Melalui Pendidikan, Tarakanita Retas Langkah Pasti Masa Depan Kab. Tulang Bawang Barat, Lampung (2)

0
239 views
Prosesi peletakan baru pertama pembangunan kompleks persekolahan Yayasan Tarakanita di wilayah administratif Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung dihadiri oleh Bupati Kabupaten Tubaba Ir. Umar Ahmad SP, Administrator Apostolik Keuskupan Tanjungkarang Mgr. Yohanes Harun Yuwono, Provinsial Kongregasi Suster Cinta Kasih Santo Carolus Borromeus Sr. Yustiana CB. (Sr. Fransiska Agustine FSGM)

TAHUN 2022 ini, Kabupaten Tubaba (Tulang Bawang Barat) baru genap berumur 13 tahun. Tema yang diusung adalah “Meneguhkan Langkah Menuju Tubaba”.

Bupati Tubaba Ir. Umar Ahmad SP mengaku ada rasa kuatir bagaimana menumbuhkan nilai-nilai ini dan menemukan modelnya.

Namun sejak hadirnya Yayasan Tarakanita di wilayah administratif pemerintahan Kabupate Tubaba ini, kekuatirannya itu sudah berkurang. Itu karena Yayasan Tarakanita telah menemani kami melangkah maju dengan pasti ke masa depan.

Itu dikatakan oleh Bupati Tubaba Ir. Umar Ahmad SP. Saat berlangsung acara peletakan batu pertama di lokasi pembangunan SD Tarakanita Murni Jaya, Rabu, 20 April 2022.

Letaknya sekitar 2,5 km dari lokasi Susteran CB yang di hari kemarin, 21 April 2022, telah diberkati oleh Administrator Apostolik Keuskupan Tanjungkarang Mgr. Yohanes Harun Yuwono. 

Prosesi peletakan batu pertama di kompleks calon persekolahan Yayasan Tarakanita di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, dilakukan Bupati Kab. Tubaba Ir. Umar Ahmad SP dan Administrator Apostolik Keuskupan Tanjungkarang Mgr. Yohanes Harun Yuwono. (Sr. Fransiska Agustine FSGM)

Karena nilai

Kehadiran Yayasan Tarakanita dengan jaringan persekolahannya di Tubaba merupakan sebuah komitmen dan panggilan karena nilai. Diawali dengan hadirnya TK Tarakanita dan akan segera hadir SD Tarakanita yang pembangunannya akan segera dimulai.

Ini semakin meneguhkan pemerintah dan masyarakat di wilayah Kabupaten Tubaba melangkah maju dengan pasti menuju masa depan.

Pada tahun ini pula, pemerintah bersama masyarakat sedang memilah-milah. Tentang hal-hal mana saja yang masih layak dibawa maju ke masa depan dan hal-hal mana saja yang harus ditinggalkan.

“Terimakasih kepada Yayasan Tarakanita dan Keuskupan Tanjungkarang yang telah memilih Kabupaten Tubaba sebagai tempat layanan khususnya di bidang pendidikan,” tandas Bupati Kabupaten Tubaba Ir. Umar Ahmad.

“Me posuit”

Prosesi peletakan batu pertama -atau istilah Latinnya “Me Posuit“- diawali dengan doa singkat yang dipimpin oleh Uskup Keuskupan Agung Palembang sekaligus Administrator Apostolik Keuskupan Sufragan Tanjungkarang Mgr. Yohanes Harun Yuwono.

Dalam doanya, Mgr. Harun berharap proses pembangunan berjalan lancar dan kehadiran SD Tarakanita di wilayah Kabupaten Tubaba ini sungguh menjadi tanda dan sarana kehadiran Allah yang menyelamatkan.

Acara peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Kabupaten Tubaba, Ir. Umar Ahmad SP, Mgr Yohanes Harun Yuwono, dan jajaran pimpinan Kongregasi Suster Cinta Kasih Santo Carolus Borromeus (CB) dari Yogyakarta yakni:

  • Provinsial Kongregasi Suster CB: Sr. Yustiana CB.
  • Anggota Dewan Provinsi: Sr. Luisa CB dan Sr. Emmanuela CB.
  • Ketua Pengurus Yayasan Tarakanita: Sr. Marie Yose CB.

Ikut hadir pula: Pastor Paroki Romo Yohanes Thedens Tana Pr, dan sejumlah pejabat setempat.

Melalui pendidikan, Yayasan Tarakanita meretas langkah pasti demi masa depan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung. (Sr. Fransiska Agustine FSGM)

Sejak 2019

Kongregasi Suster-suster Cinta Kasih Santo Carolus Borromeus ini telah hadir di wilayah administratif Kabupaten Tubaba sejak kurang lebih tiga tahun silam.

Dilakukan sebagai tanggapan atas undangan Mgr. Yohanes Harun Yuwono yang mengajak Yayasan Tarakanita berkarya di wilayah pastoral Keuskupan Tanjungkarang, Provinsi Lampung.

Sementara ini, layanan pendidikan baru bisa dimulai dengan membuka KB/TK. Itu pun baru berlangsung sejak satu tahun yang lalu. (Selesai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here