Umur Hanyalah Sebuah Angka

0
43 views
Alam semesta

Bacaan 1: Yeh 18:21-28

Injil: Mat 5:20-26

Secara ilmu kebumian, bumi ini terus berputar mengitari Matahari dan juga berputar pada porosnya sendiri. Namun anehnya, setiap makhluk di bumi tidak ada yang mampu merasakan perputaran tersebut.

Bumi berputar pada porosnya sendiri setiap 24 jam sekali atau, tepatnya, setiap 23 jam, 56 menit, dan 4 detik.

Artinya, satu putaran poros bumi menandakan umur kita bertambah satu hari demikian seterusnya. Banyak hal tentu bisa terjadi selama 24 jam tersebut dan hari-hari selanjutnya. Ada kejadian menyenangkan maupun kesedihan, ada perbuatan baik maupun jahat. Inilah yang dinamakan sebuah relasi antar makhluk.

Dan suatu ketika, kehidupan makhluk pun bisa berakhir serta bumi menua dan hancur binasa. Inilah akhir zaman, dimana setiap makhluk akan dimintai pertanggungan jawab oleh Tuhan Yesus sebagai “Hakim Agung”. Bagaimana seseorang mampu mengelola hidupnya dengan baik untuk hal-hal baik atau malah justru menggunakan hidupnya untuk kejahatan.

“Jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.  Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi, ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya.”

Dalam nubuat Nabi Yehezkiel, Allah mengingatkan pentingnya pertobatan. Sebab Tuhan bukan pendendam, tangan-Nya senantiasa terbuka bagi siapa saja yang mau kembali kepada-Nya. Lebih lanjut Allah menegaskan dalam sabda-Nya,

“Bukankah kepada pertobatannya Aku berkenan, supaya ia hidup?”

Tuhan Yesus juga mendorong para pengikut-Nya untuk tidak menunda-nunda pertobatannya dan memperbaiki relasi. Sebab setiap orang tidak ada yang tahu, kapan akhir masa hidupnya.

“Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahan di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,  tinggalkanlah persembahan di depan mezbah itu,

dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahan itu.”

Ibadahmu tidak akan mampu menolongmu jika hutangmu belum dibayar lunas.

Pesan hari ini

Umur hanyalah sebuah angka, namun bumi terus berputar.

Jangan tunda pertobatanmu dan perbaiki relasimu dengan yang lain, sebelum waktu hidupmu di dunia ini selesai.

“Kamu bisa menunda satu pekerjaan, namun kamu tidak bisa menunda waktu yang terus berjalan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here