- Bacaan 1: Hos 8:4-7.11-13
- Injil: Mat 9:32-38
Pemimpin itu merupakan “jabatan amanah”, punya tanggung jawab besar. Sebab jabatan bukanlah hak istimewa, melainkan sebuah kepercayaan. Kepercayaan ini diberikan oleh Tuhan, sehingga pemimpin wajib mengurus orang-orang yang dipimpinnya dengan adil.
Ketika seorang pemimpin (gembala) lebih sibuk dengan dirinya sendiri maka yang menderita adalah “domba-dombanya”. Sebaliknya jika pemimpin (gembala) mampu meneladani Hati Yesus Kristus yang penuh belas kasih maka “domba-domba” itu akan bertumbuh, sejahtera dan menemukan arah hidup.
Domba yang terluka kadang bukan karena mereka lemah, namun karena gembalanya gagal.
Perikop Hosea dan Matius hari ini berbicara tentang kegagalan para pemimpin umat dan tanggapan Allah terhadap umat-Nya. Hosea berbicara, mengapa “domba-domba” itu menjadi tanpa gembala. Sementara Matius mengisahkan Allah Putera yang melihat “domba-domba” tanpa gembala sehingga meminta para murid berdoa agar Allah Bapa mengirimkan “pekerja tuaian” (gembala yang memiliki hati) supaya mereka tidak terlantar.
Kerajaan Israel Utara pada zaman Nabi Hosea sedang mengalami kemakmuran secara ekonomi, tetapi rusak secara rohani. Umat kehilangan arah karena meninggalkan Allah.
- Mengangkat raja tanpa mencari kehendak Allah.
- Membuat berhala anak lembu emas.
- Memperbanyak mezbah berhala.
- Mempersembahkan korban namun hati mereka jauh dari Tuhan.
Sehingga Allah bersabda:
“Mereka menabur angin, maka mereka akan menuai puting beliung.”
Tuhan Yesus melihat akibat dari semuanya itu, domba-domba yang lelah dan terlantar seperti tidak bergembala. Tuhan Yesus tergerak hati-Nya dan meminta para murid berdoa meminta “pekerja tuaian”:
“Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.
Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”
Allah yang berbelas kasih, datang mencari orang berdosa. Yesus memandang orang banyak dan mengasihi mereka.
Yesus tidak memulai dengan membicarakan pekerjaan, melainkan dengan memandang orang banyak dan mengasihi mereka. Dari belas kasih itulah lahir panggilan untuk bekerja di ladang Tuhan.
Pesan hari ini
Kita dipanggil untuk bekerja dan menjadi “gembala di ladang” Tuhan.
Dalam Hosea, manusia menuai akibat dosanya oleh karena gembala yang tak bertanggungjawab. Sementara Matius mengisahkan, Allah yang ingin menuai manusia agar diselamatkan.
“Setia adalah alasan kecilku untuk tetap mencintaimu.”













































