Tiada Terlambat untuk Selamat

0
1,107 views

SEMENTARA sedang memulai Rapat
bersama Panitia Ad Hoc
untuk proses pemilihan Prodiakon
di Paroki Kebon Dalem Semarang

tibaTiba telepon Berdering
seorang Pamong Lingkungan
meminta pelayanan Baptisan
untuk seorang Oma yang Sakit
dalam keadaan Kritis

anaknya yang Beragama Kristen
menjemputku dengan sepeda motor
memboncengkanku ke Rumah
tempat Oma Maria Setyawati
terbaring Tak Berdaya
hanya bisa berkomunikasi
dengan kedipan Mata

17 Sept - Rm Aloysius - Puisi 1_3ya Dia membuka kedua matanya
saatku Tiba dan kuberkata padanya
+ halo Oma… selamat Malam
saya Romo Budi dari Kebon Dalem

lalu kubertanya padanya
+ benar bahwa Oma minta dibaptis
kalau ya Tolong kedipkan Mata ya

ya kubertanya begitu
sebab Baptisan untuk orang dewasa
di Gereja Katolik tak boleh dipaksa

dan Luarbiasa malam penuh Cahaya
saat kubertanya
apakah benar Oma mau Dibaptis
dengan penuh Semangat
dikedikannya kedua matanya
seketika wajahnya pun Cerah

17 Sept - Rm Aloysius - Puisi 1_2maka kumohon izin untuk Segera
melayankan Sakramen Baptis
kepadanya
serta Perminyakan Suci pula

saat kutengadah dalam Doa
baru kulihat Ternyata
persis pada dinding
di atas tempat ia Terbaring
ada lukisan wajah Yesus
sosok Pribadi Sang Penebus
yang telah lama dia imani
namun baru malam ini
menerima Baptisan secara resmi

tentu tak ada kata Terlambat
untuk bisa Selamat
di dunia maupun Akhirat

dan seusai Upacara itu
kudiantar kembali ke pastoranku
dengan sepeda motor yang melaju
ikut rapat memilih Prodiakon baru

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here