Puncta 05.01.20 HR Penampakan Tuhan: Jadilah Bintang

0
346 views
Bintang Bethlehem penuntun jalan Orang Majus. (Ist)

Matius 2:1-12

BETLEHEM hancur pada masa pemberontakan Bar Kokhba (132-135 M) dan orang-orang Romawi membangun sebuah tempat suci untuk Adonis di tempat kelahiran Yesus.

Baru pada tahun 326 gereja Kristen pertama dibangun, ketika Helena, ibunda Kaisar Kristen pertama, Konstantin, mengunjungi Betlehem.

Pada masa pemberontakan Samaria pada 529, Betlehem dirampok, dan tembok-tembok kota serta Gereja Kelahiran dihancurkan, namun semuanya itu segera dibangun kembali berdasarkan perintah Kaisar Yustinianus.

Pada tahun 614, Persia menyerbu Palestina dan merebut Betlehem.

Kisah yang diceritakan dalam sumber-sumber yang terpercaya mengatakan bahwa mereka membatalkan rencana menghancurkan Gereja Kelahiran ketika mereka melihat gambar orang majus yang dilukiskan mengenakan pakaian Persia dalam salah satu mosaik di Gereja itu.

Gereja kelahiran Tuhan Yesus tetap utuh terpelihara sampai sekarang, karena ada gambar mosaik orang-orang Majus yang menyembah Yesus.

Bacaan Injil hari ini menceritakan tentang tiga orang Majus yang mencari Raja orang Yahudi yang baru lahir. Mereka itu adalah orang cerdik pandai, bijaksana.

Ada yang menyebut mereka adalah tiga raja dari Timur. Mereka dibimbing oleh bintang menuju ke Betlehem.

Ketika sampai, mereka melihat Anak dan ibuNya serta menyembahNya. Mereka mempersembahkan emas, kemenyan dan mur.

  • Emas melambangkan raja.
  • Kemenyan biasa dipakai untuk pemujaan harum mewangi kepada Tuhan.
  • Mur sejenis kemenyan tetapi pahit rasanya untuk mengawetkan jenasah. Juga dipakai untuk obat.

Ketiga persembahan itu melambangkan Yesus adalah Tuhan dan Raja orang Israel yang nanti akan mati menyelamatkan kita.

Hari Raya Penampakan Tuhan ini mau mengatakan kepada kita bahwa Yesus yang lahir itu adalah raja penyelamat bagi siapa pun juga. Bangsa-bangsa dari Timur datang menyembah kepada Yesus yang adalah Raja Ilahi.

Orang Majus itu mewakili bangsa-bangsa lain yang datang menyembah. Keselamatan Kristus bersifat universal. Keselamatan Tuhan itu ditujukan kepada semua makhluk.

Yesus datang untuk semua orang. Ia mengasihi siapa pun bahkan mereka yang miskin, berdosa, tersingkir, lemah dan menderita.

Kita dipanggil untuk menjadi bintang penunjuk, yang membawa banyak orang kepada keselamatan yakni Yesus.

Fungsi bintang adalah memberi terang dan penunjuk dalam kegelapan. “Bangkitlah, menjadi teranglah….” kata Nabi Yesaya.

Mari kita menjadi bintang bagi kegelapan di sekitar kita.

Sekecil apa pun bintang
Sinarnya tetap memberi terang
Hidup kita bahagia dan senang
Karena Yesus telah datang

Cawas, menunggu Kanjeng Mami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here