Rekrutmen

0
962 views

“Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya, ‘Ikutlah Aku!’ Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia.” (Mrk 2, 14)

HARI-HARI ini masih banyak berita tentang Gafatar dan orang hilang. Dua hal yang nampaknya saling berkaitan. Radar Banyumas hari ini memuat berita bahwa 24 orang dari Kabupaten Purbalingga dilaporkan hilang, dari PNS sampai masyarakat biasa. Diduga bahwa mereka bergabung dengan Gafatar.

Setelah membaca berita tersebut, seorang teman berkomentar, “Betapa luar biasa yang namanya Gafatar. Mereka bisa merekrut orang dari berbagai lapisan. Orang yang terdidik atau terpelajar pun bisa direkrut.” Teman lain yang duduk di meja makan pun turut berkomentar, “Kok mirip dengan murid Yesus yang perdana ya. Yesus berkata kepada Yakobus, Yohanes, Simon dan Lewi, “Ikutlah Aku!. Mereka pun meninggalkan jalanya, orang tuanya, pekerjaannya dan mengikuti Yesus. Bukankah ini juga rekrutmen yang luar biasa juga?”

Banyak orang membutuhkan teman; banyak perusahaan atau lembaga membutuhkan tenaga kerja. Mereka berusaha mencari dan merekrut orang, baik dengan terang-terangan memasang iklan maupun dengan cara diam-diam. Mereka direkrut dengan maksud atau tujuan tertentu, yakni mewujudkan visi atau misi tertentu. Maksud atau tujuan rekrutmen bisa dijelaskan secara gamblang sejak awal atau bisa disembunyikan.

Awalnya banyak orang diajak melakukan berbagai kegiatan sosial, budaya atau kemanusiaan; namun akhirnya diarahkan pada visi atau misi yang disembunyikan sejak awal.

Beberapa orang telah mengikuti Yesus. Bahkan akhirnya sekian banyak orang telah percaya kepada-Nya, termasuk diriku. Adakah sesuatu yang mempesona dan menarik dari Diri-Nya, sehingga banyak orang mengikuti-Nya dan meninggalkan segala-galanya?

Teman-teman selamat malam dan selamat beristirahat. Berkah Dalem.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here