Buah-Buah Roh

0
78 views

Bacaan 1: Kis 2:1-11
Bacaan 2: Gal 5:16-25
Injil: Yoh 15:26-27; 16:12-15

Hari Minggu ini, Gereja Katolik merayakan Hari Raya Pentakosta. Dirayakan sepuluh hari setelah Hari Raya Kenaikan Tuhan Yesus Kristus dan lima puluh hari setelah Minggu Paskah. Dirayakan untuk memperingati turunnya Roh Kudus atas murid-murid Yesus saat perayaan Pentakosta Yahudi di Yerusalem.

Berbeda dengan Hari Raya Pentakosta Yahudi, merupakan Hari Besar Yahudi disebut juga Hari Raya Tujuh Minggu (setelah Paskah Yahudi). Hari Raya ungkapan syukur bagi Israel atas hasil panen gandum.
Maka pada hari raya Pentakosta Yahudi banyak orang Yahudi diaspora pada mudik, sama seperti saat Lebaran di Indonesia.

Mereka adalah orang-orang Yahudi saleh datang dari Partia, Media, Elam, Mesopotamia, Yudea, Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab.

Saat mereka sedang berkumpul di Yerusalem, tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.

Itulah Roh Kudus.

Roh yang memberikan karunia berkata-kata pada para murid-Nya dalam bahasa orang-orang Yahudi diaspora tadi, padahal mereka adalah orang-orang Galilea.

Roh Kudus tercurah dan berkarya pada setiap orang percaya yang memberi diri hidup dipimpin oleh Roh itu. Ciri-ciri yang tampak adalah pada hasil perbuatannya yang akan menghasilkan buah-buah Roh:

Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.

Seseorang yang hidup dalam Roh maka telah menyalibkan kehidupan duniawinya, sebab hidup dalam Roh bertentangan dengan kehidupan duniawi. Roh akan memimpin pada hidup benar seperti yang disabdakan Tuhan Yesus sendiri:

“Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.”

Pesan hari ini

Sebagai katolik, kamu telah menerima pencurahan Roh Kudus. Hidup dipimpin dalam Roh menuju “Kebenaran Sejati” dan menghasilkan “Sembilan Buah Roh” tadi.

“Hidup ini hanya sekali dan peluang itu juga sekali munculnya, keduanya tidak datang dua kali.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here