Puncta 1 Feb 2026: Standar Hidup Bahagia

Puncta 1 Feb 2026: Standar Hidup Bahagia

0
132 views


Minggu Biasa IV
Matius 5:1-12a

JIKA harta kekayaan bisa membuat orang bahagia, mengapa Adolf Merckle, milyalder dari Jerman itu bunuh diri pada 5 Januari 2009 dengan menabrakkan diri ke kereta api di dekat Blaubeuren, Jerman, tak jauh dari rumahnya?

Jika kekuasaan bisa membuat orang bahagia, mengapa Getúlio Vargas, presiden Brasil (1930–1945, 1951–1954), bunuh diri dengan menembak dadanya sendiri di Istana Palacio Catete, Rio de Janeiro, pada 24 Agustus 1954?

Jika ketenaran dan popularitas bisa membuat orang bahagia, mengapa Michael Jackson, Raja Penyanyi Pop dunia itu meninggal dengan mengkonsumsi obat tidur sampai overdosis pada 28 Agustus 2009?

Jika kecantikan bisa membuat seseorang bahagia, mengapa aktris cantik Marilyn Monroe harus mati dengan minum alkohol dan obat depresi hingga overdosis pada 5 Agustus 1962?

Artikel halaman depan New York Daily Mirror terpampang; “Marilyn Monroe kills self. Found nude in bed….hand on phone….took 40 pills.

Pertanyaan kita semua, sebenarnya apa yang membuat kita ini bahagia?

Yesus memberi jawaban bukan berdasarkan standar hidup duniawi yang dikejar semua orang yakni, kekayaan, kekuasaan, ketenaran atau kecantikan.

Tetapi cara hidup bahagia yang diajarkan Yesus adalah memiliki Allah sebagai harta satu-satunya.

Orang yang memiliki Allah tetap bahagia kendati hidup miskin dan menderita. Orang bisa bahagia dengan bersikap lemah lembut, murah hati, suci hati dan rela menderita demi kebenaran.

Ada kebahagiaan yang lebih ketika orang rela menderita demi mereka yang dikasihinya. Maka Yesus berkata, “Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan So=urga.

Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.”

Apakah standar kebahagiaan yang anda canangkan untuk hidup dan masa depan anda di dunia ini?

Sepercik pantun buat anda:
Ke Kopeng melewati Salatiga,
Hawanya dingin karena cuaca.
Banyak harta belum tentu bahagia,
Banyak mencinta itulah jalannya.

Wonogiri, kota bakso
Rm. A. Joko Purwanto, Pr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

google-site-verification=jpln5xVmufbwJmayIrbtlWORBr1tB6si7D2up9wsjmo