Home BERITA Komitmen Mengikuti Sang Jalan

Komitmen Mengikuti Sang Jalan

0
101 views
Ilustrasi: Komitmen. (Ist)

HIDUP Kristen bukan pertama-tama status, melainkan prooses atau dinamika. Menjadi murid atau pengikut Yesus berarti menempuh suatu perjalanan.

Injil hari ini (Lukas 9:57-62) berbicara tentang mengikuti Kristus (Lukas 9:57.59.61). Ada tiga tantangan yang orang hadapi ketika mau mengikuti Yesus.

Pertama, meninggalkan jaminan duniawi dan rela memeluk kemiskinan, kesulitan, serta penganiayaan. Rasa nyaman bukan jaminan; lebih miskin daripada serigala dan burung-burung (Lukas 9:58). Untuk dapat mengikuti Yesus, orang mesti merdeka seperti Yesus.

Kedua, menghadapi dilema loyalitas, yakni loyalitas kepada keluarga atau kepada Tuhan (Lukas 9:59). Ini bukan berarti meremehkan pentingnya ikatan keluarga. Namun, bila keluarga menjauhkan orang dari kasih kepada Tuhan, kualitas kemuridannya dipertanyakan. Kasih kepada Tuhan mesti melampaui kasih akan yang lain (Matius 22:37).

Ketiga, mengambil keputusan secara bulat dan tanpa ragu-ragu. Berpamitan kepada keluarga yang berarti melihat pertimbangan lain memperlambat dalam mengambil keputusan (Lukas 9:61). Yesus Kristus mesti menjadi alasan dan dasar utama bagi keputusan itu.

Mengikuti Yesus berarti membebaskan diri dari jaminan duniawi dan meletakkan jaminan itu hanya pada Tuhan. Itu berarti mengutamakan Tuhan di atas keluarga. Akhirnya, keputusan untuk mengikuti Yesus mesti bulat; jangan dikalahkan pertimbangan keluarga.

Berkata ingin mengikuti Yesus jauh lebih mudah dari pada melaksanakannya. Ingin hidup terjamin itu tantangan utamanya. Menjadi pengikut Kristus bukan keterlibatan paruh waktu (a part timer affair), tetapi komitmen utuh. Motivasi utama di baliknya adalah Yesus Kristus.

Banyak yang berjanji mau mengikuti Yesus, tetapi amat sedikit yang sungguh merealisasi. Santo Fransiskus Assisi adalah satu dari yang sedikit itu. Meski demikian, orang kudus yang satu itu mempengaruhi dunia. Komitmennya mengubah Gereja dan dunia.

Apakah kita masih ragu bahwa mengikuti Yesus itu bukan teori, melainkan proses dinamis yang berdampak positif dan konstruktif bagi dunia?

Rabu, 4 Oktober 2023
PW Santo Fransiskus Assisi, Biarawan

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here