Kemakmuran Bagi Kemuliaan-Nya

0
44 views

Bacaan 1: Hos 10:1-3.7-8.12
Injil: Mat 10:1-7

Ada seseorang bisa dibilang punya kekayaan berlebih dan hidup makmur bagi dirinya sendiri. Gaya hidupnya sungguh hedon namun sering tidak peduli pada orang lain. Kepada karyawan-karyawannya ia tega tidak membayar gajinya dengan alasan bisnis macet (dia tidak mau menggunakan kekayaannya untuk bayar gaji karyawan). Sering makan di tempat mewah namun pelit memberi orang susah.

Kekayaan sejatinya adalah berkat dari Tuhan yang semestinya mampu membuat hidup lebih baik dan sukacita dalam segala hal. Bukan untuk memuaskan ego dan diri sendiri.

Kekayaan seharusnya digunakan untuk kemuliaan Tuhan, memelihara kehidupan dan bukan untuk menghancurkannya.

Nabi Hosea menubuatkan kejatuhan Bangsa Israel karena telah melupakan Allah saat mereka sudah menikmati kehidupan yang lebih baik (makmur) dari saat di Mesir. Mereka menerima berkat kemakmuran dan kelimpahan namun malah membuat “hidupnya keblinger”.

Kekayaan dan kemakmuran dijadikannya sebagai “tuhan baru”.

“Israel adalah pohon anggur yang riap tumbuhnya, yang menghasilkan buah. Makin banyak buahnya, makin banyak dibuatnya mezbah-mezbah. Makin baik tanahnya, makin baik dibuatnya tugu-tugu berhala.

Hati mereka licik, sekarang mereka harus menanggung akibat kesalahannya…

Maka Allah melalui Nabi Hosea menyadarkan mereka:

“Menaburlah bagimu sesuai dengan keadilan, menuailah menurut kasih setia! Bukalah bagimu tanah baru, sebab sudah waktunya untuk mencari Allah, sampai Ia datang dan menghujani kamu dengan keadilan.”

Untuk itulah Tuhan Yesus mengutus dua belas rasul-Nya mencari orang-orang Israel yang sudah tersesat agar mengajaknya bertobat dan kembali pada-Nya. Mereka diberi kuasa ilahi untuk mengalahkan sang penguasa penyesat yaitu Iblis serta menyembuhkan mereka yang telah terbelenggu oleh dosa (orang sakit akibat dosa).

Tuhan Yesus berpesan agar mereka jangan malah menjadi tersesat juga:

“Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.

Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat.”

Samaria adalah ibukota Kerajaan Israel Utara, simbol kesesatan karena bukan lagi murni sebagai bangsa Yahudi. Kehidupan keagamaannya telah hancur oleh penyembahan berhala dan ikut cara hidup orang kafir.

Pesan hari ini

Kemakmuran adalah berkat dari Tuhan. Gunakan secara bijak bagi kemuliaan-Nya dan janganlah membuatmu tersesat, agar menjadi berkat bagi orang lain juga.

“Berkat adalah lingkaran cahaya yang ditarik di sekitar seseorang untuk melindungi, menyembuhkan, dan menguatkan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here