RIP Romo Vincentius Markus Marlon MSC

1
1,413 views
RIP Romo Vincentius Markus Marlon MSC.

KABAR duka terjadi lagi di Tarekat Imam Misionaris Hati Kudus Yesus (MSC). Belum satu hari Br. Maxi Simon Dumanauw MSC meninggal dunia dan hari ini masih berlangsung misa requiem, hari ini Tarekat MSC kehilangan salah satu imamnya lagi.

Telah meninggal dunia pada hari Rabu (5/8/2020) subuh pagi ini di Pastoran Dumaring, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur:

  • Romo Vincentius Markus Marlon MSC, alumnus Seminari Mertoyudan tahun masuk 1982.
  • Saat meninggal, almarhum mengampu karya pastoral di sebuah paroki pedalaman di Dumaring di wilayah pastoral Keuskupan Tanjung Selor, Kalimantan Utara.
RIP Romo Vincentius Markus Marlon MSC.

Kelelahan

Menerut penuturan sejumlah imam MSC dalam sebuah percakapan internal mereka, demikian ini kisah meninggalnya Romo Marlon.

Romo Raymond MSC baru saja mengadakan pelayanan pada hari Sabtu dan Minggu. Usai melaksanakan pelayanan rohani, Romo Raymond menyaksikan almarhum Romo Marlon MSC mengeluh kelelahan.

Karena itu, almarhum lalu ditangani secara medis. Tetapi karena gelisah, Selasa pagi kemarin, almarhum Romo Marlon MSC langsung minta pulang ke pastoran.

Hasil pemeriksaan medis menyatakan almarhum mengalami tensi tinggi dan gula darah naik. Almarhum sudah biasa menyuntikkan insulin.

Sudah diusahakan penanganan medis, tetapi Tuhan berkehendak lain.

Romo Marlon MSC dinyatakan meninggal pukul 02.20 WITA di Pastoran Dumaring, Kaltim.

Dimakamkan di Tanjung Selor, Kaltara

Sejak berita kematian Romo Marlon diterima, DPH Tarekat MSC langsung melakukan rapat dan berkoordinasi dengan Superior Daerah dan Vikjen.

Hasil rapat akhirnya memutuskan jenazah Romo Marlon akan dimakamkan di wilayah pastoral Keuskupan Tanjung Selor.

Romo Dwi MSC akan mewakili DPH hadir dalam pemakaman jenazah Romo Marlon.

Sekilas kisah

Almarhum pernah berkarya antara lain di wilayah pastoral Keuskupan Agung Merauke, Keuskupan Purwokerto, Keuskupan Manado, dan kini Keuskupan Tanjung Selor di Kaltara.

Almarhum juga berbakat menulis. Sejumlah tulisan almarhum pernah muncul di Sesawi.Net beberapa tahun lalu.

Almarhum memilki kakak kandung seorang suster biarawati CB yakni Sr. Paulina CB dan satu kakak kandung lainnya yakni Asno, juga alumnus Seminari Mertoyudan tahun masuk 1975.

Requiem in pace et vivat ad vitam aeternam.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here