Kemuliaan Tuhan dalam Karya Ciptaan-Nya

0
364 views
Ilustrasi - Pemandangan indah namun kadang semu. (Ist)

BAGIAN kedua dari kisah penciptaan mewartakan tentang penciptaan semua makhluk hidup, termasuk manusia (Kejadian 1: 20-2: 4a). Tuhan memerintahkan supaya mereka bertambah banyak (Kejadian 1: 22. 28). Lewat cara itu mereka mempertahankan keberadaannya.

Di antara semua makhluk ciptaan-Nya, hanya manusia yang diciptakan secitra dengan Allah (Kejadian 1: 26).

Manusia berbeda dari makhluk ciptaan yang lain, karena mereka mengambil bagian dalan kodrat Allah seperti kemampuan intelektual, kehendak, dan kekuasaan-Nya.

Mereka juga memiliki akses terhadap kebenaran dan kebijaksanaan serta kasih-Nya. Karena itu, mereka dipercaya untuk mengelola seluruh ciptaan.

Apa yang harus manusia lakukan? Pertama, mereka hendaknya melihat bahwa semua yang Tuhan ciptakan itu baik. “Ya Allah, betapa mengagumkan seluruh ciptaan-Mu!” (Mazmur 8). Hendaknya mereka mengagumi karya-karya ciptaan Tuhan.

Kedua, hendaknya manusia mengarahkan hatinya kepada hukum-hukum Tuhan; bukan pada aturan dan adat-istiadat manusia (Mazmur 119: 36).

Bandingkan dengan sikap orang Farisi dan ahli Taurat yang dikecam Tuhan Yesus. Mereka mengabaikan hukum Tuhan demi tradisi buatan manusia (Markus 7: 13).

Akhirnya, manusia diajak untuk melihat bahwa semua ciptaan itu menjadi tempat yang mengungkapkan kehadiran Tuhan. Dengan memandangnya, manusia dapat mengagumi keagungan Tuhan dan diajak percaya kepada-Nya.

Semua diberikan kepada manusia agar manusia menampakkan hakikat dirinya yang serupa dengan Allah. Mereka bisa melihat bahwa semuanya itu baik dan menemukan Tuhan yang hadir di sana serta memelihara ciptaan Tuhan.

Dengan demikian seluruh alam ciptaan menjadi inspirasi bagi manusia dalam karya-karya mereka. Mereka yang memperoleh inspirasi itu telah menghasilkan karya-karya luar biasa baik di bidang seni, kebudayaan, dan teknologi.

Sebaliknya, mereka yang gagal menemukan Tuhan dalam ciptaan merusak alam demi keinginannya yang bertentangan perintah Tuhan.

Selasa, 7 Februari 2023

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here