Pernyataan Sikap Sekber Keistimewaan DIY: Hentikan Kekerasan Kedepankan Persaudaraan

0
264 views
Ilustrasi - Cinta damai dan upayakan perdamaian. (Ist)

MENANGGAPI rangkaian gangguan kamtibmas di kawasan Seturan, Caturtunggal, Depok Sleman, DIY, yang mengakibatkan sejumlah korban dan kerugian lainnya.

Maka Sekretariat Bersama Keistimewaan DIY menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut.

  1. Mendesak pihak-pihak bertikai untuk menghentikan segala bentuk kekerasan dengan alasan apa pun. Kekerasan bukanlah solusi. Kekerasan hanya akan memicu kekerasan baru yang beranak pinak. Kekerasan -apalagi terjadi di ruang publik- sangat merugikan kepentingan umum. 
  2. Menuntut aparat untuk segera mengendalikan situasi keamanan dan ketertiban umum serta melakukan penegakan hukum tanpa pandang bulu. Supremasi hukum adalah kunci terjaminnya rasa aman dan nyaman masyarakat. 
  3. Meminta aparat untuk tidak semata-mata bertindak, ketika telah pecah konflik. Namun kiranya juga harus dapat melakukan fungsi pencegahan dan antisipasi/deteksi dini konflik. Potensi konflik yang mucul salah satunya dapat dicermati dari merebaknya peredaran minuman keras (miras) beralkohol. Sebagian besar konflik yang diwarnai aksi kekerasan dipicu akibat konsumsi miras. Perlu ketegasan aparat untuk menegakkan segala aturan terkait atasnya.
  4. Menyerukan kepada semua pihak -khususnya segenap warga pendatang- agar saling hormat menghormati satu sama lain. Jaga persatuan dan persaudaraan serta toleransi sesama warga bangsa. Ingat selalu pepatah “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.” Artinya di mana pun kita berada harus berperan aktif mengutamakan nilai-nilai kebersamaan. Jangan nodai perjuangan leluhur bangsa yang telah berkorban jiwa raga mewujudkan kemerdekaan dan menjaga Indonesia tetap ada. Upaya menjaga kohesi sosial ini merupakan tanggungjawab semua pihak.
  5. Yogyakarta adalah kota pendidikan dan pariwisata. Banyak pelajar mahasiswa dari seluruh daerah Indonesia yang tinggal dan wisatawan yang berkunjung di sini. Keberadaannya menggerakkan perekonomian. Gangguan kamtibmas yang kerap terjadi merupakan ancaman serius bagi perekonomian Yogyakarta dan mencederai spirit Yogyakarta sebagai city of tolerance

Demikian pernyataan sikap ini.

Yogyakarta 4 Juli 2022

Ketua Sekber Keistimewaan DIY
Widihasto Wasana Putra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here