Sudahkah Membaca Kitab Suci?

0
209 views
Membaca Kitab Suci sejak dini

Bacaan 1: 1Kor 15:35-37. 42-49

Injil: Luk 8:4-15

Kitab Suci bukanlah buku tentang ilmu pengetahuan namun sebuah buku iman. Pembacanya hanya diminta untuk percaya seperti yang diimani.

Dalam Kitab Suci ada fakta (sejarah bangsa Israel dan kisah para nabi), ada yang berupa kitab, surat-surat, ada yang ditulis dengan gaya sastra apokaliptik (dengan simbol-simbol angka), dan ada juga kisah fiktif disana (perumpamaan-perumpamaan).

Ada umat katolik yang selain tidak terbiasa namun juga malas membaca Kitab Suci. Alasan utama mungkin karena buku itu tebal, tulisannya kecil dan sulit dimengerti.

Mereka merasa, dengan pembaptisan dan mendengarkan sabda-Nya dalam homili sudah cukup, padahal itu tidak cukup.

Kitab Suci adalah sumber utama untuk menghidupi iman kristiani, selain dua sumber lain yaitu Tradisi dan Magisterium.

Dengan membaca Kitab Suci, umat mengenal siapa Tuhan Yesus yang diimaninya. Seperti dikatakan oleh Santo Hieronimus:

“…tidak membaca Kitab Suci maka tidak mengenal Tuhan Yesus Kristus…”

Allah berbicara kepada manusia lewat sabda-Nya yang dituliskan dalam Kitab Suci, oleh orang-orang pilihan dengan ilham dari Roh Kudus.

Hari ini Tuhan Yesus memberi empat tipe orang, yang menerima karunia sabda Allah lewat perumpamaan benih yang ditabur. Ada tipe tanah:

  • Pinggir jalanan
  • Berbatu
  • Bersemak duri
  • Baik (subur)

Dari keempatnya tentu saja tipe nomor empat adalah yang paling bagus.

“…yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan.“

Tipe orang seperti ini, setelah membaca akan meresapkan dalam hati lalu melaksanakan kehendak-Nya sehingga membuahkan hasil bahkan seratus kali lipat (simbol banyak).

Melalui Kitab Suci, umat juga mengetahui adanya kehidupan sesudah mati.

Dalam peneguhan Paulus kepada jemaat Korintus, saat kita mati maka tidak seluruhnya binasa menjadi tanah. Jiwa tetap hidup dengan mengenakan “tubuh yang tidak dapat binasa” yaitu “tubuh rohaniah” yang berasal dari surgawi, karena kita adalah anak-anak Allah. 

Pesan hari ini

Sudahkah menghidupi imanmu agar berbuah banyak dengan membaca Kitab Suci?

“Gereja adalah tanah yang dikelilingi oleh pagar perlindungan. Jika kamu berada di dalam, serigala tidak akan dapat masuk; tetapi jika kamu meninggalkannya, binatang buas akan merenggutmu”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here