Relasi Dengan Tuhan

0
1,871 views

“Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat, dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.” (Yoh 5, 37-38)

“MAMA jangan kerja, mama jangan kerja!” Kata-kata itu terus saja terngiang-ngiang dalam diri seorang ibu. Dirinya masih selalu dihantui oleh bayangan anaknya laki-laki kecil yang masih manja dan senang bergelayut pada dirinya. Kata-kata itu diucapkan pagi hari, pada saat dirinya mau berankat kerja. Dan kata-kata itu sekarang sudah tidak pernah didengarnya lagi. Anaknya sudah meninggal karena sebuah penyakit.

Hal seperti ini sering terjadi bahwa seseorang selalu terbayang oleh wajah atau rupa orang lain yang tidak lagi hidup bersamanya. Rupa atau wajah seseorang begitu tergambar jelas dengan senyum dan sorot matanya yang khas; dengan sikap dan perilakunya yang menyenangkan.

Selain wajah atau rupa, kata-kata seseorang juga bisa terus terngiang-ngiang dalam diri seseorang. Kata-kata yang selalu diucapkan orang lain untuk dirinya. Kata-kata itu terdengar oleh telinga, menyentuh dan merasuk ke dalam dirinya, sehingga sulit untuk dilupakan. Kata-kata itu selalu terngiang-ngiang, seiring dengan bayangan wajah atau rupa seseorang.

Banyak orang mengalami hal ini, karena mereka mempunya relasi yang dekat, akrab dan hangat. Mereka mempunyai relasi personal yang mendalam; tidak hanya sekedar basa-basi atau formalitas; tidak hanya sekedar sopan-santun atau pemanis pergaulan.

Dalam kehidupan iman, banyak orang tidak mempunyai relasi personal dengan Tuhan, sehingga mereka sulit untuk menemukan wajah Tuhan dan untuk mendengarkan Sabda-Nya. Firman-Nya tidak pernah menyentuh dan merasuk dalam dirinya. Relasi personal akan sulit berkembang, sejauh mereka tidak mempunyai kepercayaan lagi pada Tuhan.

Apakah relasiku dengan Tuhan sungguh personal?

Teman-teman selamat pagi dan selamat berkarya. Berkah Dalem.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here