INI benar-benar kisah nyata tentang keajaiban yang terjadi berkat Doa Rosario. Dengan hasil nyata: penyakit lenyap.
Demikian kisahnya. Waktu itu, belum genap lima tahun umurku. Dokter memvonis, saya harus segera menjalani tindakan medis: operasi.
Suatu hari, pada masa persiapan menjalani eksekusi, terbaring di tempat tidur beroda, saya digelandang oleh sejumlah perawat di CBZ – kini RSCM- menuju ke sebuah ruangan khusus. Darah diambil untuk sampel.
Masih teringat betul, tangan, lengan hingga telingaku ditusuki jarum. Saya menangis sejadi-jadinyanya. Meronta sekuat tenaga. Pengalaman ini sungguh traumatik.
Sejak itu, setiap kali pergi ke rumah sakit, melihat dokter berjubah putih dan jarum suntik atau mencium bau karbol, bayangan mengerikan itu selalu hadir kembali di ingatan. Sampai sekarang.
Nah, sepekan sebelum hari “H”, ibu mendaraskan Doa Rosario setiap hari. Begitu dia bercerita kepada saya: anaknya.
Tibalah hari operasi. Apa yang terjadi?
Tim dokter di ruang berlampu besar super terang tepat di atas wajahku hanya bisa menggelengkan kepala. Mereka heran, penyakitku sudah tiada. Lenyap total.
Begitu kisah yang ibu ceritakan kepadaku. Tentang keajaiban Rosario.
Per Mariam ad Jesum. (Berlanjut)
Eling B’Ning
Baca juga: Inspirasi harian, Bulan Rosario Oktober 2025









































