- Luk 5:27-32
ADA sebuah ironi dalam hidup rohani: orang yang merasa pantas, justru tidak pantas. Orang yang merasa tahu Tuhan, justru bisa jadi belum sungguh mengenal-Nya.
Merasa pantas sering kali membuat hati tertutup. Kita mulai menghitung jasa, membanggakan disiplin rohani, dan tanpa sadar memandang rendah sesama.
Kita merasa sudah mengenal Tuhan karena hafal doa, rajin ibadah, atau aktif melayani. Namun mengenal Tuhan bukan pertama-tama soal pengetahuan atau aktivitas, melainkan soal kerendahan hati dan kasih.
Orang yang sungguh mengenal Tuhan justru semakin sadar betapa luasnya misteri-Nya dan betapa kecil dirinya.
Semakin dekat dengan terang, semakin kita melihat debu dalam hati sendiri. Kesadaran itu tidak membuat kita putus asa, melainkan rendah hati dan penuh syukur.
Dalam bacaan Injil hari ini kita dengar demikian, “Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”
Sering kali kita membayangkan bahwa Tuhan terutama dekat dengan mereka yang tampak suci, teratur, dan tanpa cela. Namun justru dalam perjumpaan dengan pemungut cukai, orang sakit, dan mereka yang tersingkir, Yesus memperlihatkan wajah Allah yang penuh belas kasih.
Yesus duduk makan bersama mereka yang dianggap najis. Ia menyentuh yang kusta. Ia berbicara dengan yang berdosa. Bukan karena Ia membenarkan dosa, tetapi karena Ia ingin menyelamatkan orangnya.
Tujuan kedatangan Yesus bukan untuk meneguhkan mereka yang merasa diri sudah benar. Sikap merasa diri benar sering kali menutup pintu pertobatan.
Ketika seseorang yakin bahwa ia tidak membutuhkan pengampunan, ia pun tidak merasa perlu berubah. Hati menjadi keras, bukan karena dosa yang besar, tetapi karena kesombongan rohani yang halus.
Sebaliknya, orang berdosa yang sadar akan kelemahannya justru memiliki ruang untuk rahmat. Pengakuan akan dosa bukan tanda kegagalan, melainkan awal keselamatan. Dalam kerendahan hati itulah kasih Allah bekerja.
Bagaimana dengan diriku?
Apakah saya lebih mudah melihat dosa orang lain daripada mengakui kelemahan diri sendiri?









































