Puncta 17.05.19 Yoh 14:1-6: Akulah Jalan

0
284 views
Ilustrasi (Ist)

KEJADIAN ini belum lama berselang. Belum lama ini ada sanak yang meninggal. Masih saudara dengan keluarga kami. Yang meninggal ini sejak lama mengikuti Yesus. Beriman secara katolik. Namun pada saat beliau sakit, tinggal di rumah anaknya yang tidak Katolik. Dia dimakamkan dengan cara lain.

Belum ada 40 hari selang beliau meninggal. Adiknya yang Katolik selalu didatangi arwah kakaknya. Orang yang meninggal ini mengatakan bahwa tidak nyaman dengan baju yang baru. Dia minta baju yang lama, yang biasa digunakan.

Setelah berembug dengan keluarga, akhirnya diadakan doa dan mohon ujub misa di gereja. Sesudah didoakan itu, orang yang meninggal ini tidak pernah lagi datang ke rumah. Dalam mimpi, adiknya berjumpa dengan kakak yang sudah meninggal ini telah bahagia di alam sana.

Yesus berkata kepada kepada murid-muridNya, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Sebab Aku pergi ke sana untuk menyediakan tempat bagimu”.

Sabda Yesus ini sungguh menjadi jaminan bagi kita. Percaya kepada Yesus menjamin kita memperoleh keselamatan kekal.

Kejadian di atas semakin menguatkan iman kita, bahwa beriman kepada Yesus itu tak tergantikan.

Iman kepada Yesus memberi jaminan keselamatan. Ketika ibu yang meningal itu diberi baju baru, ternyata dia tidak nyaman dan tenteram di sana. Dia mendatangi adiknya minta diberi baju yang biasa dipakai sewaktu masih hidup.

Baju itu adalah iman akan Yesus. Ketika keluarganya mengadakan misa dengan ujub mendoakannya, ibu itu tak pernah lagi datang ke rumah. Ia telah memakai baju yang menyelamatkan, yakni Yesus yang telah bangkit. Ia telah masuk ke tempat yang telah disediakan Yesus. Tempat itu adalah tempat yang damai abadi di surga.

Yesus telah berkata, “Akulah Jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”.

Ibu yang meninggal itu telah menemukan jalan yang benar yakni Yesus Kristus. Yesus adalah Jalan karena Ia mengantarkan kita menuju Bapa. Kata-kataNya adalah kebenaran karena Yesus tidak hanya berkata-kata kosong, tetapi Ia mewujudkannya sampai mati di salib.

Yesus adalah kehidupan, barangsiapa percaya kepadaNya akan memperoleh hidup kekal. Setialah selalu mengikuti Yesus.

Ke pasar membeli timus
Kalau besuk pergi bisa jadi bekal
Kalau kita setia mengikuti Yesus
Kita dijamin memperoleh hidup kekal

Berkah Dalem,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here