Teguran Bagi Penolak

0
405 views
Kasus penolakan pendirian gereja dan peribadatan di Bringkang
  • Bacaan 1: Bar. 1:15-22
  • Injil: Luk. 10:13-16

Hingga hari ini masih dijumpai adanya penolakan-penolakan terhadap kekristenan. Baik tentang pendirian gereja maupun saat umat kristiani akan beribadah. Entah apa yang mereka takutkan dan pikirkan. Penolakan-penolakan semacam ini sudah sejak zaman Yesus pun terjadi. Bahkan sejak zaman para nabi juga sudah terjadi, banyak orang menolak Allah.

Dalam konteks mengutus 70 murid-Nya, Tuhan Yesus menegur tiga kota di Galilea (bagian Utara Wilayah Israel):

  • Khorazim.
  • Betsaida.
  • Kapernaum (rumah Yesus).

Kepada mereka diberikan anugerah melihat banyak mukjizat Yesus namun ternyata hatinya masih mengeras.

Tuhan Yesus bukan hendak memuji Tirus dan Sidon atau mengatakan lebih benar dan diselamatkan. Tuhan Yesus hanya ingin membandingkan bahwa “jika” (karena belum melihat mukjizat) Tirus dan Sidon mendapat kesempatan melihat mukjizat-mukjizat-Nya maka mereka (kemungkinan) lebih responsif dan bertobat (menanggapi secara positif).

Tirus dan Sidon (kota kafir di wilayah Fenisia, Lebanon saat ini) tidak pernah melihat mukjizat-mukjizat itu. Juga tidak ada catatan bahwa warga kota itu secara kolektif bertobat atau percaya kepada Yesus.

Hukuman bagi penolak Yesus sebagai Allah Putera sudah jelas, yaitu akan dibinasakan secara kekal ( “engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati!”). Lebih lanjut Yesus bersabda,

“Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.”

Sementara itu, Barukh menyampaikan doa dan penyesalan yang dalam atas dosa-dosa serta ketidaktaatan Bangsa Israel pada Firman Allah yang menyebabkan mereka dibuang ke Babel. Mereka menegaskan bahwa Tuhan itu adil, dan merekalah yang bersalah dan harus bertobat.

Pesan hari ini

Jangan menolak Yesus, para pengikut-Nya saat ingin beribadah juga mendirikan tempat ibadah serta ajaran-Nya (kekristenan). Mari dengar dan laksanakan kehendak-Nya agar diselamatkan.

“Penolakan bukan berarti kamu tidak cukup baik; sering kali hanya berarti orang lain gagal memahami apa yang kamu tawarkan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

google-site-verification=jpln5xVmufbwJmayIrbtlWORBr1tB6si7D2up9wsjmo