Bahaya Keinginan bagi Hidup

0
108 views
Para pembeli berminat memiliki aneka barang yang tersaji di Bazar Amal Paroki Katedral Malang. (Laurensius Suryono)

JANGAN mengingini milik orang lain merupakan perintah yang sulit dilaksanakan.

Mengapa? Karena banyak orang ingin memenuhi hasrat mereka untuk memiliki sesuatu.

Seorang anak selalu mengalami kesulitan besar ketika masuk ke suatu mall. Dia selalu ingin membeli apa saja yang ia sukai. Belum tentu hal-hal yang ia beli itu ia gunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Bahkan barang-barang yang ia beli hanya untuk pajangan yang ujung-ujungnya dia buang kalau sudah bosan ia lihat.

“Saya hanya ingin saja membeli. Saya lihat, kok barang-barang itu menarik. Jadi saya beli,” kata anak itu.

Upaya pengendalian diri

Dalam hidup ini kita membutuhkan barang-barang yang berguna bagi perjalanan hidup kita. Namun tidak semua yang kita inginkan itu kita butuhkan bagi hidup kita.

Ada begitu banyak hal yang kita inginkan tidak kita perlukan. Hal-hal itu sering menggoda mata kita untuk memilikinya.

Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk mampu membedakan apa yang sungguh-sungguh kita butuhkan dan apa yang kita perlukan bagi hidup kita. Anak itu tdak hanya memanjakan matanya, tetapi ia membeli barang-barang yang sesungguhnya tidak dibutuhkannya.

Menginginkan sesuatu merupakan sesuatu yang sangat manusiawi. Memiliki keinginan itu menjadi penting, apalagi kalau punya keinginan terhadap hal-hal yang baik.

Namun banyak orang punya keinginan terhadap hal-hal yang dilarang. Misalnya, ingin menjadi orang yang hebat mendadak. Lantas yang dilakukan adalah melakukan penyogokan terhadap orang lain, karena punya banyak harta.

Mengapa orang mau memenuhi keinginan dirinya? Karena orang selalu merasa tidak puas terhadap apa yang dimilikinya.

Orang merasa perlu memenuhi keinginannya itu. Kalau tidak, orang merasa belum puas. Atau orang merasa ada sesuatu yang kurang dalam hidupnya, kalau belum memenuhi keinginan dirinya.

Akibat keinginan seperti ini jatuh ke dalam keserakahan. Ketika orang terikat pada keserakahan, orang akan mengalami ketagihan untuk memenuhi keinginannya itu.

Orang merasa mesti memenuhi keinginan dirinya. Dalam hidup bersama orang seperti ini akan mengalami kesulitan, karena lebih cenderung menjadi orang yang egois.

Karena itu, tindakan pengendalian diri menjadi hal yang mesti segera dilakukan.

Dengan demikian, orang tidak jatuh ke dalam keserakahan hidup. Tentu saja hal seperti ini tidak mudah.

Untuk itu, dibutuhkan keterbukaan hati untuk menerima rahmat Tuhan yang mampu mengubah hidup. Tetap semangat, sahabat-sahabat.

Tuhan memberkati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here